Feature

Solidaritas Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Selatan di Kemah Kebangsaan

32
×

Solidaritas Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Selatan di Kemah Kebangsaan

Sebarkan artikel ini
Bikersmu Korwil Kalimantan Selatan menghadiri Kemah Kebangsaan di Pantai Jo Tanah Bumbu. Mereka memperkuat ukhuwah, semangat persatuan, dan kepedulian sosial antar-Pemuda Muhammadiyah.
Sebagian Anggota Bikersmu Korwil Kalimantan Selatan. (Tagar.co/Sulfady)

Bikersmu Korwil Kalimantan Selatan menghadiri Kemah Kebangsaan di Pantai Jo Tanah Bumbu. Mereka memperkuat ukhuwah, semangat persatuan, dan kepedulian sosial antar-Pemuda Muhammadiyah.

Tagar.co — Beberapa orang yang tergabung dalam komunitas Bikersmu Korwil Kalimantan Selatan menghadiri Kemah Kebangsaan. Lokasinya di Pantai Jo, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Jumat-Ahad (5-7/9/2025).

Peserta kegiatan ini perwakilan dari masing-masing Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) se-Kalimantan Selatan dengan tuan rumah Tanah Bumbu. Tema yang diangkat yakni Pemuda Negarawan, Totalitas untuk Indonesia Raya.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan Drs. Asrani, M.Pd secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, Asrani mengapresiasi semangat kebersamaan pemuda Muhammadiyah mendukung penuh terhadap kegiatan tersebut.

Bahkan ia menegaskan, ke depan, PWM Kalimantan Selatan akan menyelenggarakan perkemahan yang lebih besar dengan melibatkan lintas organisasi otonom Muhammadiyah se-Kalimantan Selatan.

“Kami berharap pemuda Muhammadiyah semakin solid, bersinergi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi persyarikatan, bangsa dan negara,” ujarnya.

Baca Juga:  Di Aula Bersejarah, Ketua Umum PPNA Menitipkan Masa Depan ke Kader Nasyiah Gresik
Bikersmu Korwil Kalimantan Selatan menghadiri Kemah Kebangsaan di Pantai Jo Tanah Bumbu. Mereka memperkuat ukhuwah, semangat persatuan, dan kepedulian sosial antar-Pemuda Muhammadiyah.
Bikersmu Korwil Kalimantan Selatan. (Tagar.co/Sulfady)

Semangat Persatuan

Sementara itu, Ketua PDPM Tanah Bumbu Sandy Ramadhan, selaku tuan rumah menyampaikan terima kasih atas kepercayaannya. Ia menilai Kemah Kebangsaan bukan hanya forum menjalin ukhuwah, tetapi juga wahana menumbuhkan semangat persatuan dan kepedulian sosial.

“Kami merasa bangga bisa menjadi tuan rumah. Harapan kami, kegiatan ini melahirkan semangat baru bagi pemuda Muhammadiyah dalam mengabdi untuk umat, bangsa, dan persyarikatan,” ungkapnya.

Dia berpandangan, Kemah Kebangsaan menjadi momentum untuk memperkuat karakter kebangsaan, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat kepemimpinan di kalangan pemuda Muhammadiyah.

Dialog kepemudaan turut ramaikan kegiatan ini. Materi utama oleh Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Kalimantan Selatan, Sahlipani, S.Pd.I., MM. Ia menekankan penguatan ideologi Muhammadiyah, serta pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang membawakan materi kebangsaan.

Tak hanya itu, Sahlipani juga mengisi Tabligh Akbar di Masjid An Nizham, Pagatan. Ia mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Dalam rangkaian penutup kegiatan, para peserta juga melakukan aksi nyata berupa penanaman pohon di kawasan pantai sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Baca Juga:  Pashmina di Sekolah Rakyat: Menyiapkan Bekal Penting Remaja di Masa Rentan

Motor dan Sensasinya

Para Pemuda Muhammadiyah se-Kalimantan Selatan lebih memilih berangkat menggunakan sepeda motor dari daerah masing-masing. Ada yang berangkat dari Tabalong satu sepeda motor, Banjarmasin tiga sepeda motor, Hulu Sungai Tengah satu sepeda motor, dan Kotabaru dua sepeda motor.

Salah satu Bikersmu asal Tabalong, Sulfadly, SE., menceritakan dia berangkat dari Tanjung mulai pukul 08.00 WITA. Akhirnya bisa berkumpul di perkemahan pukul 16.00 WITA.

“Saya memilih naik sepeda motor ke Perkemahan adalah pilihan yang nyaman. Saya bisa lebih fleksibel dalam mengatur waktu dan rute perjalanan. Sepeda motor memberikan saya sensasi kebebasan dan kesenangan tersendiri saat berkendara,” ujar Sulfadly.

Dengan naik sepeda motor, dirinya lebih mudah menavigasi melalui jalan yang padat dan mencari tempat istirahat yang nyaman. Selain itu, hal tersebut juga memberinya sensasi kebebasan dan kesenangan, terutama saat melewati jalan yang indah dan pemandangan yang menarik. Dia bisa menikmati panorama sepanjang jalan sekaligus menghargai keindahan alam sekitar.

Dia berharap perkemahan bisa terwujud secara rutin. “Berharap perkemahan setiap tiga bulan sekali. Acara ini untuk menguatkan kekompakan dan juga banyak hal-hal positif bisa d lakukan,” terang Sulfadly. (#)

Baca Juga:  Blak-blakan demi Masa Depan Remaja: Dokter Edukasi Reproduksi di Sekolah Rakyat

Jurnalis Sulfady Penyunting Sayyidah Nuriyah/MS