Feature

Delapan Titik Baksos Sambut Milad Ke-113 Muhammadiyah di Lamongan

63
×

Delapan Titik Baksos Sambut Milad Ke-113 Muhammadiyah di Lamongan

Sebarkan artikel ini
Rapat persiapan baksos Milad Ke-13 Muhammadiyah MPKU PDM Lamongan bersama 10 pimpinan klnik Muhammadiyah dan tiga PCM di Masjid As-Syifa RSML, Selasa (9/12/25) (Tagar.co/Bakti)

Menjelang puncak Milad Ke-113 Muhammadiyah, PDM Lamongan menggencarkan kegiatan sosial di berbagai ranting dan cabang. MPKU memimpin gerakan layanan kesehatan gratis di delapan titik dengan dukungan rumah sakit dan klinik Muhammadiyah se-Lamongan.

Tagar.co – Menjelang perayaan puncak Milad Ke-113 Muhammadiyah yang akan dipusatkan di Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) pada Sabtu, 20 Desember 2025, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan menggerakkan berbagai kegiatan sosial di ranting dan cabang se-Lamongan untuk menyemarakkan perayaan tahun ini.

Baca juga: Puncak Milad Muhammadiyah di PCM Laren Dimeriahkan Jalan Sehat

Di Ranting Muhammadiyah Tlogosadang, Paciran, misalnya, panitia setempat menyiapkan pawai taaruf, khitanan massal, santunan anak yatim, dan pengajian akbar yang akan digelar Ahad, 14 Desember 2025.

MPKU PDM Lamongan Gerakkan Layanan Kesehatan Gratis

Sementara itu Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) PDM Lamongan menjadi salah satu motor utama dalam menyemarakkan milad dengan program bakti sosial berskala besar.

Bekerja sama dengan empat rumah sakit Muhammadiyah dan sepuluh klinik Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan, MPKU menggelar pengobatan massal dan khitan gratis. Lazismu turut mendukung dengan membagikan 25 paket sembako di tiga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM).

Baca Juga:  Tiga Pesan Abdul Mu’ti tentang Masa Depan Muhammadiyah dan Bangsa

Bakti sosial akan dilaksanakan di delapan titik pada Ahad, 14 Desember 2025, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Sambeng – Pengobatan gratis untuk 250–300 pasien, dilayani RSML, RS Muhammadiyah Kalikapas, Klinik Muhammadiyah Modo, dan Klinik Muhammadiyah Deket.

  2. GDM Kalitengah – Pengobatan gratis 250–300 pasien, melibatkan RSU Muhammadiyah Babat, RS Muhammadiyah Babat, Klinik Muhammadiyah Lamongan, PKU Pucuk, dan Klinik Muhammadiyah Keduyung.

  3. PRM Tlogosadang Paciran – Khitanan massal 50 anak, ditangani Klinik Muhammadiyah Blimbing, Brondong, Solokuro, dan Parengan.

  4. PCM Sugio – Masjid Sabillah – Pengobatan gratis untuk 250–300 pasien, oleh Klinik Muhammadiyah Sugio.

  5. PCM Kedungpring – Pengobatan gratis 250–300 pasien, oleh Klinik Muhammadiyah Kedungpring.

  6. PCM Karanggeneng – Khitanan massal untuk 33–35 anak oleh RSML.

  7. PCM Solokuro – Pengobatan gratis pada Sabtu, 13 Desember 2025, oleh Klinik Muhammadiyah Solokuro.

  8. Parengan – Baksos pada Selasa, 16 Desember 2025, oleh Klinik Muhammadiyah Parengan.

Menebar Kebaikan, Menguatkan Peradaban

Ketua MPKU PDM Lamongan, dr. Abdul Manaf, menegaskan rangkaian bakti sosial ini merupakan perwujudan khidmat Muhammadiyah dalam layanan kesehatan dan pengabdian masyarakat.

Baca Juga:  Tiga Pesan Abdul Mu’ti tentang Masa Depan Muhammadiyah dan Bangsa

“Pada momentum istimewa Milad Ke-113 Muhammadiyah, kami bersyukur dapat melaksanakan kegiatan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya kepada Tagar.co, Jumat (12/12/2025).

Program tahun ini meliputi pengobatan massal di empat PCM, khitanan massal di dua PCM, serta edukasi kesehatan di dua klinik Muhammadiyah, mencakup pencegahan penyakit, pola hidup bersih dan sehat, hingga peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat.

Dr. Abdul Manaf menyampaikan terima kasih kepada PCM, ortom, amal usaha Muhammadiyah, tenaga kesehatan, relawan, dan seluruh warga yang berpartisipasi. “Semoga kegiatan ini menjadi keberkahan dan amal jariyah bagi kita semua,” tuturnya.

Dengan tema “Menebar Kebaikan, Menguatkan Peradaban”, MPKU PDM Lamongan berharap rangkaian kegiatan ini dapat memperkuat peran Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang mencerahkan, menguatkan keumatan, dan memberikan solusi atas persoalan kesehatan masyarakat. (#)

Penulis Slamet Hariadi Penyunting Mohammad Nurfatoni