
Tiga puluh enam siswa berprestasi SMP Muhammadiyah 2 Taman bersiap memamerkan riset mandiri dan budaya dalam ajang internasional MYPO 3.0 di Malaysia lalu raihlah ke Singapura akhir April mendatang.
Tagar.co – Sorot mata penuh antusiasme menyelimuti wajah-wajah siswa SMP Muhammadiyah 2 (Spemduta) Taman, Sidoarjo. Sebanyak 36 siswa berprestasi yang terpilih tengah menghitung hari sebelum mereka bertolak menuju Malaysia pada 28 April 2026.
Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah misi besar untuk membawa karya riset mandiri ke panggung internasional. Delegasi ini akan berlaga dalam Moslem Youth Project Olympiad and Culture Exchange (MYPO) 3.0 yang berlangsung di Malaysia. Kemudian lanjut Rihlah bersama Forum Silaturahmi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam) SMP/MTs Kabupaten Sidoarjo di Singapura.
Selama beberapa bulan terakhir, para siswa telah memeras keringat untuk mematangkan persiapan. Mereka tidak hanya membawa bekal teori, tetapi juga produk fisik hasil inovasi yang mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari Sosial Humaniora, Matematika, Sains, hingga Inovasi Teknologi.
Misi utama mereka jelas: memperkenalkan kreativitas anak bangsa sekaligus menyerap ilmu dari kancah global. Pameran edukasi yang menjadi bagian dari rangkaian acara akan menjadi ruang bagi para siswa untuk mendemonstrasikan secara langsung cara kerja karya mereka di hadapan juri dan pengunjung mancanegara.
Kepala Spemduta, M. Arif Syaifuddin, M.Pd., tidak mampu menyembunyikan rasa bangganya saat melihat semangat pantang menyerah anak didiknya. Baginya, ajang ini adalah kawah candradimuka bagi para peneliti muda untuk mengasah soft skill mereka.
“Ini bukan sekadar lomba, melainkan proses pembelajaran luar biasa. Kami ingin siswa kami memiliki wawasan global dan berani berkompetisi secara sehat di level internasional,” ungkap Arif dengan nada optimis saat mendampingi sesi persiapan siswa. Ia menekankan, kemampuan presentasi dalam bahasa asing dan kepercayaan diri menjadi poin penting yang akan siswa bawa pulang sebagai pengalaman hidup.
Baca Juga: Siswa Program Internasional Spemduta Serap Wawasan Global di American Corner Unair
Puzzle Budaya dan Semangat Global
Di sudut ruang persiapan, Nayyara Tsabita Luthfunisa dari kelas VII B sibuk memeriksa detail karyanya yang bertajuk Java Guide & Discovery (Jagad). Karya ini sebuah permainan puzzle edukatif yang menampilkan aneka gambar wisata dan kekayaan kebudayaan Jawa.
Nayyara tidak sendirian; ia bahu-membahu bersama tim solidnya yang terdiri dari Keira Attaqita Rabbani, Chealsea Audyna Meysha, Ikhlas Halianan Polska Br. Sitorus, Nayra Kamila Putri Azzahra, dan Aldyana Aisya Putri Suprayitno. Mereka meramu kearifan lokal ke dalam bentuk permainan modern yang interaktif, siap mencuri perhatian publik internasional di Malaysia.
Dukungan penuh terus mengalir dari para orang tua dan tenaga pendidik yang mengawal proses riset sejak awal. Keikutsertaan puluhan siswa ini menjadi bukti nyata, sekolah mampu mencetak generasi yang kompetitif. Kehadiran delegasi Spemduta di Singapura dan Malaysia harapannya mampu memacu semangat siswa lain di Indonesia, khususnya di Sidoarjo, untuk tidak takut bermimpi besar. Mereka membawa semangat islami yang berkemajuan, berupaya menyatukan nilai-nilai spiritual dengan kecanggihan berpikir kritis.
Perjalanan ini menandai langkah nyata sekolah dalam melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global di masa depan. Spemduta optimis dapat membawa pulang penghargaan dan pengalaman berharga sebagai kado bagi kemajuan pendidikan di tanah air. Dengan persiapan yang matang dan doa yang menyertai, 36 pendekar ilmu pengetahuan ini siap mengharumkan nama bangsa di Negeri Jiran. (#)
Jurnalis Emil Mukhtar Efendi Penyunting Sayyidah Nuriyah












