
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meraih prestasi membanggakan: masuk dalam Asia University Ranking 2025 versi Times Higher Education, bersaing dengan 853 universitas dari 35 negara di Asia.
Tagar.co – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kampus Putih ini berhasil menjadi kampus swasta terbaik di Jawa Timur versi Times Higher Education (THE) dalam Asia University Ranking 2025, yakni di peringkat 601+. Tak hanya itu, UMM juga berada di posisi ke-17 di antara seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia.
Capaian ini terasa semakin istimewa karena pada tahun sebelumnya, UMM belum masuk dalam daftar bergengsi tersebut. Tak tinggal diam, UMM melakukan berbagai pembenahan untuk meningkatkan kualitasnya, hingga akhirnya berhasil masuk dan bersaing di tingkat Asia.
Baca juga: UMM dan Universiti Kebangsaan Malaysia Kembangkan Jejaring Akademik Lintas Negara
Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh sivitas akademika yang telah bekerja keras dalam memajukan dan meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, serta layanan di kampus. Baginya, keseimbangan antara proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian menjadi kunci penting dalam mendorong UMM sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia.
Times Higher Education melakukan penilaian berdasarkan sejumlah aspek vital, seperti kualitas penelitian, proses pengajaran, dan dampak yang dihasilkan. Selain itu, THE juga memperhatikan data rasio staf dan mahasiswa, proporsi mahasiswa internasional, hingga isu kesetaraan gender. Pada edisi tahun ini, sebanyak 853 universitas dari 35 negara masuk dalam pemeringkatan.
Nazaruddin menekankan pentingnya rekognisi di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Menurutnya, hal ini menjadi indikator bagi masyarakat untuk menilai kualitas sebuah universitas. Namun, ia juga mengingatkan bahwa capaian tersebut harus sejalan dengan bukti nyata dalam memberikan pendidikan terbaik hingga lulusannya kelak.
“Kampus harus membuktikan bahwa rekognisi dan prestasi yang dicapai memang benar-benar sesuai dengan kenyataan,” tegasnya, dikutp dari siaran pers Humas UMM yang diterima Tagar.co, Ahad (27/4/25) malam.
Nazaruddin berharap prestasi ini menjadi motivasi tambahan bagi sivitas akademika UMM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas.
“Semoga hasil ini bisa menjadi bahan bakar bagi sivitas akademika UMM untuk meningkatkan berbagai aspek demi memajukan pendidikan. Pada akhirnya ini juga menjadi upaya UMM untuk membantu Indonesia memaksimalkan potensi anak bangsa dalam meraih Indonesia Emas 2045,” ujarnya optimistis.
10 Besar Asia 2025
Dalam Asia University Ranking 2025 tersebut tampak dominasi Cina dalam pendidikan tinggi Asia, dengan lima universitas masuk dalam 10 besar. Singapura, Jepang, dan Hong Kong juga menunjukkan kekuatan akademik yang signifikan.
-
Tsinghua University (Cina)
-
Peking University (Cina)
-
National University of Singapore (Singapura)
-
Nanyang Technological University (Singapura)
-
The University of Tokyo (Jepang)
-
University of Hong Kong (Hong Kong)
-
Fudan University (Cina)
-
Zhejiang University (Cina)
-
The Chinese University of Hong Kong (Cina)
-
Shanghai Jiao Tong University (Cina) (#)
Penyunting Mohammad Nurfatoni












