Feature

Kostum Kreatif Meriahkan Gebyar Merah Putih TK Aisyiyah 36 PPI Gresik

36
×

Kostum Kreatif Meriahkan Gebyar Merah Putih TK Aisyiyah 36 PPI Gresik

Sebarkan artikel ini
Peringatan HUT Ke-80 RI di TK Aisyiyah 36 PPI Gresik diwarnai pawai kostum kreatif dan panggung meriah. Sinergi anak dan orang tua menciptakan momen yang tak terlupakan.
Kepala TK Aisyiyah 36 PPI Iffah Nihayati memberikan sambutan sekaligus melepas peserta pawaii (Tagar.CO/Kurnia)

Peringatan HUT Ke-80 RI di TK Aisyiyah 36 PPI Gresik diwarnai pawai kostum kreatif dan panggung meriah. Sinergi anak dan orang tua menciptakan momen yang tak terlupakan.

Tagar.co — Nuansa kemerdekaan RI ke-80 terasa kental di halaman TK Aisyiyah 36 PPI Gresik, Jumat (15/8/2025). Sejak pagi, 87 siswa bersama wali murid memadati area sekolah. Merah-putih mendominasi: dari kain pita di kepala, sayap garuda dari karton, gaun daur ulang yang anggun, sampai “tumpeng” mini yang menjulang di atas kepala.

Kreativitas orang tua bertemu semangat anak-anak—hasilnya, pawai yang meriah dan penuh kejutan.

Baca juga: Serunya Anak TK Aisyiyah 36 PPI Berburu Harta Karun di Halaman Sekolah

Ustazah Rehayuni, S.Ag., penanggung jawab kegiatan, membuka acara pukul 07.00 WIB. “Terima kasih kepada orang tua yang telah mendukung pawai kemerdekaan dan Gebyar Panggung Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-80. Sungguh luar biasa kreativitas Ayah-Bunda mengekspresikan cinta Tanah Air melalui kostum,” ujarnya.

Sebelum diberangkatkan, anak-anak menyanyikan “Indonesia Raya” untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme sejak dini. Rute pawai dimulai dari halaman TK menuju Jalan Raya GKB, Jalan Kalimantan, Jalan Amuntai, dan Jalan Sawit, lalu kembali ke sekolah. Di tengah rute, rombongan beristirahat di area Super Indo dan disambut adik-adik Kelompok Bermain Tunas Aisyiyah dengan pawai sepeda hias.

Peringatan HUT Ke-80 RI di TK Aisyiyah 36 PPI Gresik diwarnai pawai kostum kreatif dan panggung meriah. Sinergi anak dan orang tua menciptakan momen yang tak terlupakan.
Kostum unik peserta pawai TK Aisyiyah 36 PPI. (Tagar.co/Anik Nur Asiyah)

Kepala TK Aisyiyah 36 PPI, Iffah Nihayati, S.Psi., tampil dengan kostum daur ulang kantong plastik. Ia menekankan bahwa acara ini bukan sekadar peringatan HUT RI, melainkan ajang sinergi sekolah–orang tua.

“Kreasi kostum unik para siswa adalah hasil kreativitas orang tua. Inilah yang kami harapkan: anak-anak belajar mencintai negeri dengan cara yang menyenangkan. Bukan hanya lomba, tetapi ruang untuk tumbuhnya kreativitas dan inovasi,” jelasnya.

Di antara keriuhan, Nafira Hersi Agustina, siswa kelas B2 Awan Biru, berbagi cerita tentang aksesori yang ia pakai. “Ini topi tumpeng, Us… tapi enggak bisa dimakan, loh,” katanya sambil tertawa renyah. “Dibuatkan Mama. Hebat, kan!”

Panggung Kreativitas Merah Putih

Usai pawai, giliran Gebyar Panggung Merah Putih mengambil alih perhatian. Dipandu duet ceria Ustazah Nur Latifah dan Ustazah Zulianah, tiap kelas membawakan dua penampilan terbaiknya—total 10 suguhan.

Sesi pertama dibuka Kelompok B3 Bulan Sabit dengan lagu “Garuda Pancasila” beriring instrumen, disusul gerak lagu “Hari Merdeka” dari B2 Awan Biru. Kelompok A2 Matahari Pagi menari “Aku Anak Indonesia”, A1 melantunkan “Garuda Pancasila” yang menyentuh, lalu B1 Pelangi Ceria menutup sesi dengan gerak lagu “Maju Tak Gentar” sambil membawa pedang simbol perjuangan.

Foto bersama setelah selesai acara (Tagar.co/Anik Nur Asiyah)

Sesi kedua tak kalah semarak. A2 menyanyi “Hari Merdeka” diiringi gitar oleh Ustazah Anik Nur Asiyah. Enam “srikandi” B1 menari “Kebyar-Kebyar”. B2 tampil beda dengan peragaan busana: anak-anak berbalut merah-putih berlenggak-lenggok penuh percaya diri. B3 menyajikan tari “Wonderland” yang memaknai Bhinneka Tunggal Ika. Sebagai penutup, A1 menghadirkan gerak lagu “Halo-Halo Bandung”—pesan tentang semangat yang tak padam untuk Indonesia.

Dukungan orang tua terasa nyata. Bagus Fitriadi, wali murid Mohammad Alfian (B2), bahkan izin dari pekerjaan untuk mendampingi putra tercinta. “Acaranya seru, ramai—meski panas,” ujarnya sembari tersenyum bangga. “Alhamdulillah, anak-anak sudah berani tampil. Ke depan, semoga mereka makin didorong untuk berani maju di depan agar tumbuh rasa percaya diri.”

Perayaan ditutup dengan foto bersama dan rekaman video ucapan selamat HUT ke-80 RI. Bagi keluarga besar TK Aisyiyah 36 PPI Gresik, pawai dan panggung ini bukan hanya pesta kostum, melainkan panggung kecil untuk menanamkan cinta Tanah Air, kreativitas, dan keberanian sejak dini.

Jurnalis Kurniawati Penyunting Mohammad Nurfatoni