Feature

Dari Mimbar Ramadan, Muhammadiyah Bojonegoro Serukan Kepedulian Lingkungan

49
×

Dari Mimbar Ramadan, Muhammadiyah Bojonegoro Serukan Kepedulian Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Suasana Kajian Ramadan 1447 yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro di Aula At-Taqwa, Jalan Teuku Umar 48, Bojonegoro, Ahad (8/3/2026). Kegiatan bertema “Ekoteologi dan Tugas Kekhalifahan” ini dihadiri jajaran pimpinan Muhammadiyah, Forkopimda, pimpinan Aisyiyah, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah, serta pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah se-Kabupaten Bojonegoro.

Melalui Kajian Ramadan, PDM Bojonegoro mengangkat tema ekoteologi untuk menegaskan kembali tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi serta mengajak warga Muhammadiyah memperkuat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Tagar.co – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro menggelar Kajian Ramadan 1447H pada Ahad, 8 Maret 2026, di Aula At-Taqwa, Jalan Teuku Umar 48, Bojonegoro, Jawa Timur.

Kegiatan ini mengangkat tema “Ekoteologi dan Tugas Kekhalifahan”, yang menyoroti tanggung jawab umat Islam dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari amanah keagamaan.

Baca juga: Muhammadiyah Bojonegoro Resmikan Mualaf Center

Kajian Ramadan tersebut dihadiri berbagai tokoh dan unsur pimpinan Muhammadiyah. Hadir di antaranya Ketua LDK PP Muhammadiyah, Wakil Ketua PWM Jawa Timur, jajaran Forkopimda Bojonegoro, ketua dan anggota PDM Bojonegoro, pimpinan amal usaha Muhammadiyah (AUM) tingkat daerah, ketua dan anggota PDA Bojonegoro, serta seluruh pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kabupaten Bojonegoro.

Acara dimulai pukul 08.15 dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah.

Ketua PDM Bojonegoro, H. Suwito, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menegaskan bahwa tema yang diangkat dalam kajian ini sangat relevan dengan kondisi lingkungan saat ini.

Baca Juga:  Strategi Muhammadiyah Bojonegoro Menembus Batas Tradisional lewat Layar

“Kami atas nama panitia menyampaikan terima kasih kepada para hadirin yang telah hadir dalam kegiatan ini. Tema yang diangkat, yakni ekoteologi dan tugas kekhalifahan, merupakan upaya Muhammadiyah untuk mengingatkan kembali tanggung jawab kita dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar persoalan sosial, tetapi juga amanah keagamaan yang harus dijalankan bersama. Karena itu, melalui Kajian Ramadan ini PDM Bojonegoro berharap kesadaran ekologis warga Muhammadiyah semakin kuat sehingga gerakan menjaga dan melestarikan lingkungan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kajian tersebut, hadir dua narasumber utama, yaitu Ketua LDK PP Muhammadiyah Mochammad Arifin, M.Ag. dan Wakil Ketua PWM Jawa Timur Ir. Tamhid Mashudi. Keduanya mengulas berbagai perspektif tentang ekoteologi—yakni pemahaman keagamaan yang menempatkan pelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni