Feature

Bazar Nasyiah Meriahkan Wisuda dan Gebyar PAUD di Watungkal Edupark

23
×

Bazar Nasyiah Meriahkan Wisuda dan Gebyar PAUD di Watungkal Edupark

Sebarkan artikel ini
Ketua PRNA Sendangagung Resti Anindyati paling depan berpose dengan rekannya, Lia, dan Efqi, di Kantin Nasyiah dengan kondisi stok dagangannya hampir habis. (Tagar.co/Sri Asian)

Di sudut Watungkal Edupark, kantin Nasyiah berdiri dua hari penuh meramaikan Wisuda dan Gebyar PAUD Aisyiyah. Bukan sekadar bazar jajanan, tetapi juga ajang silaturahmi dan berbagi rezeki warga Muhammadiyah.

Tagar.co – Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA) Sendangagung, Paciran, Lamongan, memanfaatkan momentum Wisuda dan Gebyar PAUD Aisyiyah Sendangagung dengan menggelar Bazar Nasyiah di Watungkal Edupark Sendangagung (WES) pada Sabtu–Ahad, 21–22 Juni 2025.

Watungkal Edupark yang berkapasitas hingga 750 orang terasa pas menampung lebih dari 250 undangan yang hadir. Lokasi ini tidak hanya menjadi tempat pentas bagi anak-anak PAUD, tetapi juga arena bermain yang luas, tempat mereka bebas berlarian ke sana kemari dengan polah tingkah polosnya.

Baca juga: Watungkal Edupark Jadi Saksi Haru Wisuda 25 Anak PAUD Aisyiyah

Kehadiran Bazar Nasyiah di sudut kanan pintu masuk WES menjadi oase bagi para orang tua dan anak-anak yang haus atau lapar di tengah riuhnya acara. Aneka minuman seperti susu kotak instan, es degan, es teh, hingga jajanan ringan seperti gorengan, martabak mini, darlung, piscok, asinan buah, dan roti bakar disiapkan rapi di meja bazar.

Baca Juga:  Bakti Sosial Menjelang Ramadan, Aisyiyah Sendangagung Tebar 132 Paket Sembako

“Momentum ini kami manfaatkan bukan semata-mata untuk mencari keuntungan, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan menambah kas NA Sendangagung,” ujar Resti Anindyati, S.Gz., Ketua PRNA Sendangagung, di sela bazar.

Situasi Wisuda dan Gebyar PAUD Aisyiyah Sendangagung di WES. (Tagar.co/Sri Asian)

Bazar Nasyiah ini digelar dua hari penuh. Hari pertama saat gladi bersih dan hari kedua bertepatan dengan pentas wisuda sebenarnya. Suasana hangat begitu terasa karena warga Muhammadiyah lintas unsur datang silih berganti—mulai dari remaja IPM hingga bapak-bapak Muhammadiyah turut menyempatkan diri hadir, membeli jajan, dan bercengkerama.

Sri Welas Setyowati, M.Pd., guru di MA Al-Ishlah Sendangagung, tampak sumringah karena dagangan es degannya laris manis. Begitu pula para penitip makanan dan minuman lainnya, tak kuasa menahan senyum saat barang jualannya habis terjual.

“Alhamdulillah, dua hari ini kantin Nasyiah cukup ramai, dan hasilnya lumayan untuk menambah kas NA. Insyaallah bermanfaat untuk mendukung kegiatan di ranting maupun di tingkat cabang,” pungkas Resti.

Gebyar PAUD Aisyiyah Sendangagung tahun ini pun menjadi bukti bahwa keberkahan bisa datang lewat gotong royong dan partisipasi warga, di panggung megah maupun di balik meja bazar. (#)

Baca Juga:  UMM dan Aisyiyah Paciran Perkuat Kemandirian Ekonomi Perempuan

Jurnalis Sri Asian Penyunting Mohammad Nurfatoni