Feature

Inovasi Digital Antar SD Muhammadiyah 1 Malang Raih Anugerah Pendidikan

47
×

Inovasi Digital Antar SD Muhammadiyah 1 Malang Raih Anugerah Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Kepala SD Muhammadiyah 1 Kota Malang, Rizka Silvia, S.PdI, M.Pd., bersama Wali Kota Malang Dr. Wahyu Hidayat, M.M., dalam Anugerah Pendidikan Radar Malang 2025.

Transformasi layanan pendidikan berbasis teknologi mengantarkan SD Muhammadiyah 1 Kota Malang meraih Anugerah Inovasi Digital Sekolah dalam ajang Anugerah Pendidikan Radar Malang 2025, menegaskan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang transparan, adaptif, dan berorientasi mutu.

Tagar.co — Menutup tahun 2025 dengan prestasi gemilang, SD Muhammadiyah 1 Kota Malang kembali membuktikan diri sebagai sekolah dasar yang konsisten berinovasi. Sekolah ini meraih Anugerah Inovasi Digital Sekolah dalam ajang Anugerah Pendidikan Radar Malang 2025, Selasa (30/12/2025).

Penghargaan tersebut diberikan kepada sekolah yang dinilai berhasil mengembangkan dan mengelola sistem informasi pendidikan berbasis digital secara informatif, inovatif, dan berkelanjutan. Aspek penilaian meliputi keterbukaan data, konsistensi pembaruan informasi, kemudahan akses layanan publik, serta pemanfaatan platform digital dalam memperkuat transparansi komunikasi dengan masyarakat.

Baca juga: “Singo Kawi” SD Muhammadiyah 1 Kota Malang Juara Futsal MRKC 2025

Anugerah tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Malang, Dr. Wahyu Hidayat, M.M., dalam acara yang berlangsung khidmat. Pengakuan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen SD Muhammadiyah 1 Malang dalam mengimplementasikan transformasi digital sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan pendidikan.

Baca Juga:  Mimpi yang Dikubur, Takdir yang Menumbuhkan

Pada kesempatan yang sama, Abdulloh Hamid, S.Kom, tenaga pendidik SD Muhammadiyah 1 Malang, turut menerima Anugerah Prestasi Bidang Teknologi dan Informasi. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusinya dalam merancang serta mengembangkan sistem digital sekolah yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada tata kelola pendidikan.

Berbagai inovasi digital telah diterapkan di sekolah tersebut, mulai dari sistem presensi digital, e-kantin, hingga pengelolaan website sekolah yang informatif dan transparan. Bahkan, website SD Muhammadiyah 1 Malang berhasil meraih peringkat terbaik kedua tingkat Provinsi Jawa Timur, dengan keunggulan pada aspek pembaruan data, keterbukaan laporan BOS, serta publikasi rapor mutu sekolah.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Malang, Rizka Silvia, S.PdI, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh warga sekolah. Digitalisasi bagi kami bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi ikhtiar menghadirkan layanan pendidikan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada mutu,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., Wakil Ketua PDM Kota Malang. Ia menilai capaian tersebut sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa transformasi digital pendidikan dapat dimulai dari jenjang dasar, asalkan dikelola dengan visi mutu, kepemimpinan yang progresif, serta komitmen seluruh warga sekolah,” tuturnya.

Baca Juga:  25 Tahun Menjaga Cahaya di Ruang Kelas

Menurut Prof. Triyo, inovasi digital tidak hanya soal penggunaan perangkat teknologi, tetapi bagaimana teknologi diintegrasikan secara pedagogis untuk memperkuat pembelajaran, membangun literasi digital sejak dini, serta menumbuhkan budaya kreatif dan adaptif di lingkungan sekolah.
“SD Muhammadiyah 1 telah memberi contoh praktik baik bahwa teknologi digital menjadi instrumen peningkatan kualitas pembelajaran, bukan sekadar simbol modernisasi,” tambahnya.

Ia berharap capaian tersebut mampu menginspirasi sekolah-sekolah lain dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi yang tetap berakar pada nilai, karakter, dan kebutuhan peserta didik.

Dengan raihan ini, SD Muhammadiyah 1 Malang semakin meneguhkan perannya sebagai sekolah unggul yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus konsisten menghadirkan pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan, transparan, dan berkarakter. (#)

Jurnalis Angga Adi Prasetya Penyunting Mohammad Nurfatoni