Feature

Harum Prestasi dalam Wisuda Tahfiz V: Delapan Penghargaan untuk Hafiz dan Lembaga

56
×

Harum Prestasi dalam Wisuda Tahfiz V: Delapan Penghargaan untuk Hafiz dan Lembaga

Sebarkan artikel ini
Delapan penghargaan diberikan dalam Wisuda Tahfiz V Gerakan Muhammadiyah Menghafal di Gresik. Tangis haru dan tepuk tangan meriah mengiringi momen bersejarah ini, menghormati para hafiz dan lembaga berprestasi.
Lembaga dengan peserta terbanyak diraih SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian school). (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Delapan penghargaan diberikan dalam Wisuda Tahfiz V Gerakan Muhammadiyah Menghafal di Gresik. Tangis haru dan tepuk tangan meriah mengiringi momen bersejarah ini, menghormati para hafiz dan lembaga berprestasi.

Tagar.co – Wisuda Tahfiz V Gerakan Muhammadiyah Menghafal yang digelar pada Ahad (16/2/2025) siang di Gresik ditutup dengan sesi penganugerahan penghargaan. Divisi Tajdid Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik telah menyiapkan delapan piala untuk diberikan kepada para hafiz dan satu lembaga berprestasi.

Sejak pagi, piala-piala tersebut tertata rapi di meja depan, sebelah kiri panggung. Satu piala berukuran besar berada di tengah, dikelilingi tujuh piala lebih kecil. Keindahannya semakin terpancar dengan desain unik—Al-Qur’an terbuka di puncaknya.

Baca juga: Tilawah Al-Qur’an Berjemaah Meriahkan Wisuda Tahfiz V Gerakan Muhammadiyah Menghafal

Saat penghargaan tersampaikan, suasana haru dan bahagia menyelimuti lantai 4 Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik. Para hadirin bersorak dan bertepuk tangan meriah, menyaksikan para penerima penghargaan naik ke panggung dengan penuh kebanggaan.

Peserta Termuda yang Menginspirasi

Penghargaan pertama jatuh kepada Muhammad, peserta termuda dari TK Aisyiyah Wotan. Saat MC, Zamzam Fathoni, memanggil namanya, bocah mungil ini tetap duduk tenang di kursinya di barisan terdepan. Tanpa ekspresi, ia tampak tak tergugah oleh sorakan hadirin.

Melihat Muhammad tak juga beranjak, MC kembali memanggil namanya. Para tamu saling menoleh, mencari sosok yang dimaksud. Hingga akhirnya, seorang perempuan bercadar ungu berjalan menuju kursi barisan wisudawan, lalu menggandeng putranya ke atas panggung.

Baca Juga:  Menapak Jejak Bahari di Gedung Heritage

Baca juga: Wisuda Itu Percobaan, Wisudawan Akan Diuji Langsung oleh Allah

“Alhamdulillah,” ucap sang ibu terbata-bata ketika mendapatkan kesempatan berbicara. Matanya berkaca-kaca, suaranya bergetar menahan haru. Dengan penuh syukur, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada asatiz dan asatizah. “Alhamdulillah, putra kami kini telah menyelesaikan hafalan juz 30,” tambahnya. Tepuk tangan pun menggema di seluruh ruangan.

Peserta termuda Muhammad dari TK Aisyiyah Wotan dijemput ibunya untuk menerima penghargaan di atas panggung. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Peserta Berbakat dengan Setoran Terbanyak

Penghargaan berikutnya jatuh kepada peserta dengan hafalan terbanyak, yaitu delapan juz: 26, 27, 28, 29, 30, 1, 2, dan 3. Penerimanya adalah Anisa Hasnah Ghaida, guru SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School).

Ustazah Aida, sapaan akrabnya, maju ke panggung didampingi oleh Zaitun Nailiyah, S.Psi, yang merupakan rekan kerja sekaligus anggota Tim Tajdied Center. “Beliau menyetorkan delapan juz dalam satu sesi. Hanya jeda salat Zuhur saat iktibar,” ungkap Zaitun penuh kagum.

Lely, salah satu panitia, menambahkan bahwa Aida sebenarnya sudah menghafal 30 juz. “Tapi kemarin hanya setor delapan juz. Mencicil, ya?” candanya, disambut tawa ringan dari para hadirin.

Didampingi sang ayah, Nuh Hidayah, Aida guru tahfiz lulusan SMA itu pun berpesan, “Tetap semangat dalam menghafal. Capek itu pasti, tapi ingat tujuan awal kita—membahagiakan orang tua di surga.”

