Feature

Watungkal Edupark Jadi Saksi Haru Wisuda 25 Anak PAUD Aisyiyah

42
×

Watungkal Edupark Jadi Saksi Haru Wisuda 25 Anak PAUD Aisyiyah

Sebarkan artikel ini
Prosesi wisuda TK-B, PAUD Aisyiyah Sendangagung, Paciran (Tagar.co/Sri Asian)

Watungkal Edupark disulap jadi panggung penuh haru. Di sanalah 25 anak PAUD ‘Aisyiyah menutup masa kecilnya, menyanyi, dan menerima pelukan cinta dari orang tua.

Tagar.co – Watungkal Edupark Sendangagung, Paciran, Lamongan, Ahad (22/6/2025), benar-benar menjadi tempat istimewa bagi 25 anak PAUD ‘Aisyiyah Sendangagung yang diwisuda di sana.

Panggung berhiaskan nuansa Timur Tengah berdiri megah, menjadi saksi momen berharga anak-anak TK-B melepas masa belajar di bangku PAUD. Satu per satu nama mereka dipanggil oleh Kepala TK-B PAUD ‘Aisyiyah Sendangagung, Nur Zubaidah, S.E., S.Pd., kemudian naik ke panggung dengan raut bahagia dan bangga.

Sebelum prosesi wisuda, para wisudawan mempersembahkan dua lagu: Bila Kupandang Wajahmu dan Tunas Teladan. Suara polos anak-anak itu mengalun merdu, menghadirkan senyum dan sesekali menitikkan air mata haru para orang tua.

Baca juga: Tari Wastra Sendangan: Imajinasi Anak-Anak PAUD Aisyiyah Membatik di Panggung

Ika Fanani, salah satu guru PAUD Aisyiyah Sendangagung, mengungkapkan di balik megahnya panggung, ada tim solid yang selalu siap mewujudkan ide para guru.

Baca Juga:  Bakti Sosial Menjelang Ramadan, Aisyiyah Sendangagung Tebar 132 Paket Sembako

“Ada tim di balik berdirinya panggung megah ini. Mereka sangat solid, setiap tahun siap mengeksekusi ide-ide dari kita para guru,” ujarnya, diamini para guru lainnya.

Usai prosesi, anak-anak turun panggung satu per satu. Orang tua menanti dengan buket bunga cantik dan pelukan hangat penuh cinta. Suasana haru pun menutup momen bahagia yang tak terlupakan itu.

Suasana haru ketika para orang tua menyambut dengan buket tanda cinta untuk anak-anaknya yang telah diwisuda, PAUD ‘Aisyiyah Sendangagung Paciran (Tagar.co/Sri Asian)

Berikut daftar 25 anak TK-B PAUD ‘Aisyiyah Sendangagung yang diwisuda:

  1. Aditya Raffasya Al-Khalifi bin Imam Muchtar

  2. Ahmad Ziyad Al Hammad bin Muhammad Arwani Rofi’i

  3. Aidan Ahwas Dzuhair bin A. Nur Hadi

  4. Alisha Nuria As Syarif binti Ikhwanus Syarif

  5. Alexa Imam Hafsh Juvennino binti Abdul Kholiq

  6. Arsyla Azrina Shazfa binti Ahmad Muhaidin

  7. Aulia Salsabila Altudanto binti Lutfi Radetya Altudanto

  8. Aydin El-Adha Khaizan bin Miftah

  9. Ayesha Afsheen Al Mahyra binti Supriyono

  10. Devicka Gawaita Qolbie binti Mochamad Harun

  11. Firza Arcelia Oktaviani binti Arif Rahman

  12. Genta Satria Nirwana bin M. Faris Kholid

  13. Lathan Atarazka Rohman bin Abdur Rohman

  14. Lutfiah Manarina Salma binti Rozikin

  15. Mauzaluna Naufalyn Rabbani binti Mashuri

  16. Muhammad Fathan Al Farizi bin Hariyono

  17. Ralin Putri Azkayra binti M. Ridwan

  18. Salwa Mumtaza binti Imaduddin

  19. Sania Elvira binti Fathul Aziz

  20. Shanum Qiandra Almahyra binti Agus Jamaluddin

  21. Tsania Maulidatur Rizki binti Adib Triono

  22. Yesung Brilliant Al-Aziz bin Aziz Puji L.

  23. Adam Muhammad Iqbal bin Muhammad Iqbal

  24. Neisyha Adinda Putri binti Sholihuddin

  25. Fayra Khairina Az Zahra binti Khoirul Anam. (#)

Baca Juga:  UMM dan Aisyiyah Paciran Perkuat Kemandirian Ekonomi Perempuan

Jurnalis Sri Asian Penyunting Mohammad Nurfatoni