Feature

Ulama Al-Azhar Hadir, Tablig Akbar Milad Muhammadiyah di Krian Memikat Jemaah

47
×

Ulama Al-Azhar Hadir, Tablig Akbar Milad Muhammadiyah di Krian Memikat Jemaah

Sebarkan artikel ini
Syekh Ahmad Abdul Adhim Al-Azhari, menjadi narasumber di Acara Tablig Akbar Semarak Milad Ke-113 Muhammadiyah Krian, Sidoarjo, Ahd 16 November 2024. (Tagar.co/M. Adam Ramadhani)

Ratusan jemaah dari berbagai kalangan memadati Masjid Baiturrahman Krian untuk mengikuti tablig akbar puncak Milad Ke-113 Muhammadiyah, yang menghadirkan ulama Al-Azhar.

Tagar.co — Puncak Semarak Milad Ke-113 Muhammadiyah di Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur berlangsung penuh antusiasme, Ahad (16/11/2025). Sejak pukul 07.00, halaman Masjid Baiturrahman, kompleks SD Muhammadiyah 1 Krian, sudah dipenuhi jemaah dari berbagai ranting, ortom, guru, siswa, hingga masyarakat umum.

Baca juga: Menjaga Ukhuah, Menguatkan Amal Usaha: Kajian PCM Krian Dorong Soliditas Dakwah

Acara yang digagas Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krian ini menjadi penutup rangkaian Milad Ke-113 Muhammadiyah yang telah digelar beberapa hari sebelumnya. Mulai dari lomba, pelayanan sosial, hingga bazar, semua kegiatan berjalan lancar berkat kerja keras panitia dan dukungan penuh warga persyarikatan.

Terima Kasih para Pewakaf dan Panitia

Ketua PCM Krian, Emil Mukhtar Efendi, S.Kom., membuka tablig akbar dengan rasa syukur dan apresiasi. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada tokoh dan warga yang berwakaf untuk membesarkan amal usaha Muhammadiyah di Krian. Menurut Emil, wakaf-wakaf itu menjadi pondasi berdirinya sekolah, masjid, dan sarana dakwah yang kini dinikmati generasi muda.

Baca Juga:  Rihlah Pesantren, Siswa Muhdelta Belajar Kehidupan Santri di eLKISI Mojokerto

“Segala kegiatan Milad telah selesai dan berjalan lancar. Hari ini, tabligh akbar menjadi puncaknya, menghadirkan pemateri dari eLKISI yang insyaallah membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Kehadiran Ulama Al-Azhar Jadi Pusat Perhatian

Puncak acara semakin istimewa dengan kehadiran ulama internasional, Syekh Ahmad Abdul Adhim Al-Azhari, mantan Wakil Kementerian Al-Azhar Kairo dan pembina Markaz Lughah Pondok Pesantren Islami Center (PPIC) eLKISI, Mojosari Kabupatan Mojokerto.

Materi disampaikan dalam bahasa Arab, dan seluruh jemaah dapat mengikuti dengan bantuan seorang santri eLKISI yang menerjemahkan secara runtut dan jelas.

Momen ini menjadi pengalaman berkesan bagi warga, karena jarang mereka mendapatkan kesempatan mengikuti kajian langsung dari ulama Al-Azhar.

Taqwa: Bekal Terbesar Hidup

Dalam ceramahnya, Syekh Ahmad menekankan bahwa takwa adalah inti dari seluruh amal. Ia memulai dengan firman Allah:

“Yā ayyuhalladzīna āmanū ittakullāh” — “Wahai orang-orang beriman, bertakwalah kepada Allah.”

Ia menjelaskan bahwa ibadah tidak hanya yang tampak seperti shalat atau sedekah, tetapi juga ibadah yang tersembunyi, yaitu kondisi hati. Nabi pun bersabda:

Baca Juga:  Tiga Pesan Abdul Mu’ti tentang Masa Depan Muhammadiyah dan Bangsa

“Inna at-takwā hahuna…” sambil menunjuk ke dada — “Sesungguhnya takwa itu di sini.”

Syekh Ahmad juga membacakan ayat lain sebagai pengingat:

  • Ittakillāha haitsu mā kunta — “Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada.”

  • Watazawwadu fa-inna khayraz zād at-takwā — “Berbekallah kalian, dan sebaik-baik bekal adalah takwa.”

  • Wa mayyattakillāha yaj‘al lahu makhraja — “Siapa yang bertakwa kepada Allah, Dia akan memberikan jalan keluar.”

Pesan utama jelas: takwa adalah kompas hidup, solusi setiap masalah, dan sumber kekuatan seorang mukmin di era modern. Jemaah terlihat khusyuk, beberapa bahkan menyatakan kajian ini mengingatkan mereka pada roh awal dakwah Muhammadiyah: mencerahkan, mendidik, dan memurnikan tauhid.

Semarak, Hangat, dan Menyatukan Warga

Antusiasme jemaah tetap tinggi hingga acara berakhir. Bazar, pelayanan sosial, hiburan keluarga, dan sajian bakso gratis dari Lazismu menambah kehangatan dan kebersamaan. Warga saling menyapa, siswa membantu panitia, dan seluruh elemen persyarikatan bersinergi dengan rapi—menjadi potret nyata dakwah Muhammadiyah.

Puncak Milad Ke-113 Muhammadiyah ini menjadi momentum bagi PCM Krian untuk melangkah lebih jauh. Melalui pendidikan, pelayanan sosial, zakat-wakaf, dan penguatan dakwah, Muhammadiyah Krian berharap terus memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. (#)

Baca Juga:  Smedaka Berbagi, Merajut Ukhuah, Mengukir Senyum di Bulan Suci

Jurnalis M. Adam Ramadhani Penyuntig Mohammad Nurfatoni