Feature

Spiritual Journey Mengenalkan Eksperiman Sains ke Anak SD

23
×

Spiritual Journey Mengenalkan Eksperiman Sains ke Anak SD

Sebarkan artikel ini
Spiritual Journey Smamio mengenalkan program eksperimen sains kepada murid SD yang dikemas dalam bentuk permainan. Program ini menarik minat para siswa.
Siswa MI Muhammadiyah Latukan Gresik melakukan eksperimen sains bersama siswa Smamio. (Tagar.co/Bagus Rifani)

Spiritual Journey Smamio mengenalkan program eksperimen sains kepada murid SD yang dikemas dalam bentuk permainan. Program ini menarik minat para siswa.

Tagar.co – Kegiatan pembelajaran yang berbeda hadir di MI Muhammadiyah Latukan, Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Rabu (22/4/2026).

Dalam rangkaian Spiritual Journey VIII oleh SMA Muhammadiyah 10 (Smamio) GKB Gresik digelar Science Project. Yakni program eksperimen sains yang dikemas dalam bentuk permainan. Program ini sangat menarik minat para siswa.

Program ini bertujuan mengenalkan dasar-dasar sains kepada anak-anak tingkat SD/MI dengan cara yang sederhana, namun menyenangkan. Melalui metode partisipatif, siswa tidak hanya menyaksikan, tetapi turut aktif mencoba setiap percobaan yang disiapkan.

Eksperimen dipandu oleh siswa Smamio. Ada tiga eksperimen yang disuguhkan. Meliputi balon mengembang, mobil balon, dan biji menari.

Percobaan balon mengembang, siswa diajak memahami proses terbentuknya gas dari suatu reaksi yang mampu membuat balon mengembang tanpa bantuan tiupan.

Eksperimen mobil balon memperlihatkan bagaimana dorongan udara dapat menggerakkan benda, sebagai pengantar konsep gaya dan gerak.

Baca Juga:  Warga Muhammadiyah Memiliki Tingkatan Kesadaran dalam Berkhidmat

Sementara percobaan biji menari memperlihatkan fenomena unik berupa gerakan naik turun biji-bijian akibat reaksi dalam larutan, yang memancing rasa ingin tahu peserta.

Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam tiga pos berbeda. Setiap pos menyajikan jenis eksperimen yang tidak sama. Siswa dibentuk dalam kelompok-kelompok kecil. Secara bergantian mengunjungi setiap pos. Sistem ini dirancang agar seluruh peserta mendapatkan pengalaman belajar yang merata sekaligus menjaga keterlibatan mereka sepanjang kegiatan.

Setelah seluruh pos dikunjungi, setiap kelompok diminta menentukan satu eksperimen favorit untuk dipraktikkan kembali. Proses ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih memahami sekaligus mempraktikkan secara langsung percobaan yang telah mereka pelajari.

Sebagai penutup, kegiatan dilengkapi dengan praktik pembuatan es krim sederhana yang menambah keseruan suasana.

Penanggung jawab kegiatan, Amirah Shafiyah, S.Pd, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk upaya menumbuhkan ketertarikan terhadap sains sejak usia dini.

Ia menilai pendekatan yang menyenangkan menjadi faktor penting agar siswa tidak merasa kesulitan dalam memahami sains.

“Kegiatan ini adalah upaya mengenalkan sains kepada anak-anak usia SD/MI dengan metode yang menyenangkan. Kami ingin mereka belajar sambil bermain, sehingga tumbuh rasa ingin tahu dan semangat belajar,” jelasnya.

Baca Juga:  Tim MFQ Smamio Melaju ke Babak Final Olympicad Makassar

Ketua Pelaksana Spiritual Journey Smamio 2026, Bagus Rifani, menambahkan, Science Project merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Desa Latukan. Program ini bukan kegiatan biasa, melainkan memiliki nilai pembelajaran sosial dan akademik.

“Science Project adalah salah satu program kami di Desa Latukan. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan simpati dan empati, serta melatih siswa agar mampu berinteraksi dalam kehidupan masyarakat melalui pengalaman akademik yang langsung dirasakan oleh anak-anak desa,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, keterlibatan siswa secara langsung di tengah masyarakat menjadi pengalaman penting dalam membentuk karakter yang peduli dan mampu menyesuaikan diri.

Secara keseluruhan, Science Project tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi juga menghadirkan suasana yang menyenangkan dalam rangkaian Spiritual Journey Smamio.

Interaksi aktif antara peserta dan fasilitator menciptakan pengalaman belajar yang hidup sekaligus memperkuat konsep pembelajaran berbasis pengalaman yang diterapkan oleh SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik. (#)

Jurnalis Bagus Rifani Penyunting Sugeng Purwanto