
TKA (Tes Kemampuan Akademik) diadakan SD Mumtaz selama dua hari. Tes ini berfungsi sebagai data diagnostik bagi sekolah, rapor mutu bagi pemerintah daerah, serta referensi objektif dalam proses SPMB jenjang SMP.
Tagar.co – Sebanyak 190 murid kelas 6 SD Muhammadiyah 1-2 Taman Sidoarjo (SD Mumtaz) mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) selama dua hari, Senin–Selasa, 20–21 April 2026.
Tes yang menjadi barometer kompetensi lulusan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 6A hingga 6H dan berlangsung tertib.
Pelaksanaan TKA berbasis komputer (computer-based test/CBT) dipusatkan di dua laboratorium komputer dan dibagi dalam empat sesi bergantian setiap harinya, mulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB.
Hari pertama mengujikan Matematika. Hari kedua mengujikan Bahasa Indonesia. Dua mata pelajaran itu merepresentasikan kompetensi numerasi dan literasi sebagai fokus utama asesmen nasional.
Sebelum setiap sesi dimulai, siswa salat Duha, doa bersama, dan menerima motivasi dari para guru, sehingga pergantian antarsesi berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Tes Kemampuan Akademik merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang diberlakukan pada tahun ajaran 2025/2026. Hasil TKA berfungsi sebagai data diagnostik bagi sekolah, rapor mutu bagi pemerintah daerah, serta referensi objektif dalam proses SPMB jenjang SMP.
Keberhasilan pelaksanaan ini tidak lepas dari program pembinaan intensif yang dirancang sejak awal tahun.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rizky Johan Prasetiyo, M.Pd., mengungkapkan, sekolah telah mengadakan pendampingan khusus di kelas, dua kali try out bersama Forum Guru Muhammadiyah (FGM) PWM Jawa Timur, serta gladi bersih TKA sebelum hari pelaksanaan.
Salah satu peserta, Dyahagnis Janitra Prameswari dari kelas 6B, mengaku lebih percaya diri dibanding saat gladi bersih. “Rasanya lebih mudah dibandingkan saat gladi bersih. Dukungan orang tua dan latihan rutin sangat membantu,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan TKA yang terstruktur ini, SD Mumtaz berkomitmen menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, berintegritas, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah pertama. (#)
Jurnalis Aulia Kholifatul Khasanah Penyunting Sugeng Purwanto












