Feature

KLL Al-Far’u 8 Banjarmasin Berguru ke Lazismu Sidoarjo: Belajar dari Keberhasilan Menghimpun Rp5,7 Miliar

42
×

KLL Al-Far’u 8 Banjarmasin Berguru ke Lazismu Sidoarjo: Belajar dari Keberhasilan Menghimpun Rp5,7 Miliar

Sebarkan artikel ini
Rombongan KL Lazismu Al Far’u 8 Banjarmasin saat mengikuti presentasi pengelolaan program di Kantor PDM Sidoarjo, Sabtu (6/9/2025). (Tagar.co/Berliantin)

Rombongan Kantor Layanan Lazismu Al-Far’u 8 Banjarmasin berkunjung ke Lazismu Sidoarjo, belajar pengelolaan zakat dan infak, serta terinspirasi dari program yang berhasil menghimpun dana hingga Rp5,7 miliar.

Tagar.co – Kehangatan menyelimuti ruang rapat Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo pada Sabtu, 6 September 2025. Rombongan Kantor Layanan Lazismu (KLL) Al-Far’u 8 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, hadir untuk bersilaturahmi sekaligus belajar dari pengalaman Lazismu Sidoarjo.

Rombongan disambut langsung oleh Sekretaris Lazismu Sidoarjo, Achmad Solichul Amin. Suasana semakin cair ketika acara dilanjutkan dengan paparan pengelolaan program oleh Manajer Fundraising dan Kerja Sama Yekti Pitoyo.

Di ruang rapat modern yang tertata rapi, di mana para peserta duduk berhadapan di meja panjang, Yekti memaparkan implementasi enam pilar program utama.

Baca juga: Pin Giswa Muda, Tanda Lahirnya Generasi Filantropis Muhammadiyah

Menurutnya di bidang pendidikan, ada beasiswa mentari, bantuan pembangunan sekolah, dan program peduli guru.

Pilar ekonomi diwujudkan dengan pemberdayaan UMKM melalui bantuan alat dan modal usaha bagi keluarga yatim, marbot, penyandang disabilitas, dan entrepreneur muda.

Baca Juga:  Wabup Sidoarjo Sedih: Ribuan Perusahaan Berdiri, Warga Sekitar Belum Sejahtera

Bidang kesehatan mencakup bantuan biaya pengobatan serta pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita yang terindikasi stunting.

Di sektor lingkungan, Lazismu Sidoarjo menjalankan program seribu pohon di 50 sekolah. Untuk dakwah, ada dukungan pembangunan masjid dan kegiatan di organisasi otonom Muhammadiyah, mulai Pemuda Muhammadiyah, Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, IMM, hingga IPM.

“Sementara itu, pilar sosial kemanusiaan terwujud dalam program bedah rumah untuk keluarga duafa,” ujarnya.

Sekretaris Lazismu Sidoarjo, Achmad Solichul Amin (ketiga dari kiri), menyerahkan cinderamata kepada Muhammad Nazil, S.Pd.I., M.Pd., perwakilan KL Lazismu Al Far’u 8 Banjarmasin, dalam kunjungan silaturahmi di Kantor PDM Sidoarjo, Sabtu (6/9/2025). (Tagar.co/Berliantin)

Muhammad Nazil, S.Pd.I., M.Pd., perwakilan rombongan dari Banjarmasin, mengungkapkan bahwa KLL Al-Far’u 8 setiap tahun menghimpun sekitar Rp200 juta dari zakat dan infak.

Dana tersebut disalurkan kepada penerima manfaat di tiga masjid, satu musala, serta sekolah Muhammadiyah dari tingkat TK hingga SMP. Meski demikian, keterbatasan penghimpunan infak masih menjadi tantangan, sehingga inovasi program dan kerja sama menjadi sangat penting.

“Kami belajar banyak dari Lazismu Sidoarjo, yang sudah berhasil menghimpun dana sebesar Rp5,7 miliar hingga bulan Juli ini. Kami tidak hanya belajar soal pengelolaan zakat dan infak, tetapi juga melihat bagaimana Lazismu Sidoarjo berkiprah dalam kepedulian sosial yang nyata,” ujar Nazil, yang juga Sekretaris Pimpinan Cabang Mhammadiyah (PCM) 8 Banjarmasin.

Baca Juga:  Gebyar Ramadan Lazismu Sidoarjo Hadirkan Taman Lansia, Padukan Kajian dan Edukasi Kesehatan

Ia menambahkan, “Terima kasih atas sambutan hangat dan oleh-oleh yang Masya Allah luar biasa. Semoga Lazismu Sidoarjo selalu maju dan menjadi contoh bagi Lazismu lainnya.”

Pertemuan ini ditutup dengan saling bertukar cinderamata, menjadi simbol persahabatan dan komitmen kolaborasi antarwilayah. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni