Feature

Suasana Haru Mewarnai Hari Guru Nasional di SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura

41
×

Suasana Haru Mewarnai Hari Guru Nasional di SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura

Sebarkan artikel ini
Momen upacara guru dan siswa SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura, Bawean, Gresik, dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional  2025, Selasa (25/11/25) (Tagar.co/Firlanay Izaty)

Suasana haru menyelimuti SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura, Bawean, saat upacara Hari Guru Nasional. Kata-kata bijak pembina upacara menyentuh hati siswa, membuat banyak dari mereka meneteskan air mata, sebagai ungkapan terima kasih dan penghargaan bagi guru.

Tagar.co — Suasana haru menyelimuti halaman SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupeten Gresik, Jawa Timur, saat upacara peringatan Hari Guru Nasional digelar, Selasa (25/11/25). Seluruh dewan guru dan siswa hadir mengikuti upacara, kecuali siswa kelas XI Akuntansi dan Teknik Kendaraan Ringan yang sedang menjalani kegiatan pramagang.

Baca juga: Persami Ranting Daun: Pendidikan Karakter untuk Generasi Muhammadiyah Muda

Uniknya, seluruh jalannya upacara dipimpin oleh dewan guru sekolah itu sendiri, yang mengambil alih tugas sebagai petugas upacara. Momentum ini terasa spesial karena guru tidak hanya menjadi pembina, tetapi juga menjadi figur sentral dalam setiap langkah upacara.

Dalam amanatnya, Pembina Upacara, Waka Sarana Prasarana Nurul Huda, S.I.P., mengingatkan pentingnya menanamkan sikap hormat dan perilaku baik kepada guru.

“Hari Guru Nasional bukan sekadar peringatan. Ketika guru menegur kita, itu bukan hanya kemarahan semata, tetapi bentuk pendidikan agar kita menjadi pribadi yang lebih baik dan terdidik,” ujarnya.

Baca Juga:  Pawai Kebaya Meriahkan Hari Kartini di SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura
Para dewan guru SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura, Bawean, Gresik (Tagar.co/Firlanay Izaty)

Kata-kata itu menyentuh hati banyak peserta. Beberapa siswa tak kuasa menahan haru dan meneteskan air mata, sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih kepada para guru yang selama ini membimbing mereka dengan sabar dan tulus.

Upacara ditutup dengan sesi ucapan selamat dan terima kasih dari siswa kepada guru. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa kental di sekolah, menjadi refleksi penghargaan mendalam bagi dedikasi guru dalam mendidik generasi muda.

Hari itu, SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura bukan hanya memperingati guru, tetapi merayakan ikatan emosional antara murid dan pendidik. (#)

Jurnalis Firlana Izaty Penyunting Mohammad Nurfatoni