Feature

Mancawarni 2026 Bakal Hebohkan Malioboro

35
×

Mancawarni 2026 Bakal Hebohkan Malioboro

Sebarkan artikel ini
Mancawarni
Teras Malioboro tempat pentas seni pelajar SMA Muhi Yogyakarta. (dok)

Tagar.co – Mancawarni 2026, pentas seni kreasi pelajar SMA Muhammadiyah 1 (SMA Muhi) bakal menghebohkan Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026).

Mancawarni singkatan Muhi Apresiasi Cipta Inovasi dari Budaya dan Seni menjadi panggung kolaboratif yang diinisiasi oleh Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMA Muhi.

Acara ini mengusung tema Mengarungi Adiwarna: Ketika Warna Belajar Bercerita. Digelar di Teras Malioboro Beskalan pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.

Kegiatan ini terbuka untuk umum. Panitia menargetkan menghadirkan hingga 5.000 penonton dari berbagai kalangan.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 15.00 WIB melalui sesi pembukaan dan open gate, dilanjutkan penampilan pra-acara bertajuk Purva Karya.

Pada tahap ini, suasana dihangatkan dengan penampilan band, hadrah, dan tari sebagai bentuk pengantar menuju inti acara.

Memasuki pukul 16.45 WIB, acara berlanjut ke sesi pengondisian dan pembukaan yang mencakup pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sari tilawah, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya.

Memasuki pukul 18.05 WIB, acara inti bertajuk Parama Ustava mulai disajikan. Penonton akan diajak menyelami kekayaan seni tradisional melalui penampilan dalang dan karawitan yang menghadirkan nuansa budaya Jawa.

Baca Juga:  Raih 29 Medali, SMA Muhi Terbaik Nasional di Olympicad

Menyusul penampilan rancak jurus Tapak Suci yang dinamis, diikuti tari dengan konsep lighting dan narator yang memberikan pengalaman visual dan emosional mendalam.

Suasana kemudian bergeser ke ranah musik modern melalui penampilan Moehi Harmony dan Rockestra yang memadukan harmoni vokal dan instrumen dalam balutan kreatif.

Puncak acara akan ditutup dengan pertunjukan dari Teater Manoenggal.

Wakil Kepala Urusan Kesiswaan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Edo Lestari, M.Psi., menyampaikan, Mancawarni merupakan wadah strategis bagi murid untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang seni.

“Kegiatan ini hasil dari proses panjang ekstrakurikuler selama satu tahun. Murid tidak hanya belajar teknik, tetapi juga belajar tentang proses, disiplin, kolaborasi, dan keberanian untuk menampilkan karya di ruang publik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengalaman tampil di ruang terbuka seperti Malioboro menjadi nilai lebih yang mampu membentuk mental dan kepercayaan diri murid secara signifikan.

Sementara Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Herynugroho, M.Pd., menegaskan, komitmen sekolah dalam mengembangkan bakat dan minat murid, khususnya di bidang seni.

Baca Juga:  Kontingen SMA Muhi Terbanyak di Olympicad Makassar

Ia menyampaikan, sekolah secara konsisten menyediakan ruang, fasilitas, dan pembinaan agar setiap potensi murid dapat tumbuh optimal.

“Secara teori, pendidikan seni memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik murid,” katanya.

Kegiatan seni terbukti mampu merangsang kreativitas, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkuat kecerdasan emosional dan sosial.

“Sekolah tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga berkomitmen penuh dalam mewadahi bakat dan minat murid, termasuk di bidang seni. Kami percaya bahwa setiap murid memiliki potensi unik yang harus difasilitasi dan diapresiasi,” ungkapnya.

Ia mengajak masyarakat menyekolahkan putra-putrinya di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta yang unggul akademik dan pengembangan karakter dan kreativitas melalui berbagai kegiatan, termasuk seni. (#)

Jurnalis Yusron Ardi Darmawan  Penyunting Sugeng Purwanto