
Belajar tak selalu di gedung mewah. Guru TK dari Jawa Timur dan Kalimantan Selatan justru menimba ilmu dari sekolah sederhana di bawah jembatan: PAUD Aisyiyah Nur Aini Yogyakarta.
Tagar.co – Suasana pagi di aula PAUD Aisyiyah Nur’ini, Ngampilan, Yogyakarta, Senin (5/5/2025), terasa istimewa. Lantunan doa dan semangat kebersamaan membuka acara penerimaan peserta magang guru dari dua daerah berbeda: TK Aisyiyah 36 PPI Jawa Timur dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal Golf Kalimantan Selatan.
Meski berlangsung sederhana, acara ini mengusung semangat besar. Sebagai sekolah rujukan, PAUD Aisyiyah Nur’aini tidak hanya menjadi tempat berbagi praktik baik, tetapi juga ruang pertemuan lintas daerah dan pengalaman. Kegiatan ini digelar secara hybrid: sebagian peserta hadir langsung di aula, sebagian lainnya bergabung lewat Zoom.
Baca juga: Resmi Jadi Sekolah Rujukan Jatim, TK Aisyiyah 36 PPI Gresik Magang ke Yogyakarta
Kegiatan magang ini juga menjadi ajang silaturahmi nasional. Hadir secara daring, Dra. Fitniwilis, M.Pd., Ketua Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (Pauddasmen) Pimpinan Pusat Aisyiyah, yang secara resmi membuka program magang tersebut. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi kepada PAUD Aisyiyah Nur’aini yang telah bersedia menjadi tempat berbagi praktik pembelajaran.
“Selamat datang kepada rombongan magang dari TK Aisyiyah 36 PPI dan TK Aisyiyah Golf Kalimantan. Terima kasih sudah hadir dalam program sekolah rujukan ini. Walau secara fisik sekolah ini sederhana, bahkan sangat sederhana, tapi substansi pembelajaran dan kualitas SDM-nya sangat diakui, tidak hanya oleh Aisyiyah, tetapi juga pemerintah dan masyarakat,” ujar Fitniwilis.

Ia menegaskan pentingnya program magang sebagai sarana peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di seluruh Indonesia. “Semoga program ini memperkaya wawasan para guru dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan di TK Aisyiyah di masing-masing daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua IGABA Wilayah Jawa Timur, Eulis Suadah, turut hadir secara langsung, bersama jajaran pengurus Aisyiyah Ranting Ngampilan, Yogyakarta. Mereka memberikan dukungan penuh terhadap program lintas daerah ini.
Pimpinan PAUD Aisyiyah Nur’aini, Kis Rahayu, menyambut hangat para peserta magang. Dengan nada akrab dan penuh kejujuran, ia memperkenalkan kondisi sekolah yang memang sangat bersahaja.
“PAUD kami ini sangat sederhana, apa adanya—dan adanya apa? Bahkan sekolah ini berada di bawah jembatan. Tapi insyaallah ada banyak hal yang bisa dilihat, didiskusikan, dan jadi bahan pembelajaran bersama selama lima hari ke depan,” ungkapnya disambut tawa akrab para peserta.
Selama masa magang, para guru akan menggali praktik baik dari sisi kurikulum, metode pembelajaran, serta pendekatan partisipatif yang diterapkan di PAUD Aisyiyah Nur’aini. Program ini diharapkan menjadi inspirasi dan pemantik inovasi di lembaga masing-masing.
Setelah magang selesai, para peserta diharapkan bisa membawa pulang semangat baru dan merancang program yang lebih kontekstual di sekolah masing-masing, sesuai karakter daerah dan kebutuhan peserta didik.
Dari ruang belajar yang sederhana, PAUD Aisyiyah Nur’aini terus menginspirasi langkah besar pendidikan anak usia dini di Indonesia. (#)
Jurnalis Kurniawati Penyunting Mohammad Nurfatoni












