
Akhir semester ini, SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro kembali memeriahkan kegiatan Mudabo Students’ Award 2025. Tidak hanya menguji kemampuan akademik, ajang tahunan ini juga menilai karakter dan disiplin siswa.
Tagar.co – SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro (Mudabo) kembali menggelar Mudabo Students’ Award 2025 pada Senin-Jumat 8–12 Desember 2025.
Kegiatan tahunan ini menjadi ajang bagi seluruh siswa untuk menunjukkan prestasi akademik sekaligus menumbuhkan karakter disiplin, percaya diri, dan akhlak mulia.
Dari lomba cerdas cermat hingga penilaian keseharian, para peserta berkompetisi dengan semangat tinggi, saling mendukung teman, dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Baca juga: MBS Al-Amin Religi Bojonegoro Jadi Pilot Project Pesantren Muhammadiyah Sistemik
Even yang mengambil tema “Berpikir Cerdas, Melangkah Menuju Prestasi” ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari proses pembinaan yang menekankan perpaduan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap, sehingga membentuk kepribadian siswa yang kreatif dan berakhlak mulia.
Kepala Sekolah, Nurul Hidayah, S.Pd., menjelaskan, “Kegiatan ini bertujuan mendorong prestasi belajar peserta didik, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis, menumbuhkan motivasi belajar, serta memperkuat rasa percaya diri.”

Ketua Panitia Erna Rahayu Septyaningsih, S.Pd., menjelaskan, Mudabo Students’ Award terbagi menjadi dua kategori utama. Pertama, My Star Character, yakni penilaian keseharian siswa berdasarkan lima kriteria bintang: aktif, tertib beribadah, berakhlak mulia, mengenakan seragam lengkap, dan hadir paling awal.
“Kedua, Academic Student’s Award 2025, kompetisi yang menguji kemampuan akademik siswa secara sistematis,” terangnya.
Pelaksanaan My Star Character dilakukan melalui rekap wali kelas setiap semester. Setiap bulan, tiga siswa dengan akumulasi bintang tertinggi dipilih, dan dari hasil observasi gabungan guru (60 persen) dan wali kelas (40 persen), akan ditetapkan tiga siswa terbaik per semester.
Pada Januari 2026, wali kelas juga menilai karakter siswa secara khusus dengan merekomendasikan dua siswa dari masing-masing kelas yang menunjukkan disiplin tinggi dan akhlak mulia.
Sementara itu, kompetisi akademik berlangsung bertahap. Penyisihan pertama menggunakan mode paper dan LMS: kelas 1–3 mengerjakan 20 soal isian singkat, sedangkan kelas 4–6 mengerjakan 50 soal pilihan ganda.
Tahap kedua, Be Number One, memilih tujuh siswa terbaik per kelas, yang kemudian disaring menjadi delapan peserta final dari masing-masing kelompok kelas. Babak terakhir adalah Cerdas Cermat, di mana delapan siswa terbaik dari kelas 1–6 diuji kemampuan cepat tanggap mereka. Dari babak ini, ditetapkan juara 1, 2, 3, serta juara harapan 1 dan 2.
“Para juara yang berhasil melewati babak akhir akan menerima medali, sertifikat, dan bingkisan menarik dalam Puncak Kreativitas yang dijadwalkan pada Sabtu, 14 Februari 2026,” kata Erna Rahayu Septyaningsih, menandai berakhirnya rangkaian even yang penuh semangat ini. (#)
Jurnalis Cebeng Hidayatul Ustadza Penyunting Mohammad Nurfatoni












