Feature

Belajar ke SD Mumtaz, Berangkat Dini Hari Temui Hal Lucu

57
×

Belajar ke SD Mumtaz, Berangkat Dini Hari Temui Hal Lucu

Sebarkan artikel ini
Belajar ke SD Mumtz
Guru MI Muhammadiyah Tempeh Lor bersama PCM Tempeh Lor sarapan di Rest Area Tongas sebelum melanjutkan perjalanan ke SD Mumtaz Sidoarjo. (Tagar.co/Umi Fauzia Yuniarsih)

Belajar ke SD Mumtaz menjadi acara studi banding MI Muhammadiyah Tempeh Lor Lumajang. Upaya untuk memajukan madrasah di pelosok desa.

Tagar.co – Langkah pagi penuh semangat guru MI Muhammadiyah Tempeh Lor membuka acara studi lapangan ke SD Mumtaz Sidoarjo, Kamis (30/4/2026).

Staf dan dewan guru MI Muhammadiyah Tempeh Lor bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tempeh Lor hari itu belajar menuju SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman, Sepanjang, Sidoarjo berangkat pukul 03.00 dini hari.

Suasana pagi yang masih sunyi dan dingin itu menjadi bagian menarik dalam kegiatan ini. Di tengah jalanan yang masih lengang, rombongan antusias meski melawan rasa kantuk.

Obrolan ringan dan candaan kecil di dalam kendaraan membuat suasana tetap hangat dan penuh semangat.

Rombongan singgah di Rest Area Tongas untuk membersihkan diri, salat Subuh, dan sarapan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Sidoarjo. Momen kebersamaan ini semakin mempererat kekompakan antar guru dan anggota PCM.

Ada satu kejadian unik yang mencuri perhatian saat waktu sarapan. Kuswantoro, Sekretaris PCM Tempeh Lor, tampak kesulitan melipat kertas minyak untuk membungkus makanan.

Baca Juga:  Munaqasah SD Mumtaz Dihadiri Pejabat Kemenag

Berkali-kali mencoba, lipatannya belum juga rapi. Alih-alih dibiarkan, momen ini justru jadi bahan candaan ringan dari rombongan.

Beberapa guru dengan nada bercanda mulai “membuli” dengan celetukan khas, namun tetap dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Ia pun hanya tersenyum sambil terus mencoba hingga akhirnya berhasil.

Kegiatan belajar lewat studi lapangan ini bertujuan melihat  langsung suasana kedatangan siswa serta sistem pembelajaran di SD Mumtaz.

Dengan mengamati praktik baik yang diterapkan, diharapkan MI Muhammadiyah Tempeh Lor dapat memperoleh inspirasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di lembaganya.

Reni Dwi Mahtut Jahro, S.Pd.I, ketua rombongan menyampaikan, keberangkatan dini hari memang dirancang agar rombongan tidak kehilangan momen awal aktivitas sekolah pagi hari.

“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana budaya sekolah dibangun sejak pagi hari, mulai dari kedatangan siswa hingga proses pembelajaran dimulai,” ujarnya.

Setelah tiba di lokasi, rombongan mengikuti rangkaian observasi dan diskusi bersama pihak SD Mumtaz. Hasil dari studi lapangan ini menjadi bahan evaluasi dan pengembangan yang disesuaikan dengan kebutuhan MI Muhammadiyah Tempeh Lor.

Baca Juga:  SD Mumtaz Susun Ekosistem Digital Berbasis Nilai Islam

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang belajar, tetapi juga memperkuat silaturahmi antar lembaga pendidikan Muhammadiyah. (#)

Jurnalis Umi Fauzia Yuniarsih  Penyunting Sugeng Purwanto