
Libatkan ribuan peserta, Jambore Daerah HW Kediri gabungkan tiga agenda besar. Agenda ini memperkuat karakter, kemandirian, serta semangat kepanduan generasi muda secara kolaboratif.
Tagar.co — Ribuan peserta dari berbagai qobilah memadati Lapangan Gayam, Gurah, dalam pembukaan Jambore Daerah (Jamda) VI Hizbul Wathan Kabupaten Kediri yang menggabungkan tiga agenda besar sekaligus. Kegiatan ini berlangsung pada 30 April hingga 2 Mei 2026. Dalam rangkaian Jamda VI, ada Ceria Pandu Athfal (CPA) V pada 1 Mei serta Ceria Pandu Tunas Athfal (CPTA) I pada 2 Mei 2026.
Panitia memulai upacara pembukaan tepat pukul 13.00 WIB. Hujan sempat turun di tengah kegiatan, namun para peserta tetap mengikuti prosesi dengan khidmat dan penuh semangat.
Ketua Panitia Jambore Daerah VI, Allak Khoirul Huda, menyampaikan jumlah peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. “Sebanyak 426 anggota pengenal dari sebelas qobilah mengikuti Jamda VI. Untuk CPA V, panitia mencatat 313 athfal, sedangkan CPTA I diikuti 722 tunas athfal,” jelasnya.
Jumlah tersebut menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta kepanduan Hizbul Wathan di wilayah Kediri Raya.
Baca Juga: Kwarwil HW Jatim Konsolidasi di Tulungagung, Perkuat Pelatih dan Jaringan

Apresiasi Inovasi Tiga Agenda Sekaligus
Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, Fathurrahim Syuhadi, hadir langsung dan memimpin upacara sebagai pembina. Ia mengapresiasi langkah Kwartir Daerah HW Kabupaten Kediri yang mampu menggabungkan tiga kegiatan besar dalam satu rangkaian.
“Ini kegiatan luar biasa. Tidak hanya aktif, tetapi juga inovatif karena mampu menyatukan tiga agenda sekaligus dalam satu momentum,” ujarnya.
Ia juga menilai hujan yang turun saat pembukaan sebagai tanda keberkahan. “Perkemahan ini menjadi sejarah sekaligus indikator bahwa kegiatan kita diridai dan dirahmati Allah. Hujan yang turun hari ini adalah rezeki,” tambahnya.
Panitia melanjutkan kegiatan dengan penyematan tanda peserta oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kediri bersama Ketua Kwarwil HW Jawa Timur kepada dua perwakilan peserta.
Peserta kemudian menutup upacara pembukaan dengan tepuk HW yang berlangsung meriah. Momen ini menandai mulainya rangkaian kegiatan perkemahan yang sarat nilai kebersamaan, kemandirian, dan semangat kepanduan. Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda Hizbul Wathan yang tangguh dan berkemajuan. (#)
Jurnalis Aminulloh Fatkhur Roziqi Penyunting Sayyidah Nuriyah