Sementara itu, penghargaan hafalan terbaika kategori peserta didik diraih oleh Idelia Sakhi Hermawan dari SD Muhammadiyah Manyar (SDMM). Putri dari Adi Hermawan ini menerima penghargaan bersama ibundanya di atas panggung.

Baca Juga:  Syarat Menteri Pendidikan: Harus Bernama "Abdul"
Idelia Sakhi Hermawan dari SDMM menerima penghargaan hafalan terbaik di Wisuda Tahfiz V Divisi Tajdid Majelis Tabligh PDM kabupaten Gresik. (Tagar.co/Istimewa)

Uji Petik Spontan dari PDM Gresik

Wakil Ketua PDM Gresik bidang Tajdid Center, Anas Thohir, M.Pd., tak ingin melewatkan kesempatan untuk menguji Aida secara spontan. Ia membaca penggalan beberapa ayat Al-Qur’an, dan dengan lancar Aida melanjutkannya tanpa ragu. “Jos!” seru Anas, disambut tepuk tangan dari seluruh aula.

Sebelum menyerahkan piala, Anas mengingatkan bahwa orang tua sejatinya tidak menuntut apa pun dari anaknya selain ketaatan dalam beribadah. “Cukup penuhi salat lima waktu, tepat waktu, lalu berdoa dan membaca Al-Qur’an. Itu saja sudah cukup menyejukkan hati orang tua,” pesannya.

Wakil Ketua PDM Gresik yang membidangi Tajdid Center Anas Thohir, M.Pd. menguji petik Anisa Hasnah Ghaida, peserta dengan hafalan terbanyak (8 juz). (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Peserta Hafalan Terbaik dari Kalangan Guru

Kategori hafalan terbaik untuk pendidik jatuh kepada Erny Mafrudloh, S.Pd.I., guru SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb School). Saat memanggil namanya, MC mengajak kedua orang tuanya ke panggung. Namun, Erny hanya bisa tersenyum, karena kedua orang tuanya telah berpulang ke rahmatullah.

Sebagai gantinya, perwakilan sekolah, Sayyidah Nuriyah, S.Psi., naik ke panggung mendampingi Erny. Mereka berpelukan di sana, merasakan momen haru penuh kebanggaan.

“Alhamdulillah, masyaallah,” ucap Erny dengan senyum lebar, masih tak percaya terpilih sebagai peserta hafalan terbaik. Sayyidah menambahkan, “Alhamdulillah, satu dari tujuh guru Mugeb School yang mengikuti wisuda hari ini berhasil meraih penghargaan.” Tepuk tangan kembali membahana di ruangan.

Ia berharap penghargaan ini menjadi pelecut semangat bagi para guru di Mugeb School dan seluruh sekolah Muhammadiyah di Gresik untuk lebih giat dalam menghafal Al-Qur’an. “Kita tidak hanya menuntut murid untuk murajaah setiap pagi, tapi kita juga harus terpacu untuk melakukannya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Offroad Seru Siswa Mugeb di Coban Talun

Direktur Tajdied Center PWM Jawa Timur, Misbahul Munir, S.Pd.I., kemudian menyerahkan piala kepada Erny.

Peserta hafalan terbaik kategori pendidik Erny Mafrudloh, S.Pd.I., guru SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb School) Gresik menerima penghargaan. (Tagar.co/Farikha)

Peserta Hafalan Terbaik dari Kalangan Siswa

Kategori peserta terbaik putra tertuju kepada Hafidz dari SD Muhammadiyah 1 Driyorejo. Sementara kategori terbaik putri jatuh kepada Nareswari Khanza Renti Winardi dari MTQ At-Taqwa PPI dan SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik.

Nares, sapaan akrabnya, naik ke panggung bersama kedua orang tuanya, Sulfiya Handayani dan Jauhar Reza Winardi. Sementara itu, penerima penghargaan kategori hafalan terbaik untuk juz 30 dan surah Ar-Rahman ialah Beryl Anindyawati dari TPQ Al-Hikmah Pantenan.

Penghargaan untuk Lembaga Berprestasi

Kategori khusus jatuh kepada lembaga dengan peserta terbanyak, yang tahun ini jatuh kepada SD Muhammadiyah 2 GKB Gresik (Berlian School). Prestasi ini menunjukkan dedikasi sekolah dalam membina hafiz-hafizah muda yang kelak akan menjadi penjaga Al-Qur’an.

Dengan penghargaan ini, Wisuda Tahfiz V menjadi saksi lahirnya generasi Qur’ani yang siap menerangi masa depan dengan cahaya Al-Qur’an. Semoga semakin banyak anak-anak dan pendidik yang terpacu untuk terus menghafal dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (#)

Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni