Feature

Pemilihan Berlangsung Semarak, Diana Bahtreza Nakhoda Baru IPM SMK Muda Bawean

116
×

Pemilihan Berlangsung Semarak, Diana Bahtreza Nakhoda Baru IPM SMK Muda Bawean

Sebarkan artikel ini
Diana Bahtreza terpilih melalui proses demokratis yang melibatkan seluruh siswa, kepemimpinan baru IPM diharapkan membawa organisasi lebih aktif dan inklusif.
Serah terima jabatan. Dari kiri: Wakil Kepala Kurikulum SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura, Mutmainnah, S.Pd.; Ketua Umum PR IPM SMK Muda terpilih Diana Bahtreza, Ketua PR IPM SMK Muda periode sebelumnya M. Agil Ardiansyah, serta Saylul Asasi, Anggota PC IPM Bawean.

Terpilih melalui proses demokratis yang melibatkan seluruh siswa, kepemimpinan baru IPM diharapkan membawa organisasi lebih aktif dan inklusif.

Tagar.co — Aroma gorengan dari kantin bercampur dengan angin pesisir Pulau Bawean menyambut pagi di SMK Muhammadiyah 4 (SMK Muda) Sangkapura, Kabupaten Gresik saat siswa mulai berdatangan untuk mengikuti pemilihan dan pelantikan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2026–2027, Senin (27/4/26).

Proses demokrasi pelajar ini telah bergulir sejak sepekan sebelumnya dengan penetapan tiga calon ketua umum, yakni Diana Bahtreza (XI Akuntansi), Qodarul Rizki (X TKR), dan Putri Kaysatus Safaqa (X Akuntansi).

Selain itu, 11 calon formatur dari berbagai kelas juga maju untuk mengisi posisi strategis di enam bidang organisasi. Mereka berasal dari perwakilan kelas, yaitu Filza Hilyatul Mafaza, Nur Afni Warisma, dan Septa Firdatus Salehah (X Akuntansi); Moh. Ruslan, Asrafil Maulana, dan Jaka Tri Ramadani (X TKR);

Lainnya: Nuri Amaliya dan Fajriya (XI Akuntansi); serta Muhammad Kevid Adrian, Ahmad Sifanga, dan Yusufan Hidayat (XI TKR). Kehadiran para formatur ini menjadi bagian penting dalam struktur IPM yang akan menjalankan program kerja ke depan.

Baca Juga:  Kostum Duyung dari Sampah: Kreasi Siswa SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura Menginspirasi di FSKP Bawean
Diana Bahtreza terpilih melalui proses demokratis yang melibatkan seluruh siswa, kepemimpinan baru IPM diharapkan membawa organisasi lebih aktif dan inklusif.
Panitia melakukan proses penghitungan suara dalam pemilihan IPM SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura periode 2026–2027. (Tagar.co/Firlana Izaty)

Terpilihnya Diana Bahtreza

Aula sekolah menjadi pusat kegiatan. Di ruangan berpendingin tersebut, para kandidat menyampaikan visi dan misi di hadapan siswa. Diana menekankan pentingnya menjadikan IPM sebagai ruang aspirasi bagi seluruh siswa. Qodarul menawarkan program pelatihan keterampilan lintas jurusan, sementara Putri mengusung penguatan kegiatan sosial.

Selama masa kampanye yang berlangsung tiga hari, suasana sekolah dipenuhi semangat partisipasi. Poster-poster kreatif hasil desain siswa menghiasi dinding, sementara para calon aktif berkeliling kelas untuk memperkenalkan diri dan program kerja. Diskusi ringan tentang visi-misi pun mengalir hingga ke kantin dan area terbuka sekolah.

Puncak kegiatan berlangsung pada hari pemilihan. Tempat pemungutan suara sederhana didirikan di selasar aula. Siswa mengantre dengan tertib untuk mencoblos, lalu menandai partisipasi dengan tinta ungu di jari kelingking.

Proses penghitungan suara dilakukan secara manual di papan tulis, menghadirkan suasana yang khas dan penuh antusiasme.

Diana Bahtreza terpilih melalui proses demokratis yang melibatkan seluruh siswa, kepemimpinan baru IPM diharapkan membawa organisasi lebih aktif dan inklusif.
Anggota PC IPM Bawean Saylul Asasi melantik PR IPM SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura periode 2026–2027, Senin (Tagar.co/Firlana Izaty)

Hasil pemilihan voting menetapkan Diana Bahtreza sebagai peraih suara terbanyak. Kemudian hasil itu dimuyswarahkan oleh tim formatur yang menetaokan dia sebagai Ketua Umum IPM SMK Muda 2026–2027.

Baca Juga:  Pawai Kebaya Meriahkan Hari Kartini di SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura

Ia lalu dilantik langsung oleh Saylul Asasi, Anggota Pimpinan Cabang IPM Bawean, dalam prosesi yang berlangsung khidmat. Dalam pernyataan pelantikan, Diana menyampaikan komitmennya, “Bismillah, saya siap belajar dan amanah.”

Saat memberikan sambutan perdananya, Diana mengajak seluruh pengurus dan siswa untuk membangun IPM secara bersama-sama. Ia menegaskan bahwa IPM adalah “rumah bersama” yang harus diisi dengan program nyata dan kolaboratif lintas jenjang kelas.

Pembina PR IPM SMK Muda, Sony Elvianto Hermawan, S.Pd., menekankan bahwa organisasi bukan sekadar jabatan, melainkan ruang pengabdian. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketenangan dalam menghadapi masalah dan tetap memiliki kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Wakil Kepala Kurikulum, Mutmainnah, S.Pd., turut menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu menjaga nama baik sekolah dan Muhammadiyah.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh pengurus baru, formatur, serta para guru. Momen tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan baru IPM SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura menuju organisasi yang lebih solid dan berdampak. (#)

Jurnalis Firlana Izaty Penyunting Mohammad Nurfatoni

Baca Juga:  Gerakan Advokasi Mengajar, Cara IPM Smamsatu Gresik Menumbuhkan Cita-Cita Anak SD