Feature

Danu Azka Narendra, Bocah Mugeb Penulis Buku Coding untuk Anak

61
×

Danu Azka Narendra, Bocah Mugeb Penulis Buku Coding untuk Anak

Sebarkan artikel ini
Siswa kelas IV SD Muhammadiyah GKB Gresik, Danu Azka Narendra, menulis buku antologi Fun Coding for Kids. Dari kegemaran menggambar dan logika, lahirlah karya edukatif untuk anak-anak.
Siswa kelas IV SD Muhammadiyah GKB Gresik, Danu Azka Narendra. (Tagar.co/Fauzianto Ari Sandi)

Siswa kelas IV SD Muhammadiyah GKB Gresik, Danu Azka Narendra, menulis buku antologi Fun Coding for Kids. Dari kegemaran menggambar dan logika, lahirlah karya edukatif untuk anak-anak.

Tagar.co — Senyumnya lebar dan matanya berbinar saat menunjukkan buku berjudul Fun Coding for Kids: Belajar Pemrograman Dasar. Di balik sampul penuh warna itu, tersimpan semangat belajar dan kreativitas seorang siswa kelas IV Camel SD Muhammadiyah GKB Gresik (Mugeb Primary School): Danu Azka Narendra.

Danu bukan anak biasa. Di usianya yang masih belia, ia sudah menulis lima buku. Salah satunya diterbitkan oleh PT Elex Media Komputindo, penerbit nasional. Ada buku ensiklopedia, ada pula buku berbau sains.

“Buku ini aku tulis sambil nyicil,” ujarnya polos. “Kadang bikin cerita, terus bikin soal coding, terus lanjut lagi bikin cerita kedua, dan lanjut bikin soal coding kedua.”

Tantangan Rangkai Cerita

Meski suka menggambar dan lumayan tertarik menulis, Danu mengakui bahwa proses menulis buku bukan hal mudah. Ada kalanya Danu meminta bantuan kepada mamanya, Elvia Siska Yasa Putri. Ialah yang mendampingi Danu dari mencetuskan ide sampai naskah jadi.

“Aku paling suka bagian merangkai aktivitasnya. Rasanya kayak main tapi belajar juga,” katanya.

Menurutnya, bagian paling menantang dari proses kreatif penulisan buku Fun Coding for Kids justru saat harus merangkai cerita. “Coding itu logika, tapi waktu dijadiin cerita, harus nyambung dan seru,” tambahnya dengan antusias.

Danu terkenal di kalangan teman-temannya sebagai anak yang gemar berhitung dan berpikir kritis. “Aku suka pelajaran matematika,” ujarnya tanpa ragu.

Dari situlah ketertarikannya pada coding bermula. Sejak duduk di kelas II SD, ia sudah mencoba memahami dasar-dasar logika pemrograman dengan bimbingan guru dan keluarga.

Baca Juga: Juara I MHQ, Mikhayla Ingin Berikan Orang Tua Mahkota di Surga

Peran Krusial Bunda

Elvia Siska Yasa Putri, ibu Danu, mengatakan, ia mulai melihat potensi Danu sejak TK. “Karena melihat saya menulis, dia ikut menulis di buku. Saat itu Danu nulis aktivitas beberapa halaman. Sayang waktu itu nggak kesimpan tulisannya,” kenangnya.

Ia menjelaskan, sejak kelas III SD, Danu hanya bisa menulis pada hari Jumat sampai Ahad. “Karena hari lain pulang setelah asar dilanjut ngaji dan les. Awal nulis komik pas puasa, ngomong susah ternyata. Eh, setelah itu dia nulis komik sendiri 15 halaman. Saya baru sadar tiga bulan lalu,” tuturnya.

Elvia menyebutkan, Danu telah menerbitkan enam buku, termasuk buku antologi, buku aktivitas, dan ensiklopedia. “Kalau antologi komik sedang proses penerbitan,” ungkapnya. Ia menambahkan, beberapa bukunya Danu hadiahkan kepada perpustakaan Al Hikmah Library Mugeb Primary School.

“Saya tahu (informasi) dari ikut komunitas menulis yang saya sudah duluan ikut di sana. Biasanya kalau ada lowongan menulis, saya tanyakan dulu mau enggak dengan tema itu? Kalau mau, saya daftarkan di kelas,” jelas Elvia.

Untuk mendukung penulisan, Elvia aktif membaca materi dan sumber referensi dari iPusnas atau sumber lain. “Untuk penulisan buku coding, nonton YouTube bareng-bareng,” ungkapnya.

“Saat ini ada 4 yang proses penerbitan. Ada yang komik, ada yang buku aktivitas. Iya ada coding berikutnya yang Danu dan teman penulis lainnya tulis. Masih proses di penerbit. Ada satu buku lagi sedang proses di penerbit Elex Media. Mudah-mudahan terbit dalam waktu dekat ini. Temanya tentang program pemerintah sekarang,” imbuhnya.

Sejauh ini, ia menanamkan nilai utama kepada putranya: mesti berusaha sungguh-sungguh mengerjakan sesuatu.

“Semoga senang menulis karena manfaatnya banyak. Semoga bermanfaat buat orang-orang,” harap Elvia. (#)

Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni