Feature

Resmi Jadi Sekolah Rujukan Jatim, TK Aisyiyah 36 PPI Gresik Magang ke Yogyakarta

61
×

Resmi Jadi Sekolah Rujukan Jatim, TK Aisyiyah 36 PPI Gresik Magang ke Yogyakarta

Sebarkan artikel ini
Ditunjuk sebagai Sekolah Rujukan Provinsi Jawa Timur, TK Aisyiyah 36 PPI Gresik mengirim guru dan karyawan untuk magang di PAUD Nur’aini Yogyakarta demi meningkatkan mutu pendidikan.
Guru dan karyawan TK Aisyiyah 36 PPI Gresik berfoto bersama dengan Ketua Majelis PAUD Dasmen, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik dan komite sekolah di halaman sekolah, Gresik, Jawa Timur, Ahad, 4 Mei 2025 (Rehayuni for Tagar.co)

Ditunjuk sebagai Sekolah Rujukan Provinsi Jawa Timur, TK Aisyiyah 36 PPI Gresik mengirim guru dan karyawan untuk magang di PAUD Nur’aini Yogyakarta demi meningkatkan mutu pendidikan.

Tagar.co — Pukul satu siang, Ahad (4/5/2025), bus yang membawa rombongan guru dan karyawan TK Aisyiyah alias Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 36 PPI Gresik perlahan meninggalkan halaman sekolah. Suasana ceria mewarnai perjalanan mereka menuju Yogyakarta. Sepanjang perjalanan dipenuhi nyanyian bergantian. Mereka tak sekadar bepergian—tapi membawa sebuah amanat besar.

TK Aisyiyah 36 PPI Gresik baru saja meraih predikat membanggakan: Sekolah Rujukan Tingkat Provinsi Jawa Timur. Penghargaan ini bukan hanya pengakuan atas kerja keras bertahun-tahun, tetapi juga awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

Baca juga: TK Aisyiyah 36 PPI Tanamkan Tiga Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Lewat Kegiatan Tengah Semester

Sebagai tindak lanjut, Pimpinan Pusat Aisyiyah (PPA) menugaskan seluruh guru dan karyawan untuk mengikuti program magang di PAUD Aisyiyah Nur’aini Yogyakarta, pada 5 hingga 9 Mei 2025.

Perjalanan Penuh Perjuangan

Baca Juga:  Analogi Pilot di Mimbar Tarawih: Taat Puasa tanpa Banyak Tanya

Kepala TK Aisyiyah 36 PPI, Rehayuni, S.Ag., yang akrab disapa Reha, memimpin rombongan bersama Ketua Majelis PAUD Dasmen Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik, tiga perwakilan dari Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Manyar, serta 13 guru dan karyawan. Keberangkatan mereka dilepas langsung oleh Ketua PDA Gresik, Innik Hikmatin, M.Pd.I., dan perwakilan komite sekolah.

Menurut Reha, gelar sekolah rujukan ini diraih melalui proses yang panjang dan tak selalu mudah.
“Bermula dari amanah PDA untuk mengikuti seleksi sekolah percontohan Kabupaten Gresik lewat lomba video profil lembaga bersama TK Aisyiyah 09 Sedayu,” kenangnya.

Video profil tersebut dikirimkan ke Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur. Setelah melalui seleksi awal, tim dari PWA Jatim berkunjung langsung ke sekolah untuk menilai kondisi riil.

“Setiap proses pasti ada tantangan, terutama soal kelengkapan sarana dan prasarana,” ujar Reha. “Alhamdulillah, berkat sinergi semua pihak di TK Aisyiyah 36, kendala-kendala itu bisa kami atasi.”

Rehayuni, S. Ag, kepala Taman Kanak-kanak Aisyiyah 36 PPI Gresik (Tagar.co/Nadhirotul Mawaddah)

Magang untuk Meningkatkan Layanan

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga membuka pintu belajar lebih luas. Magang di PAUD Aisyiyah Nur’aini Yogyakarta diharapkan bisa memperkaya wawasan dan praktik pendidikan para guru.

Baca Juga:  Rintik Hujan Mengiringi Tarawih Perdana di Baitul Hasanah Ambarawa

“Setelah mendapat amanat sebagai sekolah rujukan, tentu tanggung jawab kami semakin besar,” kata Reha. Ia menegaskan bahwa kualitas layanan pendidikan harus terus ditingkatkan, sejalan dengan kepercayaan yang telah diberikan.

Suasana kebersamaan yang terasa sepanjang perjalanan ke Yogyakarta mencerminkan semangat baru yang mereka bawa. Jika biasanya guru-guru memilih diam atau tidur selama di bus, kali ini mereka lebih memilih bernyanyi bersama. Sebuah simbol kecil dari antusiasme besar untuk belajar dan berbagi pengalaman.

“Insyaallah, sepulang dari magang ini, kami akan membawa pulang banyak inspirasi untuk kemajuan sekolah,” pungkas Reha. (#)

Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni