Feature

Join Action 2025: Langkah Nyata Muhammadiyah dalam Mendukung Palestina

66
×

Join Action 2025: Langkah Nyata Muhammadiyah dalam Mendukung Palestina

Sebarkan artikel ini
Tim Lazismu-Poroz

Di tengah penderitaan Palestina, Muhammadiyah melalui Lazismu mengajak masyarakat untuk bersolidaritas. Program Join Action Palestina 2025 hadir sebagai aksi nyata demi kemanusiaan, membawa harapan dan bantuan berkelanjutan.

Tagar.co – Di tengah derita yang tak berkesudahan di Palestina, Muhammadiyah melalui Lazismu terus mengajak masyarakat untuk menyalakan cahaya solidaritas. Program Join Action Palestina 2025 menjadi salah satu wujud nyata kepedulian yang melibatkan banyak pihak dalam aksi kemanusiaan.

Sejak konflik berkecamuk, kehidupan warga Palestina tak pernah lepas dari ketidakpastian. Di tengah situasi ini, Lazismu bersama Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (Poroz) hadir membawa secercah harapan dengan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan.

Baca juga: Kolaborasi Poroz Membawa Misi Kemanusiaan ke Palestina

“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Ahmad Imam Mujadid Rais, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Kamis (20/2/25).

Langkah Nyata Solidaritas

Tidak hanya sebatas ajakan, program Join Action Palestina telah memasuki gelombang kedua dengan memberangkatkan delegasi Lazismu dari berbagai wilayah, termasuk Lampung, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga:  Tujuh Sikap Muhammadiyah untuk Krisis Timur Tengah

Sejak peluncurannya pada September 2024, program ini telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan, seperti distribusi kebutuhan pokok, layanan kesehatan, pembangunan fasilitas umum, ifthar Ramadan, serta dukungan pendidikan bagi anak-anak Palestina.

Mujadid Rais menegaskan seluruh agenda telah dipersiapkan dengan matang agar setiap bantuan dapat diterima dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Palestina.

Ia juga menambahkan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk membantu mereka bertahan dan bangkit dari krisis kemanusiaan.

“Setiap bantuan yang kita berikan adalah bukti nyata kepedulian dan solidaritas kita sebagai umat manusia. Mari bersama-sama kita perkuat gerakan ini dan terus berbagi untuk kemanusiaan,” serunya.

Membangun Jejaring Internasional

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, delegasi Lazismu juga memiliki agenda strategis, yaitu menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi kemanusiaan internasional. Langkah ini diambil guna memperkuat jaringan solidaritas global yang dapat memberikan dampak lebih besar bagi perjuangan rakyat Palestina.

Dalam upaya mendukung kemandirian masyarakat Palestina, program ini juga mencakup inisiatif pemberdayaan ekonomi. Dengan memberikan akses terhadap sumber daya dan pelatihan keterampilan, Lazismu berharap dapat membantu menciptakan peluang kerja dan kehidupan yang lebih baik bagi warga yang terdampak konflik.

Baca Juga:  Zakat untuk Program MBG? Ini Penjelasan Amil Lazismu

Menguatkan Rasa Kemanusiaan

Sebagai organisasi yang berkomitmen dalam aksi sosial, Muhammadiyah melalui Lazismu terus berupaya mengajak lebih banyak pihak untuk ikut terlibat. Semakin banyak dukungan yang terkumpul, semakin besar pula harapan yang dapat diberikan kepada rakyat Palestina.

“Kami yakin, dengan semangat gotong royong dan kepercayaan yang telah terbangun, aksi kita akan membawa dampak positif bagi kehidupan saudara-saudara kita di Palestina,” kata Mujadid Rais.

Aksi solidaritas ini adalah panggilan bagi kita semua. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, kehadiran sekecil apa pun dari kita dapat menjadi sinar harapan bagi mereka yang membutuhkan. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni