Feature

TK Hampir Ambruk, Harapan Tumbuh Bersama Program Save Our School Lazismu

31
×

TK Hampir Ambruk, Harapan Tumbuh Bersama Program Save Our School Lazismu

Sebarkan artikel ini
Perwakilan Lazismu Sidoarjo, Nurul Pratiwi Sudaryaningsih, S.Kom (kiri) saat penyerahan bantuan Program Save Our School ke TK Aisyiyah 3 Balongdowo, Candi. (Tagar.co/Yekti Pitoyo)

Sekolah nyaris roboh tak menyurutkan semangat belajar di TK Aisyiyah 3 Balongdowo. Melalui program Save Our School Lazismu, harapan itu kembali tumbuh: atap diperbaiki, semangat kembali, dan mimpi anak-anak dilindungi.

Tagar.co – Pagi itu, seperti biasa, keceriaan anak-anak TK Aisyiyah 3 Balongdowo, Kecamatan Candi, mengisi halaman sekolah. Dengan semangat mereka berlarian, menyapa guru, dan bersiap belajar. Namun di balik gelak tawa itu, tersembunyi kekhawatiran besar: bangunan sekolah tempat mereka menimba ilmu nyaris roboh.

Plafon ruang kelas rusak parah, atap sebagian menggantung tak tentu arah, dan setiap kali hujan turun, rasa cemas menyelimuti ruang belajar. Kepala sekolah, Mariawati, S.Sos., tak mampu menutupi kegundahannya. “Kami bersyukur jumlah siswa terus bertambah, tapi kondisi bangunan membuat kami was-was setiap hari. Kami hanya ingin anak-anak bisa belajar dengan tenang dan aman,” tuturnya lirih.

Baca juga: Layanan Kecil, Makna Besar: Teh Kopi Lazismu Sidoarjo di Pengajian Ahad Pagi

Keresahan itu akhirnya menemukan jawabannya melalui program Save Our School dari Lazismu (Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah). Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam menyediakan sarana dan prasarana yang layak bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan.

Baca Juga:  Zakat dan Pemberdayaan Mustahik

Pada Kamis, 17 Juli 2025, Lazismu Sidoarjo secara resmi menyerahkan bantuan untuk renovasi plafon ruang kelas TK Aisyiyah 3 Balongdowo. Dalam kunjungan tersebut, Nurul Pratiwi Sudaryaningsih, S.Kom., mewakili Lazismu menyampaikan pesan menyentuh. “Program ini bukan hanya memperbaiki bangunan, tapi juga membangun kembali semangat dan harapan. Anak-anak ini punya potensi luar biasa. Kita wajib menciptakan lingkungan belajar yang layak bagi mereka.”

Sejak saat itu, lembaran baru mulai ditulis di sekolah kecil ini. Proses renovasi plafon berjalan, satu per satu bagian ruang kelas kembali kokoh, dan suasana belajar terasa lebih aman. Para guru bisa mengajar tanpa dihantui rasa takut, dan anak-anak kembali bermain dengan riang di dalam kelas.

Bagi Mariawati dan rekan-rekannya, bantuan itu bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol pengakuan atas kerja keras mereka selama ini. Sekolah yang hampir roboh itu kini menjadi lambang ketangguhan dan semangat gotong royong.

TK Aisyiyah 3 Balongdowo kembali hidup. Ia menjadi tempat anak-anak menumbuhkan mimpi, bermain dengan aman, dan belajar tanpa beban. “Kami berharap lebih banyak pihak yang peduli. Karena menyelamatkan sekolah berarti menyelamatkan masa depan generasi bangsa,” kata Pratiwi penuh harap.

Baca Juga:  Penguatan Cabang dan Ranting Jadi Kunci Kokohnya Muhammadiyah

Dengan semangat kolaborasi dan cinta untuk pendidikan, Lazismu terus mengajak masyarakat untuk mendukung gerakan Save Our School. Sebab setiap atap yang diperbaiki dan setiap dinding yang diperkuat adalah investasi nyata bagi masa depan anak-anak Indonesia. (#)

Jurnalis Yekti Pitoyo Penyuntng Mohammad Nurfatoni