Feature

Kisah Terjebak Hoaks: Pelajar Smamsatu Hasilkan Video Edukatif untuk Promosikan Literasi Digital

79
×

Kisah Terjebak Hoaks: Pelajar Smamsatu Hasilkan Video Edukatif untuk Promosikan Literasi Digital

Sebarkan artikel ini
Kisah Terjebak Hoaks: Zada Kanza Makhfiya Mohammad (kiri) memamerkan video hasil karya kelompoknya (Tagar.co/Mohammad Nurfatoni)

Kisah terjebak hoaks menjadi salah satu konten dalam video iklan layanan masyarakat siswa Smamsatu sebagai tugas akhir semester. Ada 20 karya video edukatif untuk promosikan literasi digital.

Tagar.co – Di tengah arus deras informasi yang membanjiri media sosial, memfilter kebenaran menjadi tantangan tersendiri.

Inilah yang coba diangkat oleh siswa Kelompok 2 Kelas X-2, SMA Muhammadiyah 1 Gresik (Smamsatu) dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) mereka.

Berjudul Bijak dalam Bermedia Sosial, video yang mereka produksi menyoroti pentingnya literasi digital dan pemanfaatan media sosial secara positif.

Video ini bercerita tentang seorang anak yang termakan hoaks di Instagram tentang tidak adanya kasus Covid-19 di desanya.

Meskipun telah diperingatkan oleh teman-temannya, ia tetap bersikeras dengan informasi yang ia baca. Naasnya, ia pun akhirnya terinfeksi virus tersebut.

Pengalaman ini menjadi titik balik bagi teman-temannya. Mereka mulai aktif mencari validasi informasi dari sumber terpercaya seperti Kementerian Kesehatan.

Tak hanya itu, mereka juga memanfaatkan platform TikTok, yang sangat populer di kalangan remaja, untuk menyebarkan informasi yang benar. Video-video edukatif tentang cara mengurangi limbah masker sekali pakai pun mereka produksi dan sebarkan di media sosial.

“Proses pembuatan video ini memakan waktu kurang lebih dua bulan,” ujar Zada Kanza Makhfiya Mohammad, salah satu anggota kelompok.

Baca Juga:  Kajian Ramadan Berbagi Smamsatu: Santri Diajak Mempraktikkan “Jalan Lapar” dalam Kehidupan

“Paling lama di bagian penulisan naskah, karena kami harus berkonsultasi dengan semua guru mata pelajaran,” tambahnya, Sabtu (21/12/24).

Uniknya, video ini memadukan berbagai materi pelajaran. Subtitle dalam bahasa Inggris, cara pencegahan virus Corona dari sudut pandang Biologi, hingga konsep berpikir sinkronis dalam Sejarah yang menceritakan perjalanan Covid-19 di Indonesia, semua terangkum dalam video berdurasi 8 menit ini.

Baca juga: Coding di Smamsatu Bukan Lagi Wacana, Alat-Alat Otomatis Karya para Siswa Ini Buktinya

“Hikmah dari video ini adalah agar kita tidak mudah percaya dengan berita di media sosial,” tambah Zada. “Kita harus mencari validasinya dari sumber terpercaya dan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan hal-hal positif.”

Video kisah terjebak hoaks ini dipresentasikan di hadapan seluruh guru. Setiap siswa diuji pemahamannya melalui pertanyaan-pertanyaan seputar materi yang telah dikonsultasikan dan diaplikasikan dalam video.

Kemudian video tersebut ditampilkan dalam Gelar Karya P5 dan Karya Tematik, di Ruang Teater Smamsatu, Sabtu (21/12/24). Para wali murid yang mengambil rapor  hasil belajar siswa di hari itu bisa menyaksikan hasil karya tersebut.

Kisah Terjebak Hoaks. M. Zamir Labib Maulidy bersama anggota Kelompok 2 Kelas X-1 saat stannya dikunjungi Kepaa Smamsatu Nurul Ilmiyah (Tagar.co/Mohammad Nurfatoni)

Akibat Kecanduan Game Online