- Pesta durian khas Lumbang Probolinggo ala Lazismu Balapan. (Tagar.co/Sugiran)
Pesta durian ala Lazismu Balapan mengawali kegiatan Upgrading Amil Lazismu Balapan di KB/TK Aisyiyah Ketangi Lumbang Kabupaten Probolinggo. Durian khas Lumbang betul-betul menggoda.
Tagar.co – Halaman KB/TK Aisyiyah Ketangi Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo Sabtu (18/1/2025) dipenuhi ambulans Lazismu Balapan. Sebanyak tujuh ambulans terparkir plus satu mobil 4×4 Lazismu Umsida.
Lazismu Balapan berkumpul di Lumbang yang merupakan tempat tinggal Ketua Lazismu Kabupaten Probolinggo Ahmad Ridho Pambudi yang akrab dipanggil Kung Ridho. KB/TK Aisyiyah Ketangi tempatnya berdampingan dengan rumah Kung Ridho.
Kegiatan yang dikemas Upgrading Amil Lazismu Balapan ini digelar menyongsong pertemuan rutin Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Balapan. Pertemuan rutin ini 0akan dilaksanakan Ahad (19/1/2025) di Ruang Madakaripura Lantai 5 Gedung Bupati Probolinggo. Alamatnya Jalan Panglima Sudirman No. 134 Kraksaan Probolinggo.
PDM Balapan terdiri dari PDM Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten dan Kota Probolinggo, Kabupaten dan Kota Pasuruan. Temanya, Semangat Jihad Ekonomi: Strategi Jitu Mengembangkan Surya Mart.

Ingin Menambah
Selain personel Lazismu Balapan, hadir juga Sekretaris Lazismu Jatim Muhammad Masrukh, S.T., dan Bendahara PWM Jatim drh. Zainul Muslimin. Pukul 16.00 WIB tuan rumah tiba-tiba mengeluarkan 14 buah durian berukuran besar.
“Ayo teman-teman kita pesta durian dulu. Ini sudah saya siapkan durian khas Lumbang,” ajak Kung Ridho sambil menenteng durian dari dalam rumahnya.
“Ayo semuanya teman-teman Lazismu Balapan. Saya mulai ya. Wow rasanya manis sekali. Mantap ini,” ungkap Zainul Muslimin memprovokasi yang lainnya untuk segera bergerak menikmati durian khas Lumbang.
“Maaf saya gak ikut pesta ya. Saya menonton saja. Tadi pagi Kung Ridho sudah ajak ke kebun durian. Menikmati durian bantal yang enak sekali. Kulitnya tipis, warna buahnya agak putih, dan rasanya sip,” ujar Masrukh.
Segera personil Lazismu Balapan menyerbu durian yang mulai terbelah satu demi satu. Rasanya betul-betul mantap. Rasanya ingin menambah dan menambah lagi. Tetapi begitu ingat harus segera berhenti.
Tape Bondowoso
Ditengah seru-serunya pesta durian, tiba-tiba kru Lazismu Bondowoso menambah menu tape, oleh-oleh khas Bondowoso. Tak ayal suasana makin seru. “Waduh ini sudah hangat kena durian tambah hangat lagi,” ucap Iffan, Direktur Lazismu Kabupaten Probolinggo.
Lagi-lagi Zainul Muslimin mengawali menikmati tape Bondowoso. “Bismillah saya buka ya tapenya. Sedikit yang penting memuaskan yang bawa jauh-jauh dari Bondowoso. Ayo, ini tapenya manis sekali,” ucap Zainul Muslimin.
Akhirnya beberapa personel Lazismu Balapan ikut mencoba memberanikan diri menikmati tape usai berpesta durian. Selanjutnya mereka bersih diri untuk bersiap salat Magrib berjamaah di masjid milik Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lumbang. (#)
Jurnalis Sugiran Penyunting Sayyidah Nuriyah












