Feature

SD Mugres Kunjungi MIM Bawean Realisasi Program Ini

65
×

SD Mugres Kunjungi MIM Bawean Realisasi Program Ini

Sebarkan artikel ini
SD Mugres Kampus A menjalin kerja sama dengan MI Muhammadiyah Daun (MIM Muda) Sangkapura, Bawean.
Tim guru SD Muhammadiyah Gresik berfoto dengan guru MIM Muda Bawean. (Tagar.co/Indah Kurnia Safitri)

Tujuan program ini mempererat kerja sama antarlembaga pendidikan Muhammadiyah di Gresik agar lebih tangguh dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Tagar.co – SD Mugres (SD Muhammadiyah Kompleks Gresik) Kampus A menjalin kerja sama dengan MI Muhammadiyah Daun (MIM Muda) Sangkapura, Bawean.

Rombongan Majelis Dikdasmen-PNF PCM Gresik dan jajaran Kepala SD Mugres Kampus A bertandang ke Pulau Bawean mengunjungi MIM Muda berada, Kamis-Sabtu (25-27/9/2025).

Kerja sama ini merupakan realisasi Program Sinergi Antar-Sekolah/Madrasah Muhammadiyah yang dibuat Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non-Formal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik.

Tujuan program ini mempererat kerja sama antarlembaga pendidikan Muhammadiyah di Gresik agar lebih tangguh dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sambutan dari Ketua Majelis Dikdasmen PCM Sangkapura dan perwakilan Majelis Dikdasmen PCM Gresik.

Dilanjutkan dengan pembinaan yang menyoroti strategi pengembangan sekolah, pemasaran, serta diskusi terbuka dengan guru-guru MIM Muda.

Ketua Majelis Dikdasmen-PNF PCM Gresik, Dr. Sukaris, S.E., M.S.M, didampingi Sekretaris Rudi Ihwono, M.Pd., memberikan motivasi sekaligus strategi pemasaran sekolah.

Baca Juga:  Jajanan dan Teriakan Penjual Cilik Warnai Business Day SD Mugres

Sukaris mengajak guru untuk memahami terlebih dahulu keinginan masyarakat di daerah Daun, yang meliputi karakter islami, pelayanan prima, prestasi, dan adanya beasiswa bagi murid.

“Ketidakmampuan produktivitas kita berpengaruh pada pemasaran. Ibarat melempar bola dengan kuat, maka bola itu akan kembali kepada kita dengan kekuatan lebih besar,” kata Sukaris yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Gresik (FEB UMG).

Hasil yang kita peroleh, sambung dia, sangat bergantung pada seberapa besar upaya yang kita lakukan.

Sukaris menekankan pentingnya pull strategy melalui program school visit dengan mendatangkan siswa TK ke sekolah, serta push strategy dengan aktif mendatangi TK-TK sekitar. “Pelayanan prima harus menjadi budaya, mulai dari senyum, sapa, dan salam,” tambahnya.

Diskusi berbagi pengalaman manajemen sekolah antar guru SD Mugres dan MI Muhammadiyah Daun Bawean Bawean. (Tagar.co/Indah Kurnia Safitri)

Berbagi Praktik

Pada kesempatan itu, tim Kepala SD Muhammadiyah Gresik Kampus A Eka Meitasari, S.Pd. dan Luluk Subaidah, S.Pd. memaparkan praktik pelaksanaan SPMB (Seleksi Penerimaan Murid Baru).

Dia menjelaskan mulai dari sistem promosi, pendekatan personal dengan orang tua calon murid, hingga strategi menjaga loyalitas wali murid melalui pelayanan berbasis nilai islami.

Baca Juga:  Segitiga Sukses KH Ahmad Dahlan Memajukan Muhammadiyah

Juga menjelaskan cara SD Mugres mengintegrasikan nilai-nilai dakwah dengan strategi komunikasi yang efektif, menjadikan setiap kegiatan sekolah juga sebagai media syiar Muhammadiyah.

Koordinator Marketing SD Mugres, Indah Kurnia Safitri, turut membagikan pengalaman strategi pemasaran sekolah yang terbukti efektif.

Ia menyoroti pentingnya branding sekolah yang konsisten, pemanfaatan media sosial sebagai sarana publikasi, dan sinergi internal antar-guru agar setiap warga sekolah menjadi duta positif lembaganya.

Indah juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat dengan pelayanan yang tulus dan profesional.

“Kunci keberhasilan promosi bukan hanya di media, tetapi di pelayanan nyata yang dirasakan orang tua dan murid. Ketika mereka puas, mereka otomatis akan menjadi penyampai kabar baik bagi masyarakat,” ujar Indah.

Sesi diskusi menjadi momen berharga bagi guru-guru MIM Muda. Secara terbuka, mereka menyampaikan harapan, kendala, serta kritik membangun.

Salah satu guru, Pak Salis, berharap langkah strategis dari SD Mugres dapat diaplikasikan di MIM Muda untuk memberikan hasil maksimal.

Ketua PRM Daun Sangkapura, Sudarsono, memberikan dorongan moral bagi guru agar berani menyampaikan ide, gagasan, maupun keluh kesah demi kemajuan sekolah.

Baca Juga:  FGD Bersama Calon Wali Murid di SD Mugres

Ia mengatakan, setiap kontribusi sekecil apa pun akan bernilai besar bagi perkembangan pendidikan Muhammadiyah di Bawean.

Acara ditutup dengan paparan dari Sukaris yang menjelaskan pentingnya kerja sama, produktivitas, dan semangat pantang menyerah dalam meningkatkan jumlah siswa.

Dalam kegiatan ini, kedua sekolah juga menyepakati target murid baru MIM Muda sebagai langkah pengembangan sekolah.

Sambutan ramah dan hangat dari guru-guru MIM Muda meninggalkan kesan mendalam bagi rombongan SD Mugres.

Rasa haru pun terasa saat perpisahan, dengan harapan besar agar sinergi antar sekolah ini terus terjalin demi memajukan pendidikan Muhammadiyah di Gresik dan Bawean. (#)

Jurnalis Eka Meitasari  Penyunting Sugeng Purwanto