Feature

Tafsir Puitis ‘7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’ Lahirkan Quotes Indah

222
×

Tafsir Puitis ‘7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’ Lahirkan Quotes Indah

Sebarkan artikel ini
M. Arfan Mu’ammar daam Raker (Tagar.co/Mohammad Nurfatoni)

Lewat untaian kata puitis, pakar pendidikan Dr. Muhammad Arfan Mu’ammar menafsirkan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Quotes indah yang dia ciptakan untuk menginspirasi para pendidik dan orang tua untuk membentuk generasi berkarakter.

Tagar.co – Dr. Muhammad Arfan Mu’ammar, M.Pd.I, seorang pakar pendidikan, menjelaskan gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat secara filosofis. Dengan quotes puitis, dia ‘menafsirkan’ program Kemendikdasmen yang diluncurkan pada Jumat 27 Desember 2024.

Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik itu menyampaikan hal itu saat memberikan materi Deep Management dalam Rapat Kerja Majelis Dikdasmen dan PNF Se-Kabupaten Gresik yang digelar di Ruang Pertemuan 2 SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Sabtu (1/2/2025).

Baca juga: Tujuh Program Unggulan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik Tahun 2025

Di hadapan ketua dan sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Kabupaten Gresik, Arfan mengajak peserta mengikuti perkembangan dan dinamika pendidikan nasional.

“Harus update dan melek kebijakan, khususnya kebijakan Kemendikdasmen saat ini,” katanya, termasuk 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Disertai dengan slide power point yang menarik, Arfan lalu menjelaskan 7 kebiasan itu.

Baca Juga:  PDM Gresik Targetkan Mutu Sekolah Muhammadiyah Merata seperti Sistem Franchise

1. Bangun Pagi

“Tidak Ada orang Hebat yang Malas!” begitu Arfan memberi quotes pada kebiasaan pertama sambil bertanya, “Masih membiarkan anak tidur hingga siang?”

Menurutnya, bangun pagi bukan sekadar kebiasaan, itu adalah tanda kedisiplinan. Anak yang bangun siang kehilangan waktu untuk bermimpi lebih besar.

2. Beribadah

Menjelaskan poin kedua ini, dosen Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya itu membuka dengan kalimat menghentak: “Bertuhan sebelum Mengejar Dunia.”

Kemudian dia bertanya, “Apakah anak Anda sudah mengenal arti syukur dan doa?” Arfan menegaskan, kebiasaan beribadah bukan hanya soal agama, tapi juga membangun mental yang kuat dan hati yang tenang.

“Jangan tunggu hingga anak lupa siapa pencipta mereka,” tuturnya filosofis.

3. Berolahraga

“Mau Sehat atau Menyesal Nanti?” Pertanyaan retoris yang dia lontarkan saat menjelaskan solak pentingnya kebiasaan berolahraga.

“Jika anak lebih banyak duduk bermain gadget daripada bergerak, berarti orangtua sedang membiarkan mereka kehilangan kesehatan yang paling berharga,” kata dia “Ajari mereka cinta tubuh mereka sendiri dengan olahraga!”

Baca Juga:  Simposium Guru Muhammadiyah Gresik Siap Digelar, Wamendikdasmen Jadi Keynote Speaker

4. Makan Sehat dan Bergizi

Dengan kalimat puitis berima, Arfan menejelas kebiasaan keempat ini dengan kalimat: “Perut Sembarang, Masa Depan Hilang!”

Menurutnya makan sembarangan hari ini, penyakit kronis di masa depan. “Sudahkah anak tahu pentingnya makan sehat?” tanyanya retoris.

“Jangan biarkan anak tumbuh dengan kebiasaan buruk yang sulit diubah,” lanjutnya.

Peserta raker (Tagar.co/Mardliyatun Faizun)

5. Gemar Belajar

Dengan kalimat-kalimat indah dia menjelaskan poin kelima. Misalnya di awali dengan quotes “Anak Pintar Bukan Lahir, tapi Dibentuk!”

Lalu sia menegaskan bahwa anak yang malas belajar hari ini, adalah pemuda yang menyesal di masa depan. “Jangan cuma ajari mereka angka, ajari anak untuk mencintai proses belajar. Pengetahuan adalah senjata utama kehidupan,” ujarnya penuh filosofi

6. Bermasyarakat

“Hebat Sendiri Itu Gagal!” kata-kata Arfan yang menghentak dalam mengawali penjelasan poin ini.

“Ajarkan anak pentingnya berteman, berbagi, dan bekerja sama. Sebab hidup ini tentang saling mendukung, bukan hanya menang sendiri,” dia mengajak.

Menurutnya: “Tanpa orang lain, sukses adalah ilusi.”

7. Tidur Cepat

“Besar tanpa tidur yang cukup: Mustahil!” membuka penjelasan poin ini. Dia mencontohkan bayi yang punya jam tidur sangat banyak sehingga tumbuh dan berkembang dengan baik.

Baca Juga:  Majelis Dikdasmen Gresik Luncurkan 7 Program Strategis 2026, Fokus Mutu dan Sinergi Sekolah

Lalu dia memborbardir dengan kalimat-kalimat puitis yang sarat makan, sebagai berikut:

  • Jika anak terus begadang, anak sedang merusak tubuh dan otak mereka sendiri.
  • Jangan biarkan kebiasaan ini jadi bom waktu.
  • Tidur yang cukup adalah investasi untuk hari esok.
  • Jangan tunggu sampai terlambat!
  • Ubah kebiasaan buruk anak hari ini, atau masa depan anak akan jadi bayangan yang tak pernah terwujud.
Jurnalis Mohammad Nurfatoni