
Dari vokal merdu hingga jurus Tapak Suci dan tarian tradisional, siswa-siswi SMP Muhammadiyah 7 Cerme tampil memukau dalam praacara Spemaju Art Fest dan Apresiasi Siswa Kelas IX.
Tagar.co – Suasana halaman SMP Muhammadiyah 7 Cerme (Spemaju), Gresik, berubah meriah pada Sabtu pagi (14/6/2025). Deretan siswa-siswi berbakat tampil memukau dalam praacara Spemaju Art Fest dan Apresiasi Siswa Kelas IX, membuktikan bahwa sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang ekspresi seni dan prestasi.
Acara dibuka dengan penampilan vokal dari tiga siswi berbakat: Ardelia Abidah Brilliant, Basmalah Nazaroh Warohmah, dan Mega Lestari. Mereka membawakan dua lagu, Mangu dan Andai Kan Kau Datang Kembali, dengan harmonisasi yang memikat. Ketiganya tergabung dalam grup vokal sekolah bernama Nada Suara Spemaju.
Baca juga: Meriah dan Mengharukan, Spemaju Art Fest Jadi Panggung Apresiasi Siswa Kelas IX
Tak kalah memukau, Siti Rasyada Syamsiatika dari kelas IXB menunjukkan kebolehannya dalam seni bela diri Tapak Suci. Dengan penuh percaya diri, ia memperagakan jurus-jurus silat sambil memainkan dua senjata khas, yakni golok dan toya. Aksi Rasya, begitu ia biasa disapa, membuat para penonton berdecak kagum.

“Rasya sudah beberapa kali memenangkan turnamen. Salah satunya juara dua di Universitas Muhammadiyah Surabaya National Silat Championship yang bekerja sama dengan Kemenpora tahun 2023,” ungkap sang ibunda, Zena Kartika Sari.
Menurut Zena, Rasya memang menyukai Tapak Suci sejak kecil. Kegiatan ekstrakurikuler ini menjadi wadah bagi putrinya untuk mengembangkan minat sekaligus meraih prestasi, bahkan hingga mendapatkan beasiswa.
Sebagai penutup praacara, empat siswi: Ajeng Sifa Safirah, Alfiana Rahmadhini Wulandari, Najah Rihadatul Ais, dan Sheila Adelia Shasa menampilkan tari Mbanjang Susuk. Tarian ini pernah meraih juara pertama dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Gresik tahun 2022.

“Tari Mbanjang Susuk merupakan tari tradisional yang menggambarkan kegiatan nyusuk ikan, simbol kerukunan dan kebersamaan warga, serta bentuk rasa syukur atas limpahan sumber daya alam,” jelas Syamsul Arifin, koordinator seksi acara.
Syamsul menambahkan bahwa para penari tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler seni tari Sinau Budaya di Spemaju, wadah pembinaan siswa dalam pelestarian seni tradisional.
Rangkaian penampilan ini menjadi pembuka acara Spemaju Art Fest dan Apresiasi Siswa Kelas IX yang dibuka secara resmi oleh Kepala SMP Muhammadiyah 7 Cerme, Yuli Kusminarsih, S.Pd. (#)
Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni












