
Sabtu (23/8/2025) menjadi hari bersejarah bagi Sukadiono. Ketua PWM Jatim itu resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Fisiologi Olahraga UM Surabaya lewat SK Mendikti yang berlaku mulai 1 Juli 2025.
Tagar.co – Sabtu (23/8/2025) menjadi hari bersejarah bagi Dr. dr. Sukadiono, M.M. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur ini resmi dikukuhkan sebagai guru besar bidang Fisiologi Olahraga di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya).
Prosesi pengukuhan berlangsung di Auditorium Gedung At-Tauhid Tower lantai 13. Rektor UM Surabaya, Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., membuka sidang Senat Terbuka dengan ajakan membaca basmalah, lalu mengetukkan palu tiga kali sebagai tanda dimulainya acara.
“Sidang terbuka Senat Universitas Muhammadiyah Surabaya dengan acara pengukuhan Guru Besar Profesor Doktor dokter Sukadiono Magister Manajemen, Guru Besar dalam bidang ilmu Fisiologi Olahraga tahun 2025, dibuka dengan bacaan basmalah,” ucap Mundakir tegas di hadapan para hadirin.
Momen penting itu dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Wakil Rektor I UM Surabaya, Dr. dr. Muhammad Anas, Sp.OG., dipercaya membacakan SK Nomor 3461/M/KPT.KP/2025 tentang Kenaikan Jabatan Akademik Dosen.

Dalam keputusan tersebut ditegaskan bahwa terhitung mulai 1 Juli 2025, Sukadiono yang lahir di Jombang pada 18 Desember 1968, resmi dinaikkan jabatannya menjadi profesor/guru besar dalam cabang ilmu Fisiologi Olahraga. SK itu ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto, pada 9 Juli 2025 di Jakarta.
Pengukuhan ini menandai puncak capaian akademik Sukadiono setelah sebelumnya menjabat sebagai lektor kepala sejak 1 Desember 2022. Dalam surat keputusan, disebutkan pula unit kerja yang bersangkutan berada di Universitas Muhammadiyah Surabaya di bawah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Hadir dalam kesempatan tersebut pimpinan Muhammadiyah, civitas akademika UM Surabaya, keluarga, serta tamu undangan yang memberikan penghormatan atas capaian akademik tersebut.
Dengan pengukuhan ini, UM Surabaya menambah satu lagi guru besar yang akan memperkuat kontribusi kampus dalam bidang keilmuan, khususnya fisiologi olahraga. Bagi Sukadiono sendiri, gelar akademik tertinggi ini bukan hanya prestasi pribadi, melainkan juga persembahan bagi Muhammadiyah, Jawa Timur, dan bangsa Indonesia. (#)
Jurnais Sugiran Penyunting Mohammad Nurfatoni












