Feature

Spemduta Gandeng Umsura, Siswa Kelas Internasional Ikuti Tes TOEFL di Kampus

33
×

Spemduta Gandeng Umsura, Siswa Kelas Internasional Ikuti Tes TOEFL di Kampus

Sebarkan artikel ini
Anastasya siswa kelas 9A, persiapan test TOEFL di Umsura (Tagar.co/Emil Mukhtar)

Sebanyak 57 siswa kelas IX Program Internasional SMP Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo mengikuti tes TOEFL di Universitas Muhammadiyah Surabaya dalam rangkaian kegiatan School Tour yang dirancang untuk memperkuat kompetensi global siswa.

Tagar.coSMP Muhammadiyah 2 Taman (Spemduta) Sidoarjo, Jawa Timur, kembali menggelar School Tour sebagai bagian dari program rutin sekolah. Kali ini, kegiatan tersebut dirancang lebih spesifik untuk memperkuat kompetensi global siswa melalui pengalaman akademik langsung di perguruan tinggi.

Pada Senin (19/01/2026) pagi, sebanyak 57 siswa kelas IX Program Internasional mengikuti tes TOEFL di kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura). Kegiatan ini didampingi delapan guru dan menjadi bagian dari kerja sama berkelanjutan antara Spemduta dan Umsura dalam pengembangan kemampuan bahasa Inggris siswa.

Baca juga: Mahkota Cahaya di Spemduta, Tangis Haru Orang Tua Saksikan Tasmik

Wakil Kepala Spemduta Bidang Humas, Emil Mukhtar Efendi, menjelaskan bahwa pelaksanaan tes TOEFL ini bertujuan memberi gambaran nyata kepada siswa tentang standar ujian bahasa Inggris yang sesungguhnya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada siswa untuk merasakan langsung seperti apa tes yang sebenarnya, dengan melibatkan kampus,” ujarnya.

Baca Juga:  Jejak Majapahit Jadi Ruang Belajar: Siswa Spemduta Menimba Ilmu di Desa Wisata Bejijong

Emil menambahkan, tes TOEFL digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Sebelum mengikuti tes, para siswa telah mendapatkan pembekalan materi TOEFL secara intensif di sekolah dan dibimbing langsung oleh dosen-dosen Umsura selama tiga kali pertemuan.

“Hasil tes ini akan dimanfaatkan siswa sebagai salah satu dokumen pendukung untuk masuk SMA yang memiliki program kelas internasional. Ini juga merupakan bagian integral dari Program Kelas Internasional Spemduta,” ungkap Emil.

Apresiasi datang dari orang tua siswa. Sri Asih, ibunda Amira Cantika, murid kelas IX-B, menilai pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan kampus memberi nuansa berbeda bagi siswa Spemduta kelas ICO. Menurutnya, fasilitas yang lengkap dan suasana akademik yang kondusif mendorong siswa lebih percaya diri.

“Anak-anak bisa langsung mempraktikkan kemampuan reading, listening, speaking, dan writing. Ini menjadi pengalaman awal yang berharga bagi mereka dalam mengikuti tes TOEFL dengan penuh semangat,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi siswa untuk semakin giat memperdalam bahasa Inggris tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam berkemajuan dan integritas.
“Semoga ke depan anak-anak semakin rajin belajar, berwawasan global, sekaligus berakhlak kuat,” ujarnya. (#)

Baca Juga:  Mahkota Cahaya di Spemduta, Tangis Haru Orang Tua Saksikan Tasmik

Penyunting Mohammad Nurfatoni