Sejarah

Hari Ibu Versi Amerika Beda Sejarahnya

32
×

Hari Ibu Versi Amerika Beda Sejarahnya

Sebarkan artikel ini
Hari Ibu versi Amerika awalnya peristiwa individu yang kemudian memasyarakat. Orang pertama yang memperingatinya adalah Anna Maria Jarvis di hari Ahad, 12 Mei 1907
Pasar bunga di Los Angeles ramai ketika Mother’s Day. (xh)

Hari Ibu di negara Barat beda sejarah dan tanggalnya. Perayaannya pun bergeser komersial setelah dimanfaatkan para pebisnis.

Tagar.co – Hari Ibu versi Amerika Serikat namanya Mother’s Day. Sejarahnya berbeda dengan di Indonesia.

Hari Ibu versi Amerika awalnya peristiwa individu yang kemudian memasyarakat. Orang pertama yang memperingatinya adalah Anna Maria Jarvis di hari Ahad, 12 Mei 1907 di Grafton West Virginia. Dia mengenang kematian ibunya pada 10 Mei 1907.

Setahun kemudian, dia mengusulkan kepada pendeta Gereja Methodis di Grafton untuk mengadakan peringatan bagi semua ibu-ibu yang telah meninggal. Peringatan itu wujud kecintaan para ibu.

Gereja Methodis Grafton setuju usul itu. Lantas mengadakan peringatan yang dinamakan Mother’s Day. Peringatan ini lalu viral disukai masyarakat kemudian menjadi acara nasional yang ditetapkan oleh Kongres AS pada 8 Mei 1914.

Baca: Hari Ibu, Bukan Sekadar Perayaan dengan Bunga Plastik

Di Amerika semakin populer, acara Mother’s Day  menjalar ke negara-negara Eropa. Tapi terjadi pergeseran makna. Mother’s Day di Amerika Serikat awalnya untuk mengenang ibu-ibu yang sudah wafat, di Eropa peringatan itu untuk menghargai ibu-ibu yang masih hidup juga.

Ketika semakin populer lantas terjadi pergeseran lagi ketika masuk intervensi bisnis. Tidak lagi menjadi peringatan tapi perayaan yang komersial. Acara ini dimanfaatkan pebisnis untuk menjual produk.

Awalnya hadiah bunga, kemudian hadiah yang lebih bernilai dan mahal. Ada kado untuk para ibu. Perayaan Hari Ibu versi Amerika menjadi mahal.

Menurut survei, rata-rata pengeluaran setiap orang untuk memberi hadiah kepada ibunya mencapai 172 dolar AS. Keuntungan para pedagang ini tertinggi kedua setelah perayaan Natal.

Di Jerman namanya Muttertag (Hari Ibu) diwarnai dengan pemberian bunga untuk para ibu. Keuntungan para penjual bunga pada Muttertag menjadi keuntungan tertinggi dalam setahun.

Perayaan Mother’s Day awalnya 12 Mei. Di beberapa negara berbeda. Ada yang pada hari Ahad kedua tiap bulan Mei. Jadi tidak mesti tanggal 12. Seperti negara Kanada, Jerman, Italia, Belanda, Australia, India, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hong Kong.

Di negara lainnya ada yang tiap tanggal 8 Maret.  Seperti Azerbaijan, Afganistan, Kazakhtan, Rusia, Albania, Bosnia, Moldova, Serbia, Bulgaria dan negara Eropa Timur lainnya.

Di Inggris beda lagi, Hari Ibu dirayakan pada Ahad keempat masa pra Paskah. Sama juga dengan Irlandia dan Nigeria.

Di Timur Tengah ada yang 21 Maret seperti Mesir, Bahrain, Yaman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Kuwait, dan lainnya.

Di Jepang, Hari Ibu mula-mula perayaan hari ulang tahun Permaisuri Kōjun, ibu Kaisar Akihito pada tanggal 6 Maret. Ini dirayakan pada tahun 1931 bertepatan dengan berdirinya Serikat Wanita Kekaisaran.

Tahun 1937, pertemuan pertama Doa untuk Ibu digelar pada 8 Mei. Kemudian tahun 1949 masyarakat Jepang menetapkan hari Ahad kedua bulan Mei sebagai tanggal resmi Hari Ibu mengikuti Eropa. (#)

Penyunting Sugeng Purwanto