Feature

Ribuan Guru Baru Siap Mengabdi, UMM Kukuhkan 8.089 Lulusan PPG

29
×

Ribuan Guru Baru Siap Mengabdi, UMM Kukuhkan 8.089 Lulusan PPG

Sebarkan artikel ini

 

Prosesi pengukuhan dan pengambilan sumpah profesi guru

Ribuan guru baru siap mengabdi! Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kukuhkan 8.089 lulusan PPG dari 27 provinsi. Berbekal ilmu dan semangat, mereka siap wujudkan pendidikan bermutu.

Tagar.co – Suasana haru dan bangga menyelimuti Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Kamis, 25 Januari 2025. Sebanyak 8.089 lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) resmi dikukuhkan, siap mengemban tugas mulia mencerdaskan anak bangsa. Lautan jaket almamater merah memadati ruangan, menandai awal perjalanan ribuan guru baru dalam mewarnai dunia pendidikan Indonesia.

Dari total 8.089 lulusan, 816 di antaranya merupakan calon guru baru, sementara 7.273 lainnya adalah guru dalam jabatan yang meningkatkan kualifikasinya. Mereka datang dari 219 kota/kabupaten yang tersebar di 27 provinsi, dari Sabang sampai Merauke.

Keberagaman tak hanya tampak dari asal daerah, tetapi juga dari latar belakang agama, mencerminkan semangat persatuan Indonesia. Ada Islam, Katolik, Kristen, hingga Hindu, semuanya bersatu dalam tekad memajukan pendidikan.

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., secara simbolis menyerahkan sertifikat profesi guru

Guru Menciptakan Generasi Unggul

Pengukuhan ini terasa semakin istimewa dengan hadirnya Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., yang menyampaikan orasi ilmiah bertema “Peran Guru Baru Indonesia dalam Mewujudkan Pendidikan Maju dan Bermutu untuk Semua”.

Baca Juga:  Followers Jadi Tiket Masuk Kampus, UMM Buka Jalur Kuliah tanpa Tes bagi Konten Kreator

Dalam orasinya, Prof. Nunuk menegaskan peran krusial guru dalam melahirkan generasi emas Indonesia 2045. “Guru memegang peranan penting dalam menciptakan generasi unggul menuju Indonesia emas 2045,” tegasnya, disambut tepuk tangan meriah para hadirin.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya kompetensi guru sesuai amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005. “Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengharuskan setiap guru memiliki kualifikasi minimal S1 atau D4, serta sertifikasi pendidik,” jelasnya.

Namun, Prof. Nunuk menekankan bahwa peran guru lebih dari sekadar transfer ilmu. “Guru harus menjadi agen perubahan yang mampu membawa kemajuan di tengah perkembangan zaman. Dengan teknologi dan pendekatan kreatif, pendidikan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya, seraya mendorong para guru baru untuk menciptakan suasana belajar yang inovatif dan menyenangkan.

Tantangan di era globalisasi pun tak luput dari sorotannya. “Selain menguasai materi ajar, guru juga harus menanamkan nilai-nilai moral, membangun karakter siswa, dan mempersiapkan mereka menjadi generasi yang mandiri dan berdaya saing tinggi,” tambahnya, menyoroti pentingnya penguasaan teknologi, pendidikan karakter, dan kemampuan berkolaborasi.

Baca Juga:  UMM Jadi Mitra Unesco dalam Misi Pelestarian Air Global

Apresiasi tinggi pun diberikan kepada UMM atas konsistensinya dalam menyelenggarakan program PPG dengan hasil yang membanggakan. Prof. Nunuk menyebut lulusan PPG UMM sebagai bagian penting dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan guru berkualitas di Indonesia.

Suasana Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Profesi Guru PPG Calon Guru dan PPG Guru Tertentu Kemendikdasmen 2024

Membentuk Karakter Siswa

Rektor UMM, Prof. Dr. Nazarudin Malik, M.Si., turut memberikan wejangan kepada para lulusan. “Jadilah pendidik yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membentuk karakter siswa. Masa depan bangsa berada di tangan kalian,” pesannya, mengingatkan tanggung jawab besar yang kini diemban para guru baru.

Senada dengan Rektor, Wakil Dekan I FKIP UMM, Prof. Dr. Sugiarti, M.Si., menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan pendekatan pembelajaran kreatif. “Sebagai lulusan PPG, Anda diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus inspirasi bagi siswa. Teruslah belajar dan beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujarnya, memberikan semangat kepada para lulusan, dikutip dari siaran pers Humas UMM yang diterima Tagar.co, Ahad (26/1/25) petang.

Dengan dikukuhkannya 8.089 lulusan PPG ini, UMM kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak guru-guru profesional yang siap mengabdi. Semangat dan kompetensi yang mereka miliki menjadi harapan baru bagi terwujudnya pendidikan yang maju dan bermutu, merata di seluruh pelosok negeri. Kini, ribuan obor pendidikan telah dinyalakan, siap menerangi jalan menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Baca Juga:  UMM dan Aisyiyah Paciran Perkuat Kemandirian Ekonomi Perempuan

Penyunting Mohammad Nurfatoni