
Murid SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) Gresik mendapat motivasi tentang pentingnya karakter sebagai bekal meraih kesuksesan dan menjadi pemimpin masa depan dalam kegiatan Orang Tua Mengajar bersama Dirut PT Petrokopindo Cipta Selaras, Waluyo Sirdjo.
Tagar.co — Murid kelas VIII Digital Class Program (DTCP) Iodine SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) Gresik mendapat motivasi tentang pentingnya membangun karakter sejak dini dalam kegiatan Orang Tua Mengajar (OTM), Selasa (5/5/2026). Materi tersebut disampaikan Direktur PT Petrokopindo Cipta Selaras, Waluyo Sirdjo, S.T.
Baca juga: Menjaga Cinta dalam Koridor Syariat, Pesan dari Kajian Spemdalas Boarding School
Dalam suasana yang interaktif, wali murid Mochammad Fawazdzaki Kamil itu mengajak para murid memahami bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga karakter yang kuat.
“Karakter itu sangat penting karena akan menentukan masa depan seseorang. Karakter juga tidak bersifat tetap, tetapi bisa dibentuk melalui kebiasaan yang dilakukan setiap hari,” ujar Waluyo.
Ia menegaskan, kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten akan membentuk pribadi yang positif. Menurutnya, karakter yang baik akan membuat seseorang lebih dipercaya oleh orang lain, dan kepercayaan menjadi modal utama dalam meraih kesuksesan.
Pada sesi diskusi, Waluyo juga menyoroti kebiasaan menyontek yang masih kerap terjadi di kalangan pelajar. Ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut biasanya muncul karena kurangnya kesiapan dan rasa percaya diri.
“Menyontek itu muncul karena murid belum siap dan belum mampu mengelola diri dengan baik. Karena itu, biasakan untuk jujur dan berani menghadapi tantangan dengan usaha sendiri,” jelas lulusan Teknik Mesin tersebut.

Selain itu, ia mengingatkan para murid agar bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, tidak semua informasi yang beredar di media sosial sesuai dengan nilai pendidikan dan perkembangan usia pelajar.
“Adik-adik harus bisa memilah konten yang penting dan sesuai dengan kebutuhan saat ini,” pesannya.
Dalam pemaparannya, Waluyo juga menekankan pentingnya menanamkan karakter positif, seperti beriman, jujur, disiplin, tanggung jawab, mandiri, peduli, toleransi, dan memiliki komitmen. Nilai-nilai tersebut, katanya, perlu dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi bagian dari kepribadian.
Ia pun mengingatkan bahwa para murid saat ini merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Karena itu, budaya saling membantu dan menjaga komunikasi yang baik antarteman perlu terus dibangun sejak dini.
Menutup kegiatan, Waluyo berpesan agar para murid terus mendengarkan arahan dan nasihat guru sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.
“Ke depan tantangan akan semakin berat. Namun saya yakin, dengan karakter yang baik, kalian bisa menjadi calon pemimpin masa depan yang sukses,” ujarnya. (#)
Jurnalis Fitri Wulandari Penyunting Mohammad Nurfatoni












