Feature

Meneladani Sifat Rasulullah dalam Peristiwa Isra Mikraj

33
×

Meneladani Sifat Rasulullah dalam Peristiwa Isra Mikraj

Sebarkan artikel ini
Meneladani Sifat Rasulullah dalam Peringatan Isra Mikraj yang diselenggarakan oleh TPA Al-Hidayah Muhammadiyah Jemang (Tagar.co/Aqidatul Afifah)
Meneladani Sifat Rasulullah dalam Peringatan Isra Mikraj yang diselenggarakan oleh TPA Al-Hidayah Muhammadiyah Jemang (Tagar.co/Aqidatul Afifah)

Meneladani sifat Rasulullah sebagai pribadi yang unggul, menjadi tema peringatan Isra Mikraj di TPA Al-Hidayah Muhammadiyah Jamang. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial.

Tagar.co – Puluhan anak berseragam merah kombinasi cokelat susu berkumpul di aula TPA Al-Hidayah Ranting Jamang, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan.

Mereka antusias mengikuti acara peringatan Isra Mikraj yang berlangsung di Gedung Madin Al-Hidayah Muhammadiyah Ranting Jamang, Senin (3/2/2025).

Acara ini mengangkat tema Meneladani Sifat Rasulullah Sebagai Pribadi yang Unggul. Hadir seluruh jajaran Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jamang. Selain itu kegiatan ini dimeriahkan dengan penampilan kreasi oleh seluruh santri TPA Al-Hidayah Ranting Jamang.

Setelah beberapa tahun vakum, acara peringatan isra mikraj ini kembali diadakan oleh TPA Al-Hidayah Ranting Jamang. Hal tersebut sebagai bentuk syukur atas diresmikannya gedung Madin TPA Al-Hidayah yang baru.

Ketua Madin Al-Hidayah Muhammadiyah Ranting Jamang, Shadiq berharap, kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya. Sehingga akan menambah semangat santriwan dan santriwati TPA Al-Hidayah untuk terus belajar Al-Qur’an dan meneladani sifat Rasulullah.

Baca Juga:  Kompetisi Kreatif Warnai Peringatan Isra Mikraj di SD Mutu Dukun

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur acara ini dapat terlaksana. Semoga dengan adanya warna baru di kegiatan belajar mengajar TPA Al-Hidayah ini, anak-anak menjadi lebih semangat untuk belajar Al-Qur’an,” katanya.

Shadiq juga berharap, semoga anak-anak bisa meneladani sifat Rasulullah dan partisipatif di kegiatan-kegiatan berikutnya.

Sementara itu, narasumber dalam kegiatan ini adalah Ustadz Syahrurozy. Dia mengingatkan bahwa, penting bagi para orang tua untuk mengingatkan pada putra- putrinya agar selalu menjaga salat.

Ia juga menegaskan agar peringatan isra mikraj tidak hanya menjadi seremonial. Akan tetapi menjadi pengingat bahwa isra mikraj adalah peristiwa besar di balik turunnya perintah salat, yang wajib dijalankan 5 waktu dalam 1 hari.

“Mari kita sebagai orang tua memberikan contoh dan mengingatkan kepada anak-anak kita, betapa pentingnya menjaga salat. Semoga peringatan isra mikraj ini tidak hanya menjadi seremonial. Akan tetapi mengingatkan pentingnya peristiwa turunnya perintah salat kepada Rasulullah” pungkas Ustaz Syahrurozy dalam tausiyahnya. (#)

Jurnalis Aqidatul Afifah Penyunting Nely Izzatul