
Lebih dari 100 siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemudas) Paciran, Lamongan antusias mengikuti seleksi Pandualas. Dari lembar ujian hingga tali-temali, mereka berebut jadi duta kepanduan dan keteladanan HW.
Tagar.co – Desir angin khas musim kemarau pada Jumat pagi (17/10/2025) tak membuat gerah para peserta seleksi Pandualas (Kepanduan SMP Muhammadiyah 12) yang digelar di halaman SMP Muhammadiyah 12 (Spemudas) Sendangagung, Paciran, Lamongan, Jawa Timur.
Mereka tampak begitu bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan kepanduan yang dimulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang seleksi berlangsung.
Baca juga: Sulingjar Jadi Momentum Refleksi Guru MA Al-Ishlah Sendangagung
Area lapangan Spemudas dipenuhi siswa yang mengenakan pakaian olahraga berhasduk. Mereka duduk lesehan mengerjakan soal-soal tulis seputar materi kepramukaan. Setelah itu, mereka mengikuti seleksi lanjutan seperti tali-temali, semafor, baris-berbaris, dan keterampilan lainnya.
Menurut penuturan Nur Hadi, Koordinator Kepanduan SMP Muhammadiyah 12, seleksi kepanduan atau Seleksi Pandualas ini bertujuan menyeleksi siswa-siswi yang memiliki potensi di bidang kepramukaan dan Hizbul Wathan (HW).
“Mereka harus mengikuti tes tulis yang meliputi kepramukaan, kehawean, Satya Dharma, Janji Undang-Undang HW, semafor, sandi, morse, tali-temali, baris-berbaris, dan P3K. Alhamdulillah, dari tahun ke tahun peminatnya semakin meningkat. Ada lebih dari 100 siswa yang ikut seleksi, tetapi kuotanya hanya 30 orang—15 siswa putra dan 15 siswa putri,” jelasnya.

Pernyataan itu diamini oleh Sholahuddin, guru Spemudas sekaligus pembina kepanduan. Menurutnya, para peserta yang lolos akan bertugas menjadi asisten atau pengganti pembina bila berhalangan hadir. Mereka juga disiapkan sebagai duta Spemudas dalam lomba kepanduan atau kehawean di berbagai ajang.
Salah satu peserta seleksi Pandualas, Fara Madina, siswi kelas VIII-J, mengaku merasa tertantang.
“Saya ingin menjadi duta lomba kepanduan atau kehawean karena merasa berbakat. Saya belajar sungguh-sungguh semua materi untuk seleksi Pandualas ini dengan harapan bisa lolos,” ujarnya.
Sementara itu, Mat Raji, pembina Pramuka sekaligus wakil kepala bidang kesiswaan Spemudas, menuturkan bahwa kegiatan Pramuka berdampak besar terhadap pembentukan karakter siswa.
“Anak akan menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. Alhamdulillah, kegiatan kepanduan dan HW di Spemudas berjalan beriringan,” katanya. (#)
Jurnalis Sri Asian Penyunting Mohammad Nurfatoni












