Feature

Seminar Takmir Masjid Digelar PDM Lumajang

39
×

Seminar Takmir Masjid Digelar PDM Lumajang

Sebarkan artikel ini
Seminar Takmir Masjid Muhammadiyah bakal digelar di Aula Abdi Manaf SMK Muhammadiyah Lumajang, Sabtu (28/6/2025).
Rapat koordinasi PDM Lumajang, Rabu, 18 Juni 2025. (Tagar.co/Kuswantoro)

Mengundang Kusnadi Ikhwani, pengusaha yang pernah menjabat Ketua Lazismu Sragen dan mengembangkan Masjid Al-Falah Sragen secara profesional.

Tagar.co – Seminar Takmir Masjid Muhammadiyah bakal digelar di Aula Abdi Manaf SMK Muhammadiyah Lumajang, Sabtu (28/6/2025).

Seminar yang diikuti semua takmir masjid Muhammadiyah se-Kabupaten Lumajang itu mengundang pembicara motivator Kusnadi Ikhwani dari Sragen.

Persiapan acara dibahas dalam rapat dipimpin Sekretaris PDM Lumajang, Zainal Abidin, Rabu (18/6/2025).

Kusnadi Ikhwani seorang pengusaha yang menjabat Ketua Takmir Masjid Al-Falah Sragen. Juga pengurus LPCRPM (Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Juga motivator fundraising.

Zainal Abidin mengatakan, acara seminar takmir ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas para takmir sebagai motor penggerak masjid, menjadikannya pusat peradaban umat yang aktif dan solutif di tengah masyarakat.

Dia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen persyarikatan. Mulai dari teknis tempat, akomodasi narasumber, hingga publikasi, semua dikoordinasikan dengan cermat.

”Kita ingin kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tapi benar-benar menjadi langkah strategis untuk membumikan dakwah Muhammadiyah dari masjid ke masyarakat luas,” katanya.

Baca Juga:  Masjid Uranggantung Kejutan Baru PCM Candipuro

Semangat kebersamaan dan ruh dakwah sangat terasa dalam rapat tersebut. Setiap peserta memberikan masukan yang membangun dan berorientasi pada kemajuan.

Hadir dalam rapat para Wakil Ketua PDM Bidang dan jajaran lainnya.

Kultum pembuka disampaikan oleh Ustaz Muhlason yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua PDM Bidang Kepesantrenan dan Pembinaan Masjid.

Dia mengangkat tema pentingnya hidup dalam kebermanfaatan dan menyitir surah Ali Imran ayat 110.

كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah kemunkaran, serta beriman kepada Allah.

Dia menekankan, poin paling penting dalam hidup kita adalah mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Jangan pernah sia-siakan waktu, bahkan satu detik sekalipun, untuk tidak berbuat kebaikan.

Kultum ini menjadi pembuka yang tepat menjelang sesi evaluasi kegiatan Baitul Arqam yang diikuti oleh para instruktur perkaderan di Universitas Muhammadiyah Jember.

Para peserta diberi kesempatan menyampaikan refleksi dan hasil pelatihan. Salah satunya, Ustaz Dwi menyoroti pentingnya penguatan ideologi Muhammadiyah.

Baca Juga:  Idulfitri 20 Maret, Ini Tempat Salat Id di Lumajang

“Masih banyak kader yang belum memahami secara utuh nilai-nilai kemuhammadiyahan. Maka, pelatihan seperti Baitul Arqam perlu dirancang dengan sistem bermalam agar pembinaan lebih mendalam dan terinternalisasi,” jelasnya.

Ustazah Andhy Susana dengan antusias dan penuh rasa syukur, menambah semangat dalam suasana rapat.

Dia mengatakan, PDM Lumajang bangga ikut Baitul Arqam di jember tersebut. Sebab ada yang memborong hadiah, dan satu peserta dari Lumajang dinobatkan sebagai peserta paling heboh namun tetap disiplin. (#)

Jurnalis Kuswantoro  Penyunting Sugeng Purwanto