Feature

Setitik Kebaikan di Senja Ramadan: Aisyiyah Blimbing Berbagi pada Sesama

38
×

Setitik Kebaikan di Senja Ramadan: Aisyiyah Blimbing Berbagi pada Sesama

Sebarkan artikel ini
Di setiap Jumat Ramadan, ibu-ibu Aisyiyah Blimbing berbagi takjil dengan penuh keikhlasan. Senyum mereka menghadirkan kebahagiaan bagi tukang becak, pengendara, dan pejalan kaki. Kebaikan yang tak pernah surut!
Kegiatan bagi-bagi takjil on the road PRA Blimbing, Paciran, Lamongan (Tagar.co/istimewa)

Di setiap Jumat Ramadan, ibu-ibu Aisyiyah Blimbing berbagi takjil dengan penuh keikhlasan. Senyum mereka menghadirkan kebahagiaan bagi tukang becak, pengendara, dan pejalan kaki. Kebaikan yang tak pernah surut!

Tagar.co – Sore itu, mentari mulai condong ke barat, menyisakan sinar keemasan yang membalut hangat suasana di sepanjang Jalan Raya Blimbing, Paciran, Lamongan, Jawa Timur.

Di tengah hiruk-pikuk lalu lintas yang semakin ramai menjelang berbuka, sekelompok ibu-ibu dengan busana khas Aisyiyah perpaduan warna hidu dan kuning berdiri tegak di pinggir jalan, dengan senyum tulus dan tangan yang penuh berkah. Mereka tidak sekadar berdiri, tetapi membawa misi mulia: berbagi takjil kepada siapa pun yang melintas.

Baca juga: Mengayuh Berkah di Perbukitan: Aisyiyah Sendangagung Tebar Kebaikan Sambut Ramadan

Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Blimbing kembali menggelar acara Bagi-Bagi Takjil on the Road pada Jumat (14/3/2025). Sebuah kegiatan yang tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan keikhlasan adalah nilai yang terus mereka jaga.

Baca Juga:  Bakti Sosial Menjelang Ramadan, Aisyiyah Sendangagung Tebar 132 Paket Sembako

Takjil yang Lebih dari Sekadar Makanan

Tidak hanya sekadar membagikan nasi kotak, kegiatan ini membawa pesan kebersamaan dan kepedulian. Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris PRA Blimbing, Hj. Eni Mukhasanatin, S.Ag., kegiatan ini bertujuan untuk meneguhkan kembali bahwa Aisyiyah adalah gerakan Islam berkemajuan yang selalu memanfaatkan setiap momen untuk berbagi dengan sesama.

“Kami ingin meningkatkan kepedulian sosial, serta meraih kemenangan hakiki di bulan Ramadan, yaitu menjadi hamba yang muttaqin,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sementara itu, Bendahara PRA Blimbing, Hj. Fauzah Hayati, turut menyampaikan rasa syukur atas partisipasi aktif para ibu-ibu Aisyiyah yang dengan tulus menyisihkan rezekinya demi terselenggaranya kegiatan ini.

“Alhamdulillah, berkat kepedulian mereka, setiap Jumat kami bisa menyalurkan 150 nasi kotak untuk para pengguna jalan,” ungkapnya.

Pada Jumat pertama (7/3/2025), mereka membagikan nasi putih dengan lauk Bali ayam, tahu, tempe, dan oseng-oseng, sementara Jumat kedua (14/3/2025), mereka menyiapkan menu nasi dengan ayam panggang berbumbu, urapan, dan tempe. Dengan penuh kehangatan, nasi kotak tersebut diserahkan kepada tukang becak, pengendara motor, hingga pejalan kaki yang melintas.

Baca Juga:  UMM dan Aisyiyah Paciran Perkuat Kemandirian Ekonomi Perempuan
Personel PRA Blimbing siap dengan nasi kotak dalam acara bagi-bagi takjil on the road(tagar.co/istimewa)

Empati di Tengah Keterbatasan

Kepedulian ini semakin terasa menyentuh ketika Faizah, Wakil Bendahara PRA Blimbing, berbicara dengan mata berbinar penuh haru. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga berbagi rasa di tengah kondisi ekonomi masyarakat Blimbing yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

“Alhamdulillah, bersedekah tidak harus menunggu rezeki melimpah. Dalam keadaan sempit pun, kita harus tetap berempati,” ucapnya lirih, tetapi penuh makna.

Empat titik utama dipilih sebagai lokasi pembagian takjil: Blimbing Timur, Blimbing Tengah, depan Pasar Blimbing, dan Blimbing Selatan (Sidokumpul). Setiap pekan, kebahagiaan sederhana ini terus mereka sebarkan, dengan harapan dapat meringankan beban dan membawa senyum bagi mereka yang menerimanya.

Harapan yang Tak Pernah Padam

Ramadan memang selalu menghadirkan keajaiban. Di tengah tantangan hidup yang tak mudah, selalu ada tangan-tangan yang rela berbagi, dan hati-hati yang siap memberi. Ibu-ibu Aisyiyah Blimbing telah membuktikan bahwa kebaikan tidak pernah mengenal batas. “Semoga kegiatan ini terus berulang di tahun-tahun mendatang,” harap mereka serempak, dengan doa yang teriring di dalam hati.

Baca Juga:  UMM dan Aisyiyah Paciran Perkuat Kemandirian Ekonomi Perempuan

Dan di penghujung senja, di antara suara azan Maghrib yang menggema, satu hal menjadi jelas: kebaikan sekecil apa pun, jika dilakukan dengan hati yang tulus, akan selalu menemukan jalannya untuk sampai kepada mereka yang membutuhkan. (#)

Jurnalis Sri Asian Penyunting Mohammad Nurfatoni