Feature

Sambut Milad Ke-113, Muhammadiyah Demak Perkuat Ideologi Perserikatan

33
×

Sambut Milad Ke-113, Muhammadiyah Demak Perkuat Ideologi Perserikatan

Sebarkan artikel ini
Sambut Milad Ke-113, Muhammadiyah Demak perkuat ideologi perserikatan. Warga persyarikatan Muhammadiyah perlu memperkuat pemahaman ideologi dan memperbarui semangat dakwah
PDM Demak menggelar Pemberdayaan dan Peningkatan Kinerja Ormas yang dirangkai dengan Peringatan Milad Ke-113 Muhammadiyah (Tagar.co/Ananda Widitomo)

Sambut Milad Ke-113, Muhammadiyah Demak perkuat ideologi perserikatan. Warga perserikatan Muhammadiyah perlu memperkuat pemahaman ideologi dan memperbarui semangat dakwah

Tagar.co – Hotel Front One Magelang menjadi tempat penggodokan ideologi perserikatan bagi keluarga besar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Demak Jawa Tengah.

Selama dua hari, Sabtu-Ahad (1-2/11/2025), mereka mengikuti kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Kinerja Ormas yang dirangkai dengan Peringatan Milad Ke-113 Muhammadiyah. Acara ini mengusung tema Penguatan Ideologi Muhammadiyah di Tengah Beragamnya Idiologi Keagamaan.

Baca juga: Meriah! Pembukaan Serangkaian Lomba Milad Ke-113 Muhammadiyah di Pemalang

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Demak, Kendarsih Iriani, S.H., M.H., membuka secara resmi kegiatan ini. Ikut mendampingi Ketua PDM Demak Drs. K.H. Suali MS., Sekretaris PDM Samawi Abduh, S.IP, M.H.

Evaluasi Strategis

Dalam sambutannya, Ketua PDM Demak menyampaikan, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga perserikatan Muhammadiyah untuk memperkuat pemahaman ideologi dan memperbarui semangat dakwah di tengah tantangan zaman.

“Perkembangan dakwah Muhammadiyah di Demak perlu evaluasi strategis. Melalui forum ini, kita ingin melahirkan model dakwah yang sesuai dengan karakter masyarakat Demak,” ujar K.H. Suali.

Baca Juga:  Tiga Pesan Abdul Mu’ti tentang Masa Depan Muhammadiyah dan Bangsa

Sementara itu, Kepala Bangkesbangpol Demak Kendarsih Iriani mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah. Perserikatan Muhammadiyah selama ini selalu hadir dan terus berperan aktif dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan Muhammadiyah harus terus ditingkatkan dalam membangun masyarakat yang religius, berkemajuan, dan berkeadaban,” ungkapnya.

Sebanyak 90 peserta mengikuti kegiatan ini. Terdiri dari unsur pimpinan daerah, majelis/lembaga, ortom, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), serta perwakilan Badan Kesbangpol Kabupaten Demak.

Selama dua hari, peserta mendapatkan berbagai materi strategis. Di antaranya Wawasan Kebangsaan, Kebijakan dan Informasi Organisasi, Ideologi Gerakan Muhammadiyah, dan Model Dakwah Kultural. Narasumbernya terdiri Prof. Dr. KH. Ahwan Fanani, M.Ag., Prof. Dr. K.H. Suparman Syukur, M.A., dan dr. H. Fuad Al Hamidy, M.Kes., ARS.

Selain sesi diskusi dan refleksi Milad, kegiatan juga diisi dengan outbond di Sungai Elo sebagai bagian dari penguatan kebersamaan dan kepemimpinan peserta. (#)

Jurnalis Ananda Widitomo. Penyunting Sugiran