
Ketua PCNA Dukun, Intan Dina Fitri, M.Pd., mengapresiasi semangat para peserta saat menyemarakkan HUT ke-80 RI dengan lomba Agustusan bertema “Perempuan Hebat, Indonesia Kuat.”
Tagar.co — Di bawah terik matahari, Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Dukun merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia dengan penuh semangat. Lomba Agustusan bertema “Semangat Kemerdekaan: Perempuan Hebat, Indonesia Kuat” berlangsung pada Jumat, 29 Agustus 2025 di lantai 2 Gedung Dakwah Muhammadiyah Dukun. Acara ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari para peserta.
Ketua PCNA Dukun, Intan Dina Fitri, M.Pd., terlihat gembira melihat semangat para peserta yang memadati ruangan. Saat mengabsen satu per satu ranting, Intan, sapaan akrabnya, memberikan apresiasi atas partisipasi mereka dalam lomba cipta senam kreasi.
Rangkaian acara berlanjut dengan senam bersama. Instruktur sekaligus juri dari Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Gresik, Gresia Divi Hutami, S.Pd memimpin senam tersebut. Antusiasme peserta berhasil menghidupkan suasana menjadi berapi-api, memicu semangat untuk terus bergerak.
Salah satu peserta dari Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA) Padangbandung, Dini Atika Wati, mengungkapkan perasaannya. “Gerakannya benar-benar menguras tenaga. Mungkin karena belum terbiasa senam, jadi agak ngos-ngosan dan panas. Suara juga tiba-tiba habis karena teriak. Terlepas dari itu semua, wes pokoke seru pol. Semoga ini menjadi awal yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Setelah senam bersama, mereka mulai mengikuti lomba senam. Tujuh ranting secara bergantian menampilkan kreasi senam terbaik mereka. Suasana kembali riuh dengan sorak-sorai pendukung yang memberikan semangat kepada para peserta. Senyum merekah terpancar di wajah mereka, menunjukkan tidak ada sedikit pun rasa lelah atau murung.
Baca Juga: Akhirnya PCNA Dukun Bentuk Tim Pashmina
Pesan Inspiratif Lomba Video Kreatif
Hari itu juga, ada pengumuman sang juara. Penghargaan bermula dari pengumuman juara lomba video kreatif. Sayyidah Nuriyah, S.Psi., Ketua Departemen Pusintek PDNA Gresik, mengumumkan pemenang melalui pesan video. Setelah melalui penjurian selama sepekan, PRNA Mojopetung dinobatkan sebagai juara pertama, PRNA Padangbandung di posisi kedua, dan PRNA Sembunganyar di posisi ketiga.
Sayyidah tidak hanya mengumumkan pemenang, tetapi juga memberikan evaluasi mendetail terhadap setiap video. Ia memaparkan kekurangan dan kelebihan setiap karya yang terkirim. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangganya. “Saya sangat bangga kepada Yunda-Yunda sekalian. Alhamdulillah ada sembilan ranting yang mengumpulkan video kreatifnya,” paparnya.
“Video-video yang Yunda kirimkan tidak hanya sekadar tontonan, tetapi sungguh-sungguh memuat pesan-pesan motivasi yang sangat menggugah dan menebarkan pesan positif terkait semangat kemerdekaan,” ujar perempuan yang berdomisili di Kebomas, Gresik, itu.
Ia juga bersyukur, PCNA Dukun benar-benar mengapresiasi seluruh ranting yang mengirimkan karya. “Yunda Intan kemarin meminta saya menilai dan mengevaluasi seluruh karya Yunda. Jadi tidak hanya juara 1, 2, dan 3 yang mendapat hadiah, tapi seluruh peserta. Insyaallah langkah positif ini bisa menjadi ladang amal jariyah bagi kita semua dalam menebarkan dakwah digital di media sosial,” tambahnya.

Meningkatkan Gerakan Progresif untuk Negeri
Setelah pengumuman juara lomba video kreatif, giliran Gresia Divi Hutami, S.Pd., Anggota Departemen Pusintek PDNA Gresik, melanjutkan dengan pengumuman juara lomba cipta senam kreasi. Sebelumnya, Gresia pun memberikan evaluasi kepada tujuh ranting yang menjadi peserta.
Perempuan yang berdomisili di Benjeng, Gresik, itu menilai dari postur tubuh yang sesuai, gerakan kaki, kesesuaian musik dan gerakan, serta kreativitas masing-masing ranting. Lomba yang menguras ide dan kreativitas ini dimenangkan oleh PRNA Mentaras di urutan pertama, PRNA Mojopetung di posisi kedua, dan PRNA Sambogunung di posisi ketiga.
Alhasil, Intan berharap, lomba video kreatif dan cipta senam kreasi ini menjadi langkah awal bagi PCNA Dukun untuk semakin bergerak progresif. (#)
Jurnalis Nur Halisa Penyunting Sayyidah Nuriyah












