Feature

Muhammadiyah Berkomitmen Perkuat Tata Kelola Tanah Wakaf

24
×

Muhammadiyah Berkomitmen Perkuat Tata Kelola Tanah Wakaf

Sebarkan artikel ini
Amirsyah Tambunan (kanan)

Muhammadiyah berkomitmen memperkuat tata kelola tanah wakaf. Gandeng Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) untuk poduktivitas aset.

Tagar.co – Di tengah semarak perayaan milad ke-112, Muhammadiyah Wilayah Jawa Barat menunjukkan komitmen kuat dalam mengoptimalkan pengelolaan aset wakaf.

Bertempat di Aula Kantor PWM Jawa Barat, Senin (23/12/24), Prof. Dr. Ahmad Dahlan, Ketua PWM Jawa Barat, menyampaikan tekadnya untuk memproduktifkan tanah wakaf.

Langkah konkret diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan Lembaga Keuangan Syariah (LKS), sebagai tindak lanjut dari MoU dengan PP Muhammadiyah.

Baca juga Hijaukan Bumi, Sejahterakan Umat: Gerakan Green Wakaf Muhammadiyah

Kerja sama ini difokuskan pada penguatan tata kelola dan pembiayaan wakaf, khususnya dengan Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU).

Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) PP Muhammadiyah, Amirsyah Tambunan, mengapresiasi langkah PWM Jawa Barat.

Ia menyoroti kondisi aset wakaf di Indonesia yang beragam, mulai dari yang sudah produktif menopang amal usaha Muhammadiyah (AUM) seperti sekolah, rumah sakit, dan masjid, hingga yang masih memerlukan sertifikasi dan pembiayaan.

Dukungan pemerintah dalam penyelesaian sertifikasi wakaf ditegaskan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid.

Dalam kunjungannya ke PP Muhammadiyah Yogyakarta (18/12/24), Nusron menyampaikan apresiasinya atas administrasi dan pengelolaan aset wakaf Muhammadiyah yang terstruktur.

Muhammad Ramdan Widi Irfan, Ketua MPW PWM Jawa Barat, menjelaskan urgensi kerjasama dengan LKSPWU dalam mendukung pembiayaan aset wakaf. “Kita perlu memperkuat sinergi untuk memproduktifkan tanah wakaf di Jawa Barat,” ujarnya.

Dialog bersama perwakilan LKSPWU dari BTN Syariah, Panin-Dubai Syariah, CIMB Niaga Syariah, Nano Bank Syariah, dan BSI, menghadirkan berbagai program inovatif dalam pengelolaan wakaf produktif.

Ramdan menyoroti potensi program-program unggulan seperti Green Wakaf, pengembangan pusat pangan, dan mobilisasi wakaf uang. “Kerjasama dengan industri keuangan syariah merupakan langkah efektif untuk menjaga aset wakaf secara akuntabel dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Muhammadiyah Jawa Barat berupaya mengoptimalkan potensi wakaf untuk kemaslahatan umat dan kemajuan perserikatan. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni