
Halalbihalal menjadi momentum bagi eks kepala sekolah TK penggerak Gresik untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam memajukan pendidikan.
Tagar.co — Eks Kepala Sekolah Penggerak Angkatan II dan III kembali bertemu dalam halal bihalal di Gresik, Selasa (8/4/2026), untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi pendidikan. Kegiatan yang digelar di Nira Restaurant, Aston Gresik ini menjadi ruang temu lintas angkatan sekaligus momentum refleksi atas peran sebagai agen perubahan di dunia pendidikan.
Menjelang siang, para peserta mulai berdatangan. Pertemuan ini kembali digagas oleh Triya Angga Rika (Kepala TK Kusuma Bangsa) bersama Yonathan Triantoro (TK Sharon) dan Rehayuni (TK Aisyiyah 36 PPI), melanjutkan inisiatif kebersamaan yang telah terbangun sebelumnya.
Baca juga: Dari Sarangan ke Miniatur Dunia, Perjalanan Guru TK Menganti Mengisi Energi dan Inspirasi
Peserta hadir dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik. Dari Gresik Utara, hadir Rahmatul Illiyah (TKS Muslimat NU 166 Nahdlatul Ummah) serta Hilyatus Sa’ihah (TK Islamiyah) yang datang bersama rekan satu kelompoknya: Saidatur Rofi’ah (TK Muslimat NU 41 Hidayatul Mubtadiin), Khumayah (TK Aisyiyah 5 Bungah), dan Helmiyati (TK Aisyiyah 8 Melirang).
Dari Gresik Selatan, hadir Endah Sri Wahyuni (TK Islam Unggulan Attawfiq) bersama Yuyun Purniawanti (TK DWP Sumengko). Disusul Uswatun Khasanah (TK Mutiara Biru), Siti Nur Asiah (TK DWP Karangan), serta Umul Farida (TK IT Handayani) yang datang bersama Nadhirotul Mawaddah.

Sementara itu, dari Gresik Kota hadir Marita Narulita (TK Matahari Terbit), Siti Mucharromah (TK Irada), Siti Bunayyah (TK Islam Al-Baqy), Sulatin Ruliati (TK DWP Kedanyang), Ardhiana Yoghi Savitrie (TK Muslimat NU 254 Nurul Ishlah), serta Iffah Nihayati (TK Aisyiyah 36 PPI).
Pertemuan ini dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi antaranggota komunitas praktisi pendidikan. Interaksi yang terbangun—mulai dari obrolan ringan hingga diskusi pengalaman—menjadi sarana untuk saling menguatkan peran dalam pengembangan pendidikan.
Dalam sambutannya, Yonathan Triantoro menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya menjaga jejaring dan kolaborasi yang telah terbentuk selama mengikuti program Sekolah Penggerak.
Sesi ramah tamah berlangsung cair dan menjadi bagian yang paling dinantikan. Para peserta memanfaatkan momen tersebut untuk bertukar cerita, pengalaman, serta praktik baik yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.

Sejumlah anggota yang berhalangan hadir turut disebut, di antaranya Andik Purnomo (TK Kartika Mulya), Sari Febriana Lestari (TK Ananda), dan Novy Saodah (TK Umar Masud Bawean).
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar silaturahmi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut. Para peserta meninggalkan lokasi dengan semangat baru untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan.
“Alhamdulillah, terima kasih atas kebersamaan hari ini. Semoga dapat bertemu kembali dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Endah Sri Wahyuni.
Halal bihalal ini menjadi salah satu upaya menjaga kesinambungan jejaring eks Kepala Sekolah Penggerak, sekaligus memperkuat sinergi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan.
Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni












