Feature

Hanoman Dihadirkan PCM Minggir untuk Jaga Stand Pameran

122
×

Hanoman Dihadirkan PCM Minggir untuk Jaga Stand Pameran

Sebarkan artikel ini
PCM Minggir
Farras Afifah (kiri) dan Dwi Sumartono (kanan) dengan dresscode Hanomannya saat menjaga stand PCM Minggir (Tagar.co/Ichwan Arif)

CRM Award VI penuh warna. Semaraknya pun begitu menggoda. Penjaga stand pun tidak kehilangan akal, bagaimana menarik minat supaya masuk ke stand. Minimal melihat dan membaca informasi saja.

Tagar.co – Hanoman dihadirkan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Minggir Kabupaten Sleman Provinsi DIY untuk menjaga stand pameran Cabang, Ranting, dan Masjid (CRM) Award VI 2025 yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (14/11/2025).

Pengembira dari PCM Minggir Farras Afifah harus rela menahan panas ketika mengenakan seragam hanoman. Cewek yang mahir tapak suci ini terus membawa kipas berwarna kuning untuk menghilangkan rasa panas yang menyelimuti suasana stand.

“Panas sekali,” katanya pendek.

Dia mengaku rela berpanas-panas supaya bisa menarik pengunjung untuk singgah dan melihat-lihat isi stand.

Batik Lurik

Penjaga stand Dwi Sumartono mengatakan selain dresscode Hanoman, penjaga stan yang laki-laki juga harus mengenakan pakaian khas DIY.

“Yang laki-laki juga pakai pakai ini supaya pengunjung tertarik. Berbaju yang motif batik lurik meskipun harus menahan rasa panas,” katanya.

Baca Juga:  Cheryl Azzela Shazmecka Juara I Duta Sekolah FFU Ke-9

Dia menyampaikan, stand PCM Minggir ini banyak memamerkan priduk khas. Mulai roti talas yang dibuat Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam). Selain itu, stand juga ada batik lurik, ada ganti baju adat jawa untuk foto di pigora Instagram, pigora Instagram, kopyah khas minggir, dan kain batik lainnya.

“Ini adalah pruduk UMKM daerah kami,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, di stand juga banyak informasi tentang keunggulan PCM Minggir, mulai dari Pengajian Ahad Wage, Lazismu Minggir, Masjid Unggulan, Museum Mualaf, ambulance,
SPPG Muhammadiyah, rumah makan,lembaga mengembangan wakaf dan property, dan priduk roti mentari

“Nah, supaya pengunjung mau masuk ke stand, kami seluruh penjaga di hari kedua ini mengenakan pakaian khas DIY dan ada 1 penjaga yang mengenakan dresscode Hanoman,” tandasnya. (#)

Jurnalis Ichwan Arif.