Feature

MI Mutwo Gelar Fashion Show Islami pada Peringatan Isra Mikraj

×

MI Mutwo Gelar Fashion Show Islami pada Peringatan Isra Mikraj

Sebarkan artikel ini
Siswa kelas satu MI Mutwo saat berjalan di tengah penonton dalam kegiatan Fashion Show (Tagar.co/Nurkhan)

Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw. di MI Muhammadiyah 2 Campurejo dikemas melalui lomba fashion show busana muslim sebagai media penanaman adab, karakter, dan kepercayaan diri siswa.

Tagar.co — Derap langkah kecil siswa-siswi MI Muhammadiyah 2 Campurejo (MI Mutwo) mengisi halaman madrasah, Senin (19/1/2026).

Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw. kali ini dikemas berbeda, melalui lomba fashion show busana muslim yang memadukan keceriaan anak-anak dengan nilai-nilai adab dan pendidikan karakter.

Baca juga: Dari Madrasah, Nurkhan Menulis Manusia: Resensi Buku-Buku Bekas Abdul Mu’ti

Sejak pagi, siswa-siswi MI Mutwo berdatangan dengan wajah ceria. Mereka mengenakan busana muslim terbaik—gamis anggun, baju koko rapi, peci, serta jilbab yang tertata indah.

Halaman madrasah pun tampak seperti lautan kesederhanaan yang elegan. Di balik balutan kain itu, tersimpan pesan besar tentang menjaga aurat, kesopanan, dan identitas seorang muslim, nilai-nilai yang selaras dengan hikmah Isra Mikraj.

Satu per satu peserta melangkah ke atas panggung fashion show dengan penuh percaya diri. Langkah mereka sederhana, namun sarat keberanian. Bukan kemewahan yang ditonjolkan, melainkan adab, sikap, dan kesantunan.

Baca Juga:  Isra Mikraj Dihidupkan lewat Puisi di MI Muhammadiyah 2 Campurejo

Setiap peserta memperagakan busana sambil menyampaikan pesan singkat tentang makna berpakaian muslim yang baik: menutup aurat, bersih, dan mencerminkan akhlak terpuji.

Sorak semangat dan tepuk tangan penonton mengiringi setiap penampilan. Para guru memandang dengan bangga, sebab lomba ini bukan sekadar ajang tampil, melainkan media pembelajaran kontekstual.

Anak-anak belajar bahwa Isra Mikraj tidak hanya berbicara tentang perjalanan Nabi Muhammad Saw., tetapi juga tentang perintah salat dan pembentukan karakter muslim dalam kehidupan sehari-hari, termasuk cara berpakaian yang mencerminkan iman.

Suasana kian hangat ketika peserta dari kelas 1 tampil di atas panggung. Inilah momen yang paling dinanti sekaligus mengundang senyum. Dengan langkah kecil dan ekspresi polos, mereka berjalan menyusuri panggung, lalu turun dan melangkah di atas lintasan berwarna putih yang telah disiapkan guru.

Sebagian masih menggenggam tangan temannya, sebagian lagi menoleh ke kanan dan kiri mencari guru mereka. Ada yang melangkah sambil berlari, ada pula yang berhenti di tengah penonton karena lupa harus berbuat apa, membuat tawa pecah dengan penuh kasih.

Baca Juga:  Menko Pangan Tinjau Koperasi dan Stabilitas Harga di Gresik

Kelucuan semakin terasa ketika salah satu siswa kelas 1 melambaikan tangan ke arah penonton sambil tersenyum lebar, seolah menyapa keluarganya sendiri. Ada yang dengan percaya diri membenahi pecinya di atas panggung, ada pula yang sibuk merapikan jilbab sambil terus berjalan. Tingkah lugu mereka mencairkan suasana, menghadirkan tawa sekaligus haru.

Momen itu menjadi pengingat bahwa di balik peringatan Isra Mikraj yang sarat nilai spiritual, madrasah juga merupakan ruang tumbuh yang penuh keceriaan—tempat anak-anak belajar agama dengan cara yang alami, menyenangkan, dan penuh cinta.

Para siswa menerima bingkisan setelah kegiatan Isra Mikraj (Tagar.co/Nurkhan)

Melalui lomba fashion show ini, MI Mutwo kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai agama secara kreatif dan membumi. Dari panggung sederhana di madrasah pedesaan, pesan Isra’ Mi’raj disampaikan dengan bahasa anak-anak—ringan, ceria, namun penuh makna—sebagai bekal untuk tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak, dan percaya diri.

Seluruh rangkaian kegiatan seolah menemukan maknanya dalam satu kalimat sederhana namun kuat: “MI Mutwo, Rumahku Masa Depanku.”

Di halaman madrasah itulah anak-anak merasa aman untuk belajar, berani tampil, tertawa, dan mengekspresikan diri apa adanya. Dari langkah percaya diri siswa kelas atas hingga tingkah polos siswa kelas 1, semuanya tumbuh dalam satu rumah pendidikan bernama MI Mutwo.

Baca Juga:  Belajar dari Tetesan Air: Pesan Ketekunan di Pondok Ramadan MI Mutwo

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Uswatun Hasanah, menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang sebagai media pembelajaran karakter yang dekat dengan dunia anak.

“Lewat fashion show islami, anak-anak belajar bahwa berpakaian sesuai syariat bisa tetap rapi, sopan, dan penuh keindahan. Mereka tidak hanya tampil, tetapi juga memahami makna dari apa yang mereka kenakan,” ujarnya.

Menurutnya, peringatan Isra Mikraj yang dikemas secara kreatif seperti ini memberi ruang bagi siswa untuk belajar nilai agama dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak merasa bangga mengenakan busana muslim, berani tampil di depan umum, sekaligus belajar adab dan percaya diri.

Hal ini sejalan dengan semangat MI Mutwo sebagai rumah pendidikan, tempat setiap anak tumbuh bahagia, berkarakter, dan siap menapaki masa depan. (#)

Jurnalis Nurkhan Penyunting Mohammad Nurfatoni