Feature

Seruni Era Kabinet Merah Putih Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Serang

61
×

Seruni Era Kabinet Merah Putih Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Serang

Sebarkan artikel ini
Seruin Era Kabinet Merah Purih Menyerahkan hadiah sepeda pada salah satu siswa. (Foto Biro Komunikasi dan Humas Sekretariat Jenderal Kemenidkdasmen)

Seruni Era Kabinet Merah Putih melakukan sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Serang Banten. Mereka berdialog langsung dengan para siswa, menanamkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kebiasaan tersebut.

Tagar.co – Antusiasme menyelimuti SDN Taman, Serang, Banten, Selasa (14/1/25). Guru, siswa, dan orang tua berkumpul untuk mengikuti sosialisasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Era Kabinet Merah Putih, dalam upaya memperkuat karakter generasi muda bangsa.

Kehadiran Ibu Wakil Presiden Selvi Ananda dan anggota Seruni Era Kabinet Merah Putih semakin memeriahkan acara. Mereka berdialog langsung dengan para siswa, menanamkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Masmidah, istri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang 2 Pengasuhan dan Pendidikan Karakter di Seruni, menegaskan pentingnya gerakan ini.

Baca juga: Mendikdasmen Optimis Generasi Emas Terwujud Lewat 7 Kebiasaan Baik

“Kami percaya bahwa pendidikan karakter adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga sekolah, keluarga, dan masyarakat. Karena itu, kami berusaha mengajak semua pihak untuk terlibat dalam upaya membangun mental dan karakter bangsa,” ucapnya.

Baca Juga:  Hardiknas 2026: Abdul Mu’ti Tegaskan Pendidikan untuk Mencerdaskan dan Membentuk Karakter Bangsa

Melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Seruni ingin menjadi sarana membangun karakter yang cerdas secara intelektual, sosial, dan spiritual, sejalan dengan visi generasi emas 2045. “Kebiasaan-kebiasaan ini, jika dilakukan secara konsisten, dapat menciptakan perubahan besar yang membawa bangsa kita menuju kemajuan. Kami ingin mereka tumbuh sebagai individu yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental, emosional, dan sosial,” terang Masmidah.

Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk membentuk individu yang berkarakter kuat. Tujuh kebiasaan yang dimaksud meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

“Anak-anak merupakan aset paling berharga bagi bangsa Indonesia. Dengan mempraktikkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dapat mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di masa depan,” imbuh Masmidah.

Peluncuran Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat pada 27 Desember 2024 lalu menjadi tonggak penting. Kepala Pusat Penguatan Karakter, Rusprita Putri Utami, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Seruni, di mana Ibu Mendikdasmen merupakan Ketua Bidang 2 Pengasuhan dan Pendidikan Karakter dan momentum ini dimanfaatkan untuk menyosialisasikan gerakan ini secara lebih masif, terutama kepada peserta didik, pendidik, dan masyarakat luas. Kami berharap gerakan ini dapat mencetak generasi muda dengan karakter yang positif dan kuat sehingga dapat mewujudkan generasi emas 2045,” ujar Rusprita.

Baca Juga:  Kemendikdasmen Gandeng Mitra Global Perkuat Literasi dan Numerasi Anak Indonesia

Rusprita juga mengharapkan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan. “Dengan melakukan hal-hal kecil ini secara rutin, kami yakin kebiasaan ini akan menjadi bagian dari kehidupan anak-anak kita dan membentuk karakter mereka untuk menjadi individu yang berguna bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Anggota Seruni Era Kabimet Merah Putih—para istri anggota Kabinet Merah Putih.  (Foto Biro Komunikasi dan Humas Sekretariat Jenderal Kemenidkdasmen)

Dukungan Penuh dari Berbagai Pihak

Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Banten, Sugito Adi Warsito, turut menyampaikan apresiasinya. “Kebiasaan ini sangat sederhana namun implementatif. Ketika kebiasaan ini dilakukan, dampaknya akan sangat luar biasa. Akan terjadi perubahan karakter yang signifikan pada anak-anak kita, membuat mereka lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. Hal ini menunjukkan bahwa selain pengetahuan dan keterampilan, karakter memiliki peran dominan dalam menentukan masa depan mereka,” ungkap Sugito.

Balai Guru Penggerak Provinsi Banten telah melaksanakan berbagai langkah sosialisasi, termasuk Senam Anak Indonesia Hebat dan pelatihan guru. “Langkah ini memastikan bahwa kebiasaan baik tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga diterapkan secara nyata di sekolah dan masyarakat,” katanya, dikutip dari siaran pers Biro Komunikasi dan Humas Sekretariat Jenderal Kemenidkdasmen yang diterima Tagar.co Selasa (14/1/25) sore,.

Baca Juga:  Mendikdasmen Menyalakan Optimisme dari Masjid Agung Ruhama Takengon

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Suherman, juga menyatakan komitmennya. “Kami menyosialisasikan kebiasaan ini melalui guru-guru yang nantinya akan menerapkannya kepada siswa sehari-hari. Nilai-nilai yang diharapkan dari kebijakan ini meliputi kedisiplinan, gemar belajar, rajin beribadah, dan kebiasaan tidur lebih awal,” ujar Suherman.

Sosialisasi ini juga diisi dengan diskusi interaktif dan lokakarya, membantu peserta memahami dan mengimplementasikan 7 kebiasaan tersebut. Dengan semangat gotong royong, diharapkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dapat menjadi gerakan nasional yang berkelanjutan, membawa Indonesia menuju generasi emas 2045. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni