Feature

Berkah Bakti Guru Terangi Langkah Pendidik Muhammadiyah

65
×

Berkah Bakti Guru Terangi Langkah Pendidik Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Berkah zakat fitrah tersalurkan melalui program Bakti Guru menerangi langkah pendidik Muhammadiyah. Lazismu Gresik bersama Majelis Dikdasmen PNF PDM Gresik menggariskan senyum lebar di wajah 85 guru. 
Sesi foto bersama di area selatan. (Tagar.co/Mustami’ir Rosyidah)

Berkah zakat fitrah yang tersalurkan melalui program Bakti Guru menerangi langkah pendidik Muhammadiyah. Lazismu Gresik bersama Majelis Dikdasmen PNF PDM Gresik menggariskan senyum lebar di wajah 85 guru.

Tagar.co – Riuh ucapan syukur terucap di dua titik berbeda di Kabupaten Gresik dalam dua hari (21-22/4/2025). Puluhan guru dan tenaga kependidikan di bawah naungan Muhammadiyah menerima sentuhan kasih melalui program “Bakti Guru” dari Lazismu Gresik dan Majelis Dikdasmen PNF PDM Gresik. Bantuan dana Zakat Fitrah 1446 H tahap kedua ini menjadi oase di tengah tantangan, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.

Inisiatif “Bakti Guru” ini bukan sekadar pembagian materi. Lebih dari itu, ini adalah manifestasi kepedulian mendalam terhadap pilar-pilar pendidikan Muhammadiyah. Lahir dari rahim program Amil Cilik Ramadhan 1446 H, di mana para siswa terlibat langsung dalam pengelolaan zakat di sekolah, “Bakti Guru” menjadi bukti, kebaikan sekecil apapun, jika dikelola dengan amanah, akan berbuah kebahagiaan yang besar.

“Alhamdulillah, program baru kita launching tahun ini saat bulan Ramadan,” ungkap Ketua Majelis Dikdasmen PNF PDM Gresik M. Fadloli Aziz, S.Si., M.Pd., dengan nada sumringah. Sebuah inovasi yang tak hanya mendidik siswa tentang indahnya berbagi, namun juga menebar manfaat nyata bagi para pendidiknya.

Baca Juga:  IPM Spemdalas Mengalir Kepedulian di Ramadan lewat Preloved for Love

Sebelumnya, gelombang kebaikan tahap pertama telah menyapa 18 guru di MIM 1 Gumeno dan MIM 2 Karangrejo. Kini, giliran 85 guru dan tenaga kependidikan dari 5 kecamatan di Gresik yang merasakan kehangatan uluran tangan. L

Penyaluran bantuan pun terbagi dalam dua gelombang, menyentuh wilayah utara di Perguruan Muhammadiyah Wotan Panceng pada 21 April 2025. Adapun wilayah selatan di Aula KH Ahmad Dahlan SMP Muhammadiyah 7 Cerme sehari berselang.

Di utara, 17 sosok pendidik dari MIM 4 Wotan, MTsM 9 Wotan, dan MIM 2 Campurejo menerima amanah zakat. Sementara itu, di selatan, 68 guru dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari KB-TK hingga SMA/SMK di Menganti, Cerme, Driyorejo, dan Balongpanggang, turut merasakan berkah Ramadan yang terus mengalir.

Berkah zakat fitrah tersalurkan melalui program Bakti Guru menerangi langkah pendidik Muhammadiyah. Lazismu Gresik bersama Majelis Dikdasmen PNF PDM Gresik menggariskan senyum lebar di wajah 85 guru. 
Penyerahan Paket Bhakti guru area utara. (Tagar.co/Mustami’ir Rosyidah)

Sinergi Apik

Branch Manager Lazismu Gresik Minal Abidin, S.Pd., MHES menjelaskan, dari 27 sekolah yang mengajukan diri, 20 sekolah memenuhi ketentuan program “Amil Cilik.” Hasilnya, total 103 guru di seluruh Gresik menerima manfaat dari inisiatif mulia ini.

Sinergi apik antara Majelis Dikdasmen PDM Gresik dan Lazismu Gresik tak luput dari apresiasi. Hanafi, S.Pd., perwakilan Majelis Dikdasmen PCM Panceng, menyampaikan rasa terima kasihnya.

Baca Juga:  Ketika Kelas Menjadi Rumah Ruang Bertumbuh Murid

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Majelis Dikdasmen Daerah telah membangun sinergi yang sangat bagus dengan Lazismu Daerah,” tuturnya, seraya menekankan betapa bantuan ini sangat dia rasakan manfaatnya. Tak hanya dalam bentuk beasiswa, namun juga dukungan bagi tenaga pendidik dan kependidikan.

Lebih lanjut, Hanafi berharap agar program serupa dapat terus berlanjut dan semakin meluas dampaknya, khususnya di wilayah Panceng.

Khusnul Urifah, Sekretaris Majelis Dikdasmen PCM Cerme, memberikan pesan menyentuh bagi para guru. “Menjadi guru harus bahagia, harus senang apapun kondisinya karena guru panggilan hati,” ujarnya dengan penuh semangat. Ia meyakini kebahagiaan seorang guru akan terpancar dan terasa oleh para muridnya.

Ungkapan syukur dan haru pun tak terbendung dari salah satu penerima manfaat, Elisyah Susanti, Kepala Sekolah KB-TK Aisyiyah 49 Driyorejo. “Terima kasih untuk program bakti guru Lazismu, barakallah. Semoga Lazismu makin berkembang dan sukses menjadi organisasi besar yang memberikan banyak kebermanfaatan kepada masyarakat,” ucapnya tulus.

Kisah “Bakti Guru” ini cerminan di tengah kesibukan dan tantangan dunia pendidikan, masih ada uluran tangan yang tulus hadir. Lebih dari sekadar bantuan materi, program ini adalah pengingat akan pentingnya kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi, yang pada akhirnya akan memancarkan senyum bahagia di wajah para pendidik, garda terdepan pembangun generasi bangsa. (#)

Baca Juga:  Keseruan Game Jump Suit dan Take Me Out di Outbound Siswa Spemdalas

Jurnalis Lu’luatul Usroh Penyunting Sayyidah Nuriyah