
Meski tengah masa libur sekolah, guru dan tenaga kependidikan SMA Muhiba justru bersemangat mengikuti Raker di Tuban. Dalam suasana akrab dan penuh refleksi, mereka menyulam kebersamaan dan menenun gagasan untuk masa depan sekolah.
Tagar.co – Mentari pagi Selasa (8/7/2025) memancarkan sinarnya lembut di langit Babat, seolah mengundang semangat baru bagi guru dan tenaga kependidikan (GTK) SMA Muhammadiyah 1 Babat (Muhiba). Meski libur kenaikan kelas belum berakhir, halaman sekolah riuh sejak pukul 06.30 WIB, dipenuhi celoteh dan tawa ceria para GTK yang bersiap berangkat menuju Rapat Kerja (Raker) tahunan.
Tepat pukul 07.30 WIB, dua armada microbus melaju meninggalkan sekolah. Di dalamnya, obrolan hangat bergulir—ada yang serius membahas bahan Raker, ada pula yang asyik menyanyikan lagu favorit, menciptakan “karaoke syariah” penuh gegap gempita. Kebersamaan ini menjadi pemantik awal suasana kolaborasi yang akan terajut sepanjang hari.
Setibanya di Hotel Mustika Tuban pada pukul 09.00 WIB, rombongan disambut hangat oleh banner ucapan selamat datang. Aula utama, dengan AC sejuk dan dekorasi sederhana, menjadi panggung pembukaan Raker. Ustadzah Musrifah Hamidah memecah kesunyian dengan lantunan ayat suci Al‑Qur’an, menyejukkan jiwa sebelum acara resmi dimulai.
Berlanjut dengan tausiah pengajian iftitah dari Ustadz Maali Sofyan, yang mengingatkan setiap langkah kerja hendaknya diawali niat lurus. “Bapak‑Ibu, kesibukan tanpa niat karena Allah bagaikan kapal tanpa haluan—berlabuh tanpa arah dan makna,” ujarnya, menukil kisah inspiratif Sahabat Umar bin Khattab.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Muhina, Agus Al Chusairi, menyampaikan apresiasi mendalam. Ia menegaskan Raker bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum evaluasi dan lahirnya gagasan inovatif. “Terima kasih atas segala dedikasi dan kerja keras Bapak‑Ibu. Mari kita gali potensi bersama demi kemajuan SMA Muhiba,” tuturnya penuh semangat.
Ketua Majelis Dikdasmen PNF PCM Babat, Suwaji, menegaskan pentingnya ukhuwah dan keikhlasan. Ia berharap raker kali ini menghasilkan program kerja yang tidak hanya efektif, tetapi juga membawa keberkahan. Dengan tingkat kehadiran mencapai 90 persen, semangat “Bergerak Bersama, Wujudkan Sekolah Unggul dan Inovatif” tampak menjelma nyata.
Raker SMA Muhiba 2025 sukses membuktikan bahwa kekuatan kolektif dan niat tulus mampu menyulam kebersamaan dan menenun inovasi—menuju satu visi: mencetak generasi unggul dan berdaya saing tinggi. (#)
Jurnalis Aminulloh F. Roziqi Penyunting Mohammad Nurfatoni












