Feature

UMM Buka Jalur Beasiswa Khusus Aktivis OSIS/MPK/IPM

157
×

UMM Buka Jalur Beasiswa Khusus Aktivis OSIS/MPK/IPM

Sebarkan artikel ini
Kampus UMM

UMM membuka jalur beasiswa bagi siswa aktif OSIS, MPK, dan IPM, dengan seleksi berbasis rekam jejak kepemimpinan di sekolah. Program ini menyasar calon mahasiswa yang teruji dalam organisasi serta memiliki kemampuan kolaborasi, tanggung jawab, dan inisiatif.

Tagar.co — Ada pesan yang ingin ditegaskan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tahun ini: kepemimpinan bukan sekadar aktivitas tambahan di sekolah, melainkan modal utama masa depan.

Melalui skema Beasiswa Jalur Prestasi Non Akademik (Minat dan Bakat), kampus yang dikenal sebagai “Kampus Putih” itu membuka jalur masuk tanpa tes bagi para penggerak organisasi seperti OSIS, MPK, dan IPM.

Baca juga: Followers Jadi Tiket Masuk Kampus, UMM Buka Jalur Kuliah tanpa Tes bagi Konten Kreator

Langkah ini bukan sekadar strategi penerimaan mahasiswa baru. UMM sedang “menjemput bola” — memburu pelajar yang sejak dini telah teruji dalam dinamika organisasi: mengelola program, memimpin tim, hingga mengambil keputusan di bawah tekanan. Mereka inilah yang dinilai memiliki fondasi kuat sebagai calon pemimpin bangsa.

Baca Juga:  Prof. Chun-Yen Chang: AI Bisa Gerus Daya Pikir Kritis, Guru Tetap Kunci Pendidikan

Wakil Rektor II UMM, Ahmad Juanda, menegaskan bahwa jalur ini dirancang khusus untuk mengapresiasi kerja nyata siswa di luar kelas. Menurutnya, pengalaman berorganisasi membentuk karakter yang tidak selalu bisa diukur lewat ujian tulis.

“Kami ingin menjaring calon mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan kolaborasi,” ujarnya, Sabtu (18/4/ 2026).

Potongan Biaya hingga 75 Persen

Daya tarik utama program ini terletak pada kemudahan akses dan insentif finansial yang signifikan. Penerima beasiswa berhak memperoleh potongan Biaya Studi Semester (BSS) sebesar 50 hingga 75 persen pada semester pertama. Besaran potongan disesuaikan dengan program studi yang dipilih.

Program ini terbuka bagi lulusan SMA/sederajat tahun 2024 hingga 2026 — memberi ruang bagi lulusan baru maupun gap year yang tetap aktif dalam kegiatan organisasi selama sekolah.

Syarat Terukur, Fokus pada Bukti Kepemimpinan

Berbeda dari jalur akademik konvensional, seleksi ini lebih menekankan rekam jejak. Calon pendaftar diwajibkan melampirkan surat tugas atau bukti resmi keaktifan sebagai pengurus organisasi sekolah.

Baca Juga:  Kenangan bersama Mas Mirdasy, Kematian Hadiah bagi Orang Beriman

Untuk beberapa program studi seperti Biologi, Matematika, dan PGSD, terdapat tambahan syarat berupa surat keterangan tidak buta warna dari dokter—memastikan kesiapan mahasiswa mengikuti proses pembelajaran secara optimal.

Dibuka Hingga 25 Juni 2026

Pendaftaran telah dibuka sejak 1 April dan akan berlangsung hingga 25 Juni 2026. Hasil seleksi dapat dipantau secara berkala melalui laman resmi UMM di online.umm.ac.id setelah proses verifikasi berkas selesai dilakukan.

Lebih dari sekadar beasiswa, program ini menjadi sinyal kuat bahwa dunia perguruan tinggi mulai memberi tempat lebih besar pada soft skills — khususnya kepemimpinan.

Di tengah persaingan global yang semakin kompleks, UMM tampaknya ingin memastikan satu hal: masa depan tidak hanya milik mereka yang pintar di atas kertas, tetapi juga bagi mereka yang terbiasa memimpin sejak muda.

“Ini momentum bagi para aktivis sekolah untuk melangkah lebih jauh,” kata Juanda. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni