
Rapat Kerja PCIM Malaysia 2026–2028 di Rumah Hamka Gombak menjadi momentum konsolidasi organisasi, merumuskan program strategis, serta memperkuat sinergi internal dan memperluas peran dakwah di tingkat regional dan masyarakat luas.
Tagar.co – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia periode 2026–2028 menggelar rapat kerja (raker) pada 25–26 April 2026 di Rumah Hamka Malaysia.
Raker diikuti seluruh unsur pimpinan, mulai dari pimpinan harian hingga majelis-majelis sebagai unsur pembantu pimpinan. Diskusi berjalan dinamis, mengalir dari evaluasi program sebelumnya hingga perumusan agenda masa depan yang lebih terukur dan berdampak.
Baca juga: MPI PCIM Malaysia Gelar Podcast Perdana, Kupas Jejak Organisasi hingga Arah Baru
Dalam sambutan pembuka, Ketua PCIM Malaysia, H. Fauzi Fatkhur, mengajak seluruh peserta untuk mengubah cara pandang dalam mengelola organisasi. Ia menekankan bahwa PCIM Malaysia kini berada pada fase baru yang menuntut visi lebih besar.
“Sudah saatnya kita tidak hanya mengelola keinginan, tetapi membangun legasi; tidak hanya menjalankan program, tetapi menyiapkan peradaban,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa raker ini harus melahirkan program-program yang konkret dan membumi. Menurutnya, hal tersebut hanya bisa terwujud melalui kerja kolektif, kedisiplinan berjemaah, serta keberanian keluar dari zona nyaman.
Kepada Tagar.co, Fauzi Fatkhur menjelaskan dengan mengangkat tema “Mengukuhkan Sinergi Internal, Memperluas Kemanfaatan di Era Baru PCIM Malaysia”, raker ini dirancang tidak sekadar sebagai forum formal, tetapi sebagai ruang bersama untuk menyatukan arah, memperkuat kolaborasi, dan memperluas peran organisasi di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi titik awal konsolidasi sekaligus perumusan langkah strategis organisasi untuk dua tahun mendatang,” ujarnya.

Program Kerja PCIM Malaysia: Membangun Masa Depan Bersama
Dalam raker ini Fauzi Fatkhur menyampaikan visi besar “Membangun Masa Depan Bersama” yang diterjemahkan ke dalam dua pilar utama: Penguatan Internal dan Kaderisasi serta Jangkauan Eksternal dan Pertumbuhan Strategis.
1. Penguatan Internal dan Kaderisasi
Fokus diarahkan pada pengukuhan organisasi dari bawah sekaligus peningkatan kapasitas keilmuan kader.
Melalui program turun ke bawah (turba) ke Ranting, PCIM Malaysia akan melaksanakan konsolidasi organisasi dan pembinaan kader secara berkala di seluruh Pimpinan Ranting (PRIM).
Langkah ini bertujuan memastikan struktur organisasi semakin kokoh serta setiap kader memiliki pemahaman yang mendalam terhadap visi dan misi Muhammadiyah.
Selain itu, pengajian rutin pimpinan akan diselenggarakan setiap bulan. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan wawasan ideologi dan keislaman di kalangan pimpinan PCIM dan PRIM, sekaligus menjaga kestabilan rohani dan intelektual dalam kepemimpinan organisasi.
2. Jangkauan Eksternal & Pertumbuhan Strategis
Pada aspek eksternal, PCIM Malaysia menitikberatkan pada pengembangan sayap organisasi, penguatan kerja sama, serta pembangunan institusi.
Salah satu program unggulan adalah proyek strategis pendirian sekolah, yaitu merintis dan membentuk lembaga pendidikan formal pertama Muhammadiyah di Malaysia. Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam menghadirkan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kemajuan ilmu pengetahuan.
Di tingkat regional, PCIM Malaysia akan mengintensifkan kunjungan lintas negara melalui studi banding dan kolaborasi tahunan dengan cabang di negara jiran seperti Singapura, Pulau Pinang, dan Thailand. Program ini bertujuan memperluas jaringan persaudaraan sekaligus berbagi pengalaman antar cabang luar negeri.
Selain itu, dialog lintas tokoh akan digelar secara berkala dengan melibatkan tokoh agama, intelektual, dan institusi Islam di Malaysia. Upaya ini diarahkan untuk membangun citra positif organisasi sekaligus memperluas kerja sama dakwah.
Komitmen sosial juga menjadi bagian penting melalui program dakwah dan bakti sosial bagi masyarakat Orang Asli. Program ini akan dijalankan secara berkelanjutan bersama mitra NGO lokal, dengan tujuan memberikan manfaat nyata tidak hanya kepada warga Indonesia, tetapi juga masyarakat setempat.
Rapat kerja ini menjadi penanda awal langkah baru PCIM Malaysia dalam memperkuat peran sebagai organisasi diaspora yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga aktif, adaptif, dan memberikan kontribusi luas bagi masyarakat lintas negara.
Jurnalis Mundzirin Mukhtar Penyunting Mohammad Nurfatoni












